Senin, 06 Agustus 2018

Kesetiaan Total: Ujian Kasih.


Related image
   Pada waktu raja Cyprus dari Persia menang dalam satu pertempuran melawan satu kerajaan, dia menawan seorang pangeran, anak-anak dan istrinya.  Ketika mereka dihadapkan kepada raja, Cyprus bertanya kepada pangeran, “Apakah yang akan kamu berikan kepadaku jika aku bembebaskan kamu?”.
   Pangeran menjawab: “Saya akan memberikan setengah dari harta saya”. “Dan apa yang akan kau berikan jika aku membebaskan anak-anakmu?”, tanya Cyprus. “Saya akan berikan seluruh hartaku”. Raja bertanya lagi, “Tapi jika aku membebaskan istrimu, apa yang akan kau berikan?’.  Sambil memandang orang yang sangat dicintainya, pangeran menjawab tanpa keraguan, “Jika tuanku membebaskan istriku, akan saya berikan hidupku”.
   Cyprus terharu oleh kesetiaan dan pengabdian pangeran itu sehingga dia membebaskan seluruh keluarga itu tanpa minta apa-apa.  Sore harinya pangeran itu bertanya kepada istrinya, “Tidakkah kau pikir, Cyprus seorang raja yang tampan?.
   “Entahlah, saya tidak memperhatikan,” jawab istrinya. “Mengapa, dimanakah matamu?”, tanya pangeran. Istrinya menjawab, “Saya hanya mengarahkan mata saya kepada orang yang menyerahkan hidupnya demi saya”.

  Konklusi:
   Kita baca Alkitab kita dalam Ibrani 12:2  “Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah”.
  Saudaraku,....
   Tuhan Yesus telah menyerahkan hidup-Nya bagi saudara dan saya. Dia telah menebus kita dengan darah-Nya yang mahal.
   Semoga kita tak akan pernah terpesona oleh kenikmatan dunia. Sebaliknya mari kita berkata, “Mata kita hanya untuk Dia yang menyerahkan hidup-Nya bagi kita”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar