Jumat, 28 Februari 2020

Acara Adat Batak

Acara Mambahen Tujung ni Namabalu.

   Hamu ito!, dipaporsanhon Tuhan ta do tu hamu nuaeng sada sitaonon na dok-dok. Huantusi hami do ito, tung mansai borat do sitaonon tu hamuna,...songon udan na so hasaongan, songon alogo naso hapudian.
   Alai ingot hamu ito,..ndada holan hamu namamorsan nadok-dok i, dohot do nang hami hula-hulamuna.  Ido umbahen na ro hami nuaeng mandapothon hamu tu son laho mambahen tujungmuna.
   Simbol manang tanda do itu tujuang on, paboahon tu hamu na adong do hami hula-hulamuna namangkaholongi hamu.
   Nuaeng ito, jalo hamuma tujung on. (Ditujungkon ma tu atas simanjujung nasida)...
   Jadi ale ito,...songon tujung i, naung ampe nuaeng di simanjujungmuna, songonima dohot holong ni rohanami, dohot tangiangnami mandongani hamu dohot angka berenami i sudena.
   Angkupni i, ingot hamu ito, hatani Tuhanta namandok: "Ahu do ama di angka namabalu dohot di angka dakdanak na somarama".
   Jadi, sada na mabalu...na olo manjalo jala mangkaporseai hatai, ndang pola be mabiar manang ganggu--di hangoluan siapari,--ai Tuhanta do silehon i sude.  On pe ito, sai hipas ma angka berenami i, songoni nang hamu sai hipas sahat tu na sarimatua pature-ture nasida....Botima.

Acara Mangungkap Tujung:

   Adat na doi diaturhon angka ompunta sijolo-jolo tubu: Dung binahen tujung ni boruniba, ingkon ungkapon mau muse, asa gok ulaon i.  Jadi nuaeng nungnga ro ahu ito mengungkap tujungmuna i. (Ungkap tujung jala dibalun).
   Ale ito,...songon naung hu ungkap nuaeng tujung i sian simanjunjungmuna, songonima sai mungkap jala harhar bahenonni Tuhanta sitaonon na dok-dok, jala na bernit na pinorsantonna i tu hamu.  Ai hatani Tuhanta i do namandok: "Ahu do na mamugangi, alai laos Aku do namangubati".
   Nungnga hulompit huhut hubalun tujung muna on ito,...Laos songonima di bahen Tuhanta, dilompit ma jalan dibalun sitaononmuna i, jala dipadao sian hamu.  Jadi mamungka sian saonari--ndang be tujung on di hamu ito.
   Ulos ganjang ma on di hamu, na umpitta ganjang ni umur di hamu, huhut namangulosi hamu dohot angka berenami. 
   Sai ulos si bahen na las ma on di hamu di panorop ni ngali ni ari, jala ulos sibahen na lambok di pamilngas ni ari.
   Ulos na marrambu do on, huhut na umpinta asa torop maribur songon rambu ni ulos on pomparan di hamu sian angka berenami on.  Sai horas ma hamu dohot angka berenami i, didongani asi ni rohani Tuhanta.  Songon umpasa ma dohononku :
1. Tinapu bulung siarum, bahen uramni pora-pora. Na hansit i tibu ma malum, jala tibu ma ro si las ni roha.
2. Eme si Tambatua, parlinggomanni si borok. Dilehon Tuhanta ma di hamu tua, jala sude hamu sai diparorot. Botima.

UCAPAN DUKA: Bahasa Batak.
   Hami pe antong dohot do mardok ni roha di parmondingni:......
   Hamu,...ro do hami paribanmuna, patuduhon holong ni rohanami di hamu. 
1. Tubu hau parira, di ladang ni Simangonding, Tung matua bulung pe natorasniba, sai lungun do roha molo monding.
2. Bagot na madungdung ma, tu pilo-pilo namarajar, Sai salpu ma angka na lungun, sai roma angka najagar.
   Sai tibu ma tarapul rohamuna dibahen Tuhanta i.  Pos ma rohanta di Tuhanta, sai na urupanna do hamu, ai ibana do nagabe Ama di angka dakdanak naso marama.
                                  ===============

Album Kesaksian.

Mohon kesudian untuk mengisi Album ini, seperti contoh berikut:

Pdt. H.M. Siagian

Berasal dari         : Keluarga Kristen Methodist.

Dibaptis oleh       : Pdt.Dt.P. Panjaitan.

Keterangan          : 
-Menerima kebenaran dengan mempelajari kursus S.N.

Tekad                   : 
-Tetap setia dalam kebenaran sampai Yesus datang.

Ayat Kesayangan : Mazmur 37:5.

Beban Dalam hatiku: 
-Ayah dan ibuku serta adik-adikku  yang belum mengenal kebenaran Advent adalah kerinduanku untuk menarik mereka bergabung dengan gereja yang benar dan diselamatkan bila Yesus datang.

Semangat/Gairah Dalam Bersaksi Dan Memberitakan Injil.

Hasil gambar untuk Pekabaran Injil ke seluruh dunia
Nast: Matius 24:14.
   Berbagai persoalan yang muncul di akhir zaman ini, menyebabkan gereja kehilangan semangatnya untuk bersaksi dan menginjil.  Bersaksi dan memberitakan Injil sudah seharusnya menjadi program utama gereja.
   Apapun program pelayanan yang kita buat/rencanakan dalam gereja, jika hal itu tidak bermuara kepada jiwa-jiwa yang diselamatkan, maka sebenarnya gereja tersebut telah keluar dari tujuan sesungguhnya.
   Jangan kita berpikir, apabila kita telah menghabiskan waktu berjam-jam melayani di gereja, memberi persembahan untuk membantu pekerjaan Misi/Tuhan--itu sudah cukup.
   Saudaraku,...itu tidak bisa menggantikan tugas utama kita untuk pergi bersaksi dan memberitakan injil.  Tugas memberitakan injil tidak bisa digantikan yang lain.
   Kita harus pergi dan menyaksikan kepada orang banyak, apa yang Yesus perbuat terhadap diri kita.  Kita perlu menyaksikan karya dan kasih Kristus kepada orang-orang yang berada di luar gereja dan memberitakan bahwa Yesus adalah satu-satunya: Jalan, Kebenaran dan Hidup.
   Dalam Injil Matius 24, khususnya pada ayat 1-14 ini, kita menemukan bahwa ada terjadi suatu dialog antara para murid dengan Yesus sendiri.  Dalam dialog tersebut murid-murid mengajukan 3(tiga) pertanyaan kepada Yesus :
1. Kapan Bait Allah akan hancur.
2. Apakah tanda-tanda kedatangan Kristus Kedua kali.
3. Apa tanda-tanda akhir zaman?.
   Kemudian di dalam ayat 4-14, ini adalah jawaban yang diberikan Yesus terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut.  Menarik sekali untuk kita renungkan ayat 14 ini (Matius 24:14), karena dari semua tanda-tanda yang disampaikan oleh Yesus, tanda tentang Injil Kerajaan harus diberitakan ke seluruh dunia dan menjadi kesaksian bagi semua bangsa adalah merupakan tanda terakhir.
   Artinya: Seluruh dunia dan semua suku bangsa harus mendengar Injil barulah tiba saatnya kedatangan Yesus yang keduakali.
   Saudaraku,..Bersaksi dan memberitakan Injil adalah tugas utama yang harus dikerjakan oleh gereja Tuhan sampai kedatangan Yesus yang keduakali.

   Kesimpulan:
   Jika gereja Tuhan merindukan akan kedatangan Yesus Kristus yang keduakali, maka gereja Tuhan harus bersemangat untuk bersaksi dan memberitakan Injil. 
   Menurut buku berjudul "Kebahagiaan Sejati", hlm.73 hamba Tuhan bernama Ellen G. White menuliskan:
   "Allah dapat saja menyampaikan pekabaran-pekabaran injil ini, dan semua pekerjaan yang penuh kasih sayang kepada para malaikat. Dia juga dapat menggunakan alat-alat yang lain untuk menyelesaikan maksud-Nya.  Tetapi didalam kasih-Nya yang tiada mengenal batas itu, Dia memilih kita menjadi pembantu-pembantu-Nya, bersama Kristus dengan para malaikat, supaya kita dapat membagikan berkat-berkat, kegembiraan, ketinggian kerohanian, sebagai hasil daripada pekerjaan yang tidak mementingkan diri sendiri ini.          ==00===

Kamis, 27 Februari 2020

TEKANAN DARAH.

Hasil gambar untuk Tekanan darah
Catatanku:

Tekanan Darah:
   Normal: 90/60 - 120/80 mmHg.
Keterangan:
  Angka 90 = 
  Tingkat tekanan ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh (Sistolik).
                  
  Angka 60 = 
  Tingkat tekanan saat jantung beristirahat sejenak sebelum kembali memompa lagi(Diastolik).

Hypertensi: 130/80 mmHg atau lebih.
Hipotensi  : dibawah 90/60.
   Disarankan --rutin mengeceknya.
   Jika 120/80 - 139/89 --cek tiap 3-6 bulan sekali.
   Jika sudah 140/90 --segera konsultasi dokter.

Penderita Hypertensi, sangat disarankan:
*Lakukan pengecekan tekanan darah secara rutin di rumah--dan melaporkan hasilnya pada dokter.

Hal-hal yang perlu dilakukan:
*Berolah raga.
*Garam seimbang--1 sdk teh/hari.
*Pola makan sehat/gizi : Sayur, buah, ikan, kacang, susu rendah lemak, biji-bijian utuh.
*Hindari Stress.
                         
Terimakasih atas perhatiannya terhadap catatan kami ini. Salam.

Manfaat SERAI.


MANFAAT MINUM REBUSAN: SERAI.

BERITABETA.COM  

– Serai memiliki aroma lemon tetapi rasanya lebih lembut dan lebih manis. Tak hanya digunakan sebagai rempah-rempah dalam memasak, serai juga bisa membuat minuman dari serai, yaitu teh serai.
Manfaat serai untuk kesehatan erat dikaitkan dengan kandungan nutrisi di dalamnya. Selain membuat cita rasa makanan dan minuman menjadi lebih lezat, serai juga mengandung berbagai macam nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti vitamin B, magnesium, kalium dan zat besi.
Untuk mendapatkan manfaat serai, Anda dapat mengonsumsi makanan ataupun minuman yang mengandung serai. Teh serai tidak hanya membuat badan merasa enak dari dalam. Anda dapat memotong serai, memasukkannya ke dalam air mendidih, dan biarkan  selama 10-15 menit.
Cara lain, bisa mencelupkan kantong teh dengan serai kering agar lebih mudah. Ahli gizi berbasis di Bangalore, Dr. Anju Sood, berbagi manfaat minum teh serai secara teratur.

1. Baik untuk Pencernaan
Serai memiliki zat yang membantu menenangkan perut dan menjaga fungsi pencernaan tetap terkendali. Serai mengandung komponen yang disebut citral yang membantu mencerna makanan. Karena itu, kebanyakan disajikan setelah makan malam.
Serai telah digunakan sebagai obat kuno untuk semua masalah perut dalam pengobatan Cina. Seperti masalah kembung, sembelit atau gangguan pencernaan.

2. Penuh Antioksidan
Teh serai adalah teh detoksifikasi yang dikemas dengan antioksidan. Ini dapat membantu dalam detoksifikasi dan pembersihan tubuh dari dalam. Ini membantu dalam menghilangkan racun dari tubuh dengan menghilangkan retensi cairan.

3. Mengatur Tekanan Darah Tinggi
Serai adalah formula alami untuk menjinakkan tekanan darah tinggi. Serai kaya akan kalium yang meningkatkan produksi urin dalam tubuh, yang pada gilirannya merangsang sirkulasi darah dan menurunkan tekanan darah.
Dengan meningkatkan sirkulasi darah, minuman ini juga membantu dalam memurnikan hati. Serai juga dikenal membatasi penyerapan kolesterol dari usus, sehingga meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan.

4. Meningkatkan Metabolisme dan Membakar Lemak
Teh serai adalah pilihan yang bagus untuk rencana diet penurunan berat badan.
Ini karena membantu meningkatkan metabolisme yang membuat pencernaan lebih cepat dan membantu membakar lebih banyak kalori.
Laporan yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition pada 2013 menunjukkan bahwa polifenol yang ditemukan dalam senyawa tumbuhan alami dan kandungan kafein dalam teh meningkatkan penggunaan energi dan meningkatkan oksidasi asam lemak dalam tubuh.

5. Bermanfaat untuk Kulit dan Rambut
Serai adalah sumber Vitamin A dan Vitamin C yang bagus. Ini merupakan nutrisi penting untuk kulit dan rambut yang indah. Dengan meningkatkan sirkulasi darah, ini membersihkan kulit, merawat tekstur berminyak dan juga bekerja untuk mengobati erupsi seperti jerawat dan eksim.

6. Menyembuhkan Pilek dan Flu
Serai memiliki sifat antibakteri dan anti-jamur yang membantu mengatasi pilek, batuk, dan flu. Kandungan vitamin C dapat memperkuat kekebalan tubuh. Rebus beberapa serai segar bersama dengan beberapa cengkeh, sejumput kunyit dan daun teh. Ramuan sederhana ini efektif untuk memecah lendir dan pembentukan dahak. Campuran serai, daun tulsi, dan kapulaga yang panas juga merupakan obat Ayurvedic yang umum untuk flu.

7. Meredakan Nyeri Haid
Teh serai dianggap sangat baik untuk kesehatan perempuan. Ini membantu mengurangi nyeri haid karena efeknya yang menenangkan. Teh serai dikenal dapat menurunkan kadar gula darah. Karena itu, penderita diabetes harus berkonsultasi dengan dokter mengenai konsumsinya.
Demikian bagi ibu hamil atau menyusui disarankan untuk menghindari serai karena cara kerja senyawa kimia tertentu (BB)


PERSATUAN

Kesatuan Dalam Kristus.
Pendahuluan:
Ilustrasi: 
   Candi -bangunan tersusun dari batu bata (Sesuai dengan rancangan  arsiteknya.).  Jadi, begitu kuat, tahan gempa dan dikagumi orang.

Body:
   Jika kita sebagai umat Tuhan--bersatu, tentu kita menjadi bangunan yang indah, harmonis dan dikagumi orang lain.
   Dengan demikian nama Tuhan dikenal melalui kesatuan kita.
   Sebagai orang-orang Kristen--kita memiliki banyak persamaan :
- Satu Tuhan/tubuh--kita anggota-anggotanya (Sehingga selalu dapat bergaul dengan baik satu dengan yang lainnya).
   Namun dalam setiap persaudaraan/persahabatan, sewaktu-waktu bisa saja terjadi ketidak harmonisan, salah mengerti, bahkan perselisihan--yang akhirnya menimbulkan ketidak harmonisan hubungan dalam gereja.
   Contoh:
   Barnabas dan Paulus--dimulai dengan persahabatan sejati. Kemudian timbul: Ketegangan2, perselisihan--menegang, emosi meletus, kata-kata tajam saling dilontarkan dan tuduhan-tuduhan yang tidak baik dilontarkan.
   Hal-hal seperti ini mungkin saja timbul dikalangan umat Tuhan.
   Apakah yang menjadi alasan-alasannya?
1. Kesombongan --pendapat kita yang benar (karena ingin melindungi diri).
2. Kurangnya komunikasi antara kita.
   Ada beberapa hal yang perlu kita lakukan agar dapat menghindari perselisihan:
1. Belajar mengakui perasaan-perasaan kita (Mau bicara dan menyatakan perasaan2 kita).  Contoh: "Saya merasa sakit hati ketika anda mengatakan itu. Dapatkah anda menjelaskan kepada saya apa maksud anda?.  Ingat,...bukan mengenai perbuatan salah yang dilakukan orang lain. Tapi, perasaan Anda.
2. Menerima perbedaan2 pendapat.
    Tuhan Allah tidak menciptakan kita semua dari cetakan yang sama (background berbeda).  Jika Allah dapat menereima kita semua dengan perbedaan2 kita, tentu kita dapat belajar untuk saling menerima.
3. Cepatlah mengampuni. Baca Epesus 4:31... Katakan : Maafkan saya, saya ingin bersamamu di sorga.
Ilustrasi:
   Ada 2 ekor kelinci berjalan bersama-sama. Mereka telah menemukan sepotong roti.  Yang satu punya hak, karena melihat roti terlebih dahulu. Yang lain--karena dia yang lebih dahulu mengambilnya. Jadi keduanya bertengkar seru.  Tiba-tiba datanglah seekor kera...dan dia menawarkan diri sebagai PENENGAH.
   Kera tersebut mulai menimang-nimang roti tersebut dan mengatakan--wah..ini berat yang sebelah kanan.  Kera tersebut menggigitnya.  Kemudian ditimang-timang lagi dan berkata: ini berat ke kiri dan kera tersebut menggigitnya lagi sampai roti tersebut menjadi kecil, baru diserahkan kepada kedua kelinci.
   Jika terjadi perselisihan diantara orang Kristen, janganlah dibiarkan berlarut-larut karena Kera/Iblis yang akan mengambil keuntungan atasnya.  Baca Yoh.17:21..."supaya mereka menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku".
   Tuhan memberkati kita. Amin.

Rabu, 26 Februari 2020

Pengucapan Syukur : 80 tahun.

PENGUCAPAN SYUKUR 80 TAHUN

1. PEMBUKAAN  : MC.
2. KEBAKTIAN:
  a. Lagu Pembukaan (Hadirin berdiri).
      Lagu Sion No.119: 1 & 4, Ditempat yang Lebih Tinggi.
  b. Doa Pembukaan : Pdt.
  c. Lagu Pujian :
  d. Pembacaan Firman Tuhan (Oleh para cucu):
      Mazmur 71:1-9, 14-15,18.
  e. Lagu Pujian:
  f.  Ayat Inti    : Imamat 19:32.
  g. Lagu Pujian:
  h. Renungan/Khotbah : "Lansia Karunia Tuhan":___
  i.  Lagu Pujian : Para cucu.
  j.  Doa Syafaat: Pdt.
  k. Lagu Pujian:
  l.  Lagu Penutup (Hadirin berdiri) : L.S.No.110:1 & 4, Bila Laut 
      Kehidupanmu Bergelombang.

3. KILAS BALIK KEHIDUPAN (Yang berulang tahun).
4. PERKENALAN JUBILARIS DAN KELUARGA BESAR : ___
5. PEMBERIAN ULOS : Dari tulang. (Protokol: _______)
6. PEMOTONGAN KUE ULANG TAHUN: ______
7. KATA SAMBUTAN :
  a. Mewakili Keluarga Besar Marga: 1.________2._________
  b. Mewakili Gereja: 
  c. Mewakili Rekan Sejawat.
  d. Jubilaris : (Yang berulang tahun).
8. DOA SANTAP SIANG : Pdt.
9. PENYAMPAIAN UCAPAN SELAMAT HUT, SANTAP SIANG BERSAMA
    dan RAMAH TAMAH.
10. HIBURAN.

Tertib Acara Penghiburan Duka


I. A D A T    : 1. Hula-hula      -Tujung.

                    
                    2. Tulang          -Saput.
                    
                    3. Bona Tulang  
                    
                    4. Bona Ni Ari.
                    
                    5. Tulang Rorobot.
                    
                    6. Pariban.
                    
                    7. Dongan huta/ale-ale/Serikat.
                    
                    8. Huria.
                    
                    9. Teman Sekerja.

II. ACARA DI ALAMAN (MANGKATAI):
    1. Riwayat Hidup - dari suhut no.1.
    2. Ketua kumpulan/suhut.
    3. Boru/bere ni suhut.
    4. Pariban.
    5. Dongan huta/ale-ale/serikat.
    6. RT setempat.
    7. Bona ni ari.
    8. Bona ni tulang.
    9. Tulang.
   10.Hula-hula.
   11.Mangampu (suhut no.2).

III. PENYERAHAN KEPADA GEREJA.
   1. Penghiburan di rumah.
   2. Ke Gereja.
   3. Penghiburan di kuburan.

ACARA UMUM:

1. Hata huhuasi/Riwayat hidup.
2. Dongantubu.
3. Boru.
4. Pariban.
5. Dongan sahuta/ale-ale.
6. RT/RW/Teman sejawat.
7. Hula-hula:
    a. Tulang.
    b. Tulang rorobot.
    c. Hula-hula.
8. Mangampu: Paduani hasuhutan.
9. Tu pangulani huria/Parhalado.

ACARA ADAT & PEMAKAMAN.

I. Huhuasi sian paiduani suhut.
II. Mandok Hata.
  1. Sian Siagian.
  2. Sian boru/bere.
  3. Sian pariban.
  4. Sian Tuan Dibangarna/boruna.
  5  Sian punguan Siagian.
  6. Sian ale-ale.
  7. Sian dongan sahuta.
  8. Dari kesatuan kerja (Yang berhubungan dgn.kerja).
  9. Sian RT/RW.
 10.Sian gereja.

III. Mandok Hata Sian Tulang Rorobot.
 IV. Sian tulang.
  V. Bona Tulang.
 VI. Hula-hula.
VII. Mangampu Suhut.
VIII.Acara Huria.
  IX.Penyerahan keluarga ke Acara.
   








Selasa, 25 Februari 2020

Menjadi Satu Sama Seperti Kita.

Hasil gambar untuk Persatuan yang diajarkan Yesus
MENJADI SATU SAMA SEPERTI KITA.
(Pdt. H.M. Siagian, MPTh)
Pendahuluan:
1. Judul: Menjadi Satu sama seperti KITA. 
2. Pelajaran kita pada saat ini adalah bagian dari doa Safaat yang Yesus telah sampaikan pada malam sebelum Dia meninggal.
 3. Mari kita buka Alkitab kita dan membaca  Yoh.17:1- 7
 4. Ayat 8-11.
 5. Ia telah berdoa dari bagian doa ini untuk para murid-Nya, terutama dari mulai ayat 9 – 11........   KESATUAN (UNITY).
   Dalam ayat-ayat ini Yesus berdoa untuk kesatuan para murid satu sama lain dan kesatuan Bapa. Jadi perlu bagi kita pada saat ini untuk mengetahui bahwa Yesus sedang berdoa untuk Gereja, untuk murid2-Nya dan untuk kesatuan kita bersama. 
  Mari kita perhatikan kembali Yoh.17:9-11 (Baca).
I S I:
  Dalam ayat 9, Yesus mengatakan bahwa mereka adalah milik-Mu, yang berarti murid-murid adalah milik Bapa.  Dalam ayat 10, Yesus menyatakan bahwa murid2 adalah milik-Nya dan karena mereka adalah milik-Nya mereka juga murid2 Bapa.  Dalam ayat 11, Dia berdoa agar murid2 satu dengan yang lainnya adalah SATU, (are one with each other), sama seperti Yesus dan Bapa adalah satu (One).
      a).Perhatikan bahwa kesatuan orang2 percaya merupakan keinginan dan doa Kristus.  Karena itu kita harus sangat waspada terhadap perpecahan, khususnya dalam suatu gereja lokal/setempat.
 6. b).Yang dimaksudkan dengan kesatuan, bukanlah kesatuan secara organisasi, tetapi kesatuan hati dan pikiran, dan ini tetap bisa diusahakan sekalipun ada perbedaan latar belakang(budaya).
   Tambahan:
      Iblis tahu celah yang dapat dia manfaatkan untuk menghancurkan orang2 percaya. Salah satunya ialah perpecahan  dan rasa tidak membutuhkan orang lain.  Kita harus lebih erat bersatu agar kita kuat dan menghasilkan sesuatu yang indah.
  Tema yang mengalir dari ayat-ayat ini adalah Unity in Spirit & Unity of body.
7. Yesus sedang berdoa untuk kesatuan para murid satu dengan yang lain dan kesatuan kepada pengajaran-Nya sama seperti kesatuan kepada Dia dan Bapa.  Dengan kata lain Yesus berdoa untuk kesatuan gereja yang akan terpancar melalui kehidupan para murid ini.   8. Saudara2ku,..Ada kewajiban bagi kita sebagai pengikut Kristus untuk saling mengangkat, saling mendorong dan menguatkan, saling menghibur diantara komunitas kita, saling mengasihi dalam komunitas Kristus, yang kita kenal sebagai Gereja. Di zaman modern ini, kehidupan iman orang2 Kristen mulai tergoyahkan.  Hidup saling mengasihi hampir tidak ada lagi.
 9. Setiap bagian gereja itu penting, setiap anggota adalah penting karena gereja bersatu bersama-sama untuk satu tujuan bersama, yaitu membagikan Injil Kristus.
10. Ilustrasi:
  Mungkin ide persatuan, kebersamaan, kepedulian, dan perlunya menguatkan satu sama lain akan diperjelas dengan cerita yang berjudul: “Siapa yang menerbangkan layang”?.
  “Siapa yang menerbangkan layang2 itu?.
  “Saya yang telah melakukannya, kata rangkanya; Saya yang melakukannya, kata kertas; Saya yang lakukan, kata anak laki2 yang sedang menerbangkannya. Tidak, saya yang melakukannya, kata angin”.
  Namun, yang sesungguhnya, mereka semua yang telah menerbangkan layang2 itu bersama-sama.  Jika rangka layang2 itu patah, akan tersangkut di pohon, kertas itu robek atau angin itu tiba2 tenang tidak berhembus maka layang2 itu akan turun (jatuh kebawah.)
  Masing2 punya peran untuk dimainkan.  Hal itu tidak dapat dihindarkan, masing2 punya peran (pekerjaan) yang harus dilakukan.
  Sdr2ku,..Jika pekerjaan Tuhan mau berhasil, maka semua bagian harus dimainkan oleh setiap anggota persekutuan, setiap anggota komunitas. 
11. Kita harus bekerja sebagai suatu komunitas dalam melawat, memberi, berkhotbah dan banyak pekerjaan lain untuk membuat gereja dan pekerjaannya sukses (berhasil).  Kita semua harus bekerjasama dan masing2 melakukan apa yang bisa dia bantu (tolong).
12. Demikianlah, saudara2 melihat Yesus kembali di taman berdoa itu, berdoa untuk persatuan gereja pada zaman-Nya,  berdoa untuk kesatuan para murid satu dengan yang lain, dan kepada-Nya serta kepada Bapa.
  13. Dalam kesatuan ini dan kebersamaan ini, kita dapat menemukan makna/arti dan tujuan kita untuk hidup (purpose to lives).
  Ilustrasi: Sebagai contoh.
  14. Seorang pria ingin menemukan pedoman dan makna kehidupan (direction and meaning to life).  
Catatan tambahan:
   Makna Hidup = Bagaimana individu memaknai hidup. Chopra: Jika manusia mampu melepaskan dari dari sifat keduniawian, serta memiliki sifat2 kemanusiaan yang mendekati Sang Pencipta. Saat manusia tidak lagi memikirkan hal-hal yang sifatnya materialis.
   Diberitahukan kepadanya untuk pergi dan mengunjungi seorang pertapa yang tinggal di sebuah gunung yang tinggi. 
15. Setelah naek ke rumah pertapa itu, dia diberi sebuah guci(termos) dan diminta untuk mengisinya di aliran sungai dan melalui tindakan itu kehidupannya akan memiliki rasa arah dan tujuan. ( a sense of direction and purpose/Pedoman dan Arah). 
16. Kemudian orang itu bergegas ke aliran sungai, tapi entah mengapa air itu tidak mengalir ke dalam gucinya.
   Keangkuhannya(Gengsi) membuatnya tidak kembali kepada pertapa untuk mencari lebih banyak lagi syaran (nasehat) dan mengakui kegagalannya. 
17. Jadi, dia berkeliling dunia untuk mencari aliran air yang akan mengalir kedalam gucinya.  Dia mengalami kesulitan, rasa sakit dan penderitaan.  Akhirnya, cukup baginya. Dia kembali kepada pertapa itu. Dia mengaku kepada pertapa itu dosanya karena tidak mau mengakui bahwa ia membutuhkan pertolongan.
18. Saat dia mengakui hal ini kepada pertapa tersebut, air mata mengalir dari matanya dan jatuh kedalam guci, dan dalam sekejap, guci (botol) itu penuh dengan air dan orang itu barulah mengerti apa yang menjadi maksud dan makna hidupnya. 
Tambahan: Salah satu karakteristik Makna HidupàMemberi pedoman dan arah terhadap kegiatan2 yang dilakukan.
   Karakteristik individu yang hidupnya penuh dengan makna, a.l: a. Memiliki perasaan bahagia; b.Memiliki Tujuan hidup yang jelas;c.Memiliki rasa t.jawab; d.Mampu melihat alasan untuk tetap eksis; e.Tidak merasa cemas akan kematian dan f.Memiliki kontrol diri yang baik.
19. Dia melihat bahwa begitu dia bersedia menyerahkan kehidupannya kepada orang lain, melupakan kesombongan yang egois, maka kehidupannya telah menemukan maknanya. 20. Saudara2ku,...Demikianlah dengan kita masing2, saat kita menyerahkan hidup kita satu dengan yang lain dan kepada Kristus, kita akan menemukan makna dan tujuan hidup ini.
  Dalam tujuan kehidupan itu, ada suatu kebersamaan bila kita menjalani kehidupan Kristen kita. 
   Kita bersama-sama/BERSATU sebagai gereja, kita bersama dengan Kristus dan kita bersama dengan Roh Kudus.  Dalam kebersamaan ini, kita akan memiliki kekuatan dalam perjalanan kekristenan kita.
 21. Kita seperti pohon Redwood di California Utara.
  Beberapa pohon yang paling menarik adalah pohon Redwood yang megah dan tertinggi di pantai California Utara, bahkan tertinggi di dunia.  Daunnya sangat tinggi menjulang ke langit.
   Pohon ini tumbuh yang secara umum tingginya sampai 110 m.  Pohon2 ini berdiri seperti penjaga waktu dan sudah ratusan tahun usianya.  Pohon2 ini telah melewati angin, gempa bumi, kebakaran dan badai, tetapi tetap saja berdiri kokoh, sepertinya tidak ada yang menghalangi pohon2 itu.  Bagaimana pohon2 ini bertahan bahkan dalam badai yang terhebat sekalipun?. 
22. Itu karena adanya system akar pohon Redwood yang menjangkau jarak jauh dan saling terkait satu dengan yang lain.  Mereka benar2 saling menahan.
 23. Sdr2ku,..Jika saudara2 dan saya akan menjangkau dengan potensi kita yang sepenuhnya maka kita memerlukan dukungan satu dengan yang lainnya.
   Tidak terlalu tergantung (overdependent)/berlebihan bergantung, tetapi saling tergantung (inter-dependent).
-Interdependent = Kesaling tergantungan. Inilah hidup yang penuh makna dan bijaksana. Hidup yang menerima kehadiran orang lain dalam komunitas dan mayarakat luas, dan sekaligus berbagi dan memberikan arti bagi orang lain.
-Independent:  Tidak bergantung. Periode Mandiri. Tapi ini tidak bertahan lama, karena tidak seorangpun yang bisa hidup dengan dirinya sendiri.
  24. Sdr2ku...Tak satupun dari kita bisa berdiri sendiri (Independent).  Kita perlu berbagi. 
   Seperti yang Salomo juga katakan dalam: Pengkhotbah 4:11,12. “Juga kalau orang tidur berdua, mereka menjadi panas, tetapi bagaimana seorang saja dapat menjadi panas?. Dan bilamana seorang dapat dialahkan, dua orang akan dapat bertahan.12b. Tali tiga lembar tak mudah diputuskan”.
  Saudara2ku yang kekasih,..
 25. Akar kita harus kuat dalam perjalanan kehidupan kita ini.  Akar kita perlu kuat didalam Kristus, dan perlu kuat diantara kita satu dengan yang lain.
  Kita perlu menjangkau (reach out) satu sama lain untuk menjaga agar iman kita tetap kuat.
  Bila kita bertumbuh lebih kuat bersama-sama, kita tumbuh lebih kuat dalam kehidupan iman pribadi kita.  Seiring dengan pertumbuhan iman kita lebih kuat, kita bisa menjangkau yang lain dan membantu iman mereka untuk menjadi dewasa.  Tidak hanya sebagai individu, tapi juga sebagai satu gereja secara keseluruhan, yang perlu menjangkau gereja2 lain—sehingga iman kita akan matang dan tumbuh kuat seperti pohon Redwood di California Utara itu.
  46. Sdr2ku,...
  Tuhan Allah berkehendak agar kita mencari dan menemukan firman-Nya yang hidup untuk bersaksi bagi saudara2 kita.  Oleh sebab itu, orang Kristen membutuhkan orang Kristen lain yang mengucapkan firman itu kepada dia.
  Seseorang membutuhkan orang Kristen lain terus, ketika dia kecewa dan berkecil hati, karena dia tidak dapat menolong dirinya sendiri.  Dia membutuhkan saudaranya sebagai pembawa kabar, yang menyatakan firman keselamatan itu kepadanya. Dia membutuhkan saudaranya karena Kristus. 
   Kristus didalam hatinya sendiri lebih lemah daripada Kristus didalam perkataan saudaranya.  Hatinya sendiri tidak pasti (uncertain/galau), hati saudaranya adalah pasti/yakin/tidak ragu. (his brother’s is sure). 
   Iman saya membantu iman saudara bertumbuh dan itu hanya bisa terjadi jika kita saling berbagi kisah iman kita satu sama lain. 
27. Saya perlu mendengar kisah/cerita iman Anda sewaktu masa2 yang indah maupun pada waktu yang buruk/sulit.  Sewaktu saya mendengar kisah iman Anda, kisah iman saya bertumbuh dan kemudian saya akan membagikannya dengan Anda atau dengan
orang lain. 
   Kita perlu membagikan kisah keselamatan satu sama lain dalam komunitas iman.  Gereja hanya bisa kuatàJika tiap anggota2nya kuat.     Jika saya kuat dalam iman saya, gereja secara keseluruhan lebih kuat. Jika iman saya lemah, maka gereja secara keseluruhan memiliki iman yang lemah.
28. Jadi, penting untuk menjadi seperti pohon redwood yang menyebarkan akar2 kita satu sama lain sehingga iman kita akan tumbuh lebih kuat dan lebih kuat lagi.
  Sungguh menakjubkan, bagaimana gereja telah bertumbuh dan bertahan selama ini bertahun-tahun dengan begitu banyak orang yang berbeda dipanggil untuk tugas yang berbeda pula di gereja.
   Tentu saudara2 pun di jemaat kita ini telah bersatu dan bekerjasama selama bertahun-tahun  memajukan pekerjaan Tuhan di gereja kita ini.
   Tuhan Allah dan kita pun mengharapkan agar kesatuan dan kerjasama itu terus berkelanjutan sampai Yesus datang saat yang keduakali.
29. Ilustrasi: Bangunan suku Inca (Amerika Selatan).
  Ketika penjelajah (explorer) memasuki PERU, mereka menemukan bangunan2 besar dan mengesankan yang mungkin telah berdiri selama 200 tahun.  Bangunan2 INCA ini dibangun dari bebatuan yang memiliki banyak ukuran dan bentuk.
   Beberapa diantaranya  terdiri dari 3 sisi, 4 sisi dan sekitar 7 sisi. Tanpa menggunakan mortar (papan plester),.. bebatuan itu dipasang bersama-sama dengan begitu sempurna hingga bisa berdiri untuk berabad-abad lamanya, bahkan tahan melalui gempa bumi.
   Sdr2ku,..Allah telah membangun gereja-Nya dengan cara yang sama. Alkitab menggambarkan gereja Yesus Kristus sebagai sebuah bangunan, dan setiap orang percaya adalah sebuah balok didalam bangunan itu.
 30. Petrus berkata bahwa kita, sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani”.  (1Petrus 2:5). Dan Paulus berkata bahwa kita disatukan “didalam Tuhan”(Ef.2:21) dan “Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Alah, didalam Roh”.(Ef.2:21).
  Orang banyak dengan berbagai latar belakang, kemampunan, minat dan kebutuhan, telah membentuk gereja Kristus di Nazaret ini, sehingga menyatu dalam tujuan bersama bukanlah merupakan proses yang mudah.
  Namun, saat kita membiarkan Tuhan melakukan pekerjaan-Nya diantara kita, membentuk kita serta menugaskan tempat kita dalam bangunan itu, kita menjadi bagian dari bangunan yang kokoh dan kuat.
  Ya,..kita semua berbeda, namun Allah sedang membangun gereja yang abadi. 
   Bangunan suku Inca yang megah itu pada akhirnya akan runtuh, namun gereja dibangun untuk bertahan.
31. Baca: Yoh.17:9, 10 dan 11. 
Amen.
Sumber: Pst.Tim Zingale, Apr.28, 2008.
Bacaan bersahutan: Yohanes 17: 9-11.
Ayat Inti: Pengkh.4:11-12.
L.S. No.224 Apa kita hidup dekat Yesus.
L.S. No.397 Betapa teguh persatuannya.
Dikhotbahkan di :
1.  Nazareth, 18 Nop.2017.
2.  Tj.Priuk, 13 Juli 2019.

Ukuran Keberhasilan Gereja


UKURAN KEBERHASILAN GEREJA
PENDAHULUAN:
   Apakah ukuran keberhasilan sebuah gereja?
-Apakah pengunjung yang begitu banyak saat kebaktian pagi pada hari sabat di gereja?.
-Apakah keuangan yang jumlahnya banyak?, Gedung gereja yang cukup megah?.
   Tentu kita semua mengetahui bahwa hal-hal ini bukanlah KRITERIA untuk menentukan keberhasilan suatu gereja.
   Entah gereja kita dipenuhi orang sebanyak stadion ataupun hanya dihadiri oleh beberapa keluarga, jumlah bukanlah ukuran yang digunakan Allah untuk sebuah keberhasilan gereja.  Tuhan lebih melihat pada HATI gereja tersebut.  Sebagai Contoh:
ILUSTRASI:
   Rsl.Paulus mendirikan sebuah gereja di Tesalonika, ibukota Makedonia.  Ia menunjukkan hasratnya terhadap anggota gereja disana.  Mari kita baca 1 Tes.3:12,13.
  “Dan kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap semua orang, sama seperti kami juga mengasihi kamu.  Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya”.
   Dengan kata-kata ini, Paulus menunjukkan kepada kita 2(dua) karakteristik yang penting bagi keberhasilan Jemaat, yaitu: MENGASIHI SATU SAMA LAIN dan KEKUDUSAN.
BODY:
   Jemaat, Gedung gereja, serta Keuangan bisa berbeda-beda keadaannya.  Ukuran keberhasilan yang sesungguhnya ditunjukkan oleh adanya para pengikut Kristus yang mengasihi Allah serta sesamanya, dan berkomitmen untuk hidup kudus.
I.            Ukuran I keberhasilan sebuah gereja menurut Rsl.Paulus ialah Mengasihi satu sama lain.  Baca 1 Tes.3:12.
“Dan kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah dan berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan terhadap semua orang, sama seperti kami juga mengasihi kamu.
   Gereja mula-mula saat itu dimulai dari suatu tempat di Yerusalem.  Mereka berkumpul dan mengadakan persekutuan di Bait Allah.  Cara hidup jemaat mula-mula begitu luar biasa, karena mereka menunjukkan kualitas hidup yang “BERBEDA”, sekalipun berada di tengah situasi yang tidak baik dan penuh tekanan, sehingga keberadaan mereka benar-benar menjadi kesaksian.  Kita baca Kisah 2:46 “Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati”.  

   Mengapa mereka disukai semua orang?.
   Jawabnya ialah: Karena Jemaat mula-mula menjadikan Kasih sebagai Pola Hidup setiap hari.  Mereka senantiasa sehati sepikir dan sangat peka terhadap kebutuhan orang lain, dengan berprinsip seperti dinyatakan dalam Kisah 2:44-45...”segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.
   Bila jemaat gereja mula-mula sangat peka terhadap kebutuhan orang lain, ini sangat kontradiktif bila dibandingkan dengan keadaan manusia di zaman yang cenderung bersikap egois, karena kasih kebanyakan orang sudah menjadi DINGIN.  Bagaimana orang percaya menjadi saksi-saksi Kristus ditengah dunia bila tak punya kasih?.  Sebab orang lain menilai kita bukan dari apa yang kita ucapkan atau teori muluk-muluk tentang Alkitab, tapi dari apa yang telah kita perbuat bagi mereka.  Ini adalah tantangan bagi Gereja Tuhan untuk menjalankan perannya sebagai TERANG DUNIA.
II.          Ukuran ke 2 keberhasilan sebuah gereja(menurut Rsl.Paulus), dinyatakan dalam 1 Tes.3:13àBerkomitmen untuk hidup kudus.
   Inilah harapan Paulus kepada Jemaat di Tesalonika, yang dia sudah kenal, tetapi belum dapat dia kunjungi saat itu.  Ini juga adalah bagian dari nasihat, doa dan harapan Paulus kepada Jemaat yang memiliki pengharapan akan Kedatangan Yesus yang ke 2x kedunia ini.
   Mari kita baca selengkapnya 1 Tes.3:13 :
“Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya”.
   Dalam suratnya ini, Paulus menunjukkan perhatian dan kepeduliannya pada iman, kasih dan ketaatan mereka.  Ini semua menjadi penting, karena setelah mereka menjadi Kristen, maka kebenaran Kristus itu haruslah diterapkan dalam hidup sehari-hari. MENGAPA?.  Pada waktu itu HATI dan PIKIRAN Jemaat sudah ditujukan kepada Kedatangan Yesus Kristus kembali. 
   Ini berarti, pengharapan akan kedatangan Yesus Kristus kembali ke dunia ini yang bagi jemaat dilihat menjadi PELUANG dan Kesempatan emas untuk memenangkan jiwa-jiwa, meningkatkan motivasi dan semangat untuk memberitakan Firman Tuhan (2:17-20), bahkan dorongan/motivasi untuk HIDUP KUDUS, atau hidup dalam kekudusan (3:11-13).  Menjadi motivasi yang memperkuat komitmen dan ketetapan hati Jemaat (Orang percaya) untuk berusaha hidup kudus, sebagai bukti ketaatan mereka kepada Tuhan.
   Inilah doa dan inilah harapan Paulus bagi Jemaat Tesalonika pada waktu itu.
KESIMPULAN:
   Apakah artinya ini bagi kehidupan Kristiani kita pada zaman ini?.  Setidaknya menyadarkan dan mengingatkan kita akan 2 hal mengenai  2 ukuran keberhasilan gereja:
I.            Ditunjukkan oleh adanya para pengikut Kristus yang mengasihi Allah serta sesamanya dan agar setiap orang mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan Yesus yang ke 2x.
II.          Kegiatan orang percaya dalam menyongsong hari kedatangan Yesus kembali adalah, hidup dalam iman, pengharapan dan kasih, yang di wujudkan dalam ketaatan kepada Tuhan melalui HIDUP KUDUS (Hidup dalam kepatuhan dan ketaatan mutlak kepada Tuhan, menebar kasih, mengusahakan keadilan & hukum dan hidup dalam roh pengendalian diri).
   Untuk semua hal inilah, maka kita pun tetap bermohon dan mengharap “KEHADIRAN TUHAN yang memberi kekuatan dan pertolongan-Nya.”
   Tuhanlah yang menguatkan hati kita supaya MENGASIHI SATU SAMA LAIN, dan tetap berkomitmen untuk HIDUP KUDUS dihadapan Allah, hingga pada waktu Kedatangan Yesus kembali.  Selamat Ulang Tahun ke 3 GMAHK RENI JAYA. Tuhan memberkati.