Tampilkan postingan dengan label Tour/Retreat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tour/Retreat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Oktober 2018

REKREASI

Image result for Rekreasi
I. TUJUAN REKREASI.
   *Boleh dikatakan: Selingan yang layak dilakukan Kristen, atau hiburan.
1. UNTUK ORANG-ORANG DALAM KELUARGA..
  -Bukan untuk diri Anda sendiri, tetapi untuk anak-anak dalam keluarga Anda, dll.
2. UNTUK DIRI SENDIRI--Perlu sedikit selingan.
  -Tetapi Prinsipnya: Selingan yang bagaimana yang layak dilakukan oleh seorang Kristen.
  -Rekreasi macam apa yang sesuai dengan martabat orang Kristen yang patut diperbolehkan para orang tua kepada anak-anaknya?.  Bagi kita sebagai anak-anak Allah harus jelas masalah ini--agar DUNIA tidak masuk kedalam keluarga kita, karena sulit mengusirnya kalau sudah masuk.

II. PRINSIP REKREASI.
1). Keperluan Rekreasi pada manusia:
  Pertama: Kita harus mengakui bahwa manusia perlu rekreasi--yang sesuai dengan Alkitab dan kehendak Allah.
  MANUSIA PERLU REKREASI:
-Bagi orang yang sibuk dengan pekerjaan--tanpa sedikit rekreasi--mudah jatuh sakit, kesehatannya mudah merosot.  Karena itu "SELINGAN" merupakan faktor utama rekreasi.
  LEBIH-LEBIH BAGI KAUM REMAJA:
  Mereka tidak dapat mempelajari pelajaran sekolah dari pagi hingga petang. Jadi kita harus mengizinkan mereka melakukan permainan bentuk lain. Yaitu pekerjaan lain sebagai SELINGAN.  Ini adalah satu prinsip yang harus kita ketahui.
   Misalnya:  Hari Senin..saya telah melakukan satu macam pekerjaan selama 6-8 jam. Mengerjakan satu macam pekerjaan secara terus menerus--mudah membuat syaraf kita menderita, dan tubuh pun mudah lelah. Sebab itu, kita perlu menggantinya dengan pekerjaan lain sebagai SELINGAN, supaya kita tidak merasa lelah.
   Contoh lain: Seorang anak telah memeras otak selama 6 jam di sekolah. Sekembalinya ke rumah ia lalu bermain.
   BERMAIN itu--bukan kehidupannya, itu hanya SELINGANNYA.  Jika ia bermain selama 6 jam, itu bukan SELINGAN.  Kita mengakui bahwa manusia perlu SELINGAN, tetapi tidaklah wajar jika rekreasi menjadi kehidupan kita.
   Bila seseorang merasa letih, ia boleh mengganti pekerejaan; tetapi jika ia bermain terus dari pagi sampai petang maka itu tidak benar.
   UMPAMANYA LAGI:
   Ada orang senang berenang selama setengah jam---itu tidak ada salahnya. Tetapi kalau ia terus berendam dalam air sehari suntuk seperti seekor itik, itu bukan rekreasi, melainkan menjadi kehidupannya.  Jadi kalau dalam hal ini sampai menjadi problema, maka bukan rekreasinya yang ada masalah, melainkan kehidupannya.  Janganlah mengubah rekreasi menjadi kehidupan.
   Jadi, manusia memang memerlukan rekreasi sebagai SELINGAN, tapi manusia tidak perlu terjerumus kedalamnhya (misalnya: sampai 3 hari tenggelam didalammnya).
   Manusia perlu SELINGAN, tetapi tidak perlu hidup didalam selingan itu.
   Baca: 1 Korintus 10:23; 1 Korintus 6:12; 1 Korintus 10:31.
1. Segala perkara boleh dilakukan, tetapi bukan segala perkara burguna.
2. Segala perkara boleh dilakukan, tetapi tidak seharusnya diperhamba olehnya.
   Bila Anda sehari suntuk berkecimpung didalamnya, niscaya Anda akan terkekang olehnya.  Itu adalah suatu kesalahan yang sangat serius (Misalnya: TV, dll).

2). Empat macam bentuk rekreasi.
   Ada 4 macam bentuk rekreasi yang kita kenal yang boleh dilakukan orang Kristen:
a. BERISTIRAHAT.
   -Ini adalah rekreasi yang terbaik bagi orang Kristen. Anda beristirahat sejenak--karena Anda cukup lelah.  Dalam Markus 6:31--Ketika telah lelah karena bekerja, Tuhan Yesus dengan para murid-Nya beristirahat seketika di padang yang sunyi.
   Dalam istirahat Tuhan ini mengandung makna rekreasi. Dikatakan: "Beristirahatlah seketika dipadang yang sunyi".  Memang, adakalanya kita perlu memilih suatu tempat lain, dipegunungan misalnya atau  ditepi laut, untuk beristirahat seketika.  
   Dan sungguh hal itu dapat menghilangkan kelelahan kita.  Inilah rekreasi orang Kristen yang paling umum  yaitu: Beristirahat.
b. Bentuk kedua: "MENGGANTI PEKERJAAN".
   Bila Anda melakukan satu macam pekerjaan telalu lama sehingga merasa lelah, Anda boleh mengganti pekerjaan Anda.  Misalnya: Anda bekerja dengan otak, sekarang Anda bekerja bekerja dengan tenaga fisik.  Dengan demikian Anda segera dapat melepaskan kelelahan Anda.  Kita tidak melakukan rekreasi seperti yang disenangi orang dunia. 
   Dengan mengganti pekerjaan saja kita sudah dapat melepaskan kelelahan kita.
c. Bentuk ketiga: KEGEMARAN (Hobi).
   Dalam kehidupan orang Kristen juga boleh memiliki kegemaran-kegemaran yang wajar. Misalnya: Fotografi (memotret), memelihara burung, menanam bunga, melukis atau bermain piano, dll.  Yang tidak kita setujui ialah kalau hal itu terlalu mempengaruhi Anda.  Itulah sebabnya harus dapat dipegang dan dapat dilepaskan--jangan tertawan dengan rekreasinya.  Jadi prinsip rekreasi ialah: Sesuatu yang tidak membuat kita tercengkram baik dilakukan maupun tidak dilakukan.
d. Bentuk ke empat: BERMAIN.
   Misalnya: tenis, tenis meja, bola basket--ini bersifat wajar.
   Ke empat jenis rekreasi tersebut diatas boleh dilakukan: Beristirahat, mengganti pekerjaan, kegemaran dan bermain.  Hanya saja jangan sampai kita terkekang oleh rekreasi itu.

PRINSIP-PRINSIP POKOK REKREASI.
CIRI-CIRI:
1. Rekreasi adalah untuk mengektifkan pekerjaan kita.
  Contoh: Kalau saya tidur sejenak, bukan karena saya senang tidur, melainkan agar pekerjaan saya bisa lebih berhasil.  Jadi perkara-perkara itu harus dapat mengektifkan pekerjaan kita dan meningkatkan pelayanan kita kepada Allah.  
   Adalah wajar jika dalam dua atau tiga bulan, ada sekali libur. Tapi kalau libur dilakukan setiap hari--itu berarti MALAS bukan LIBUR.  Orang Kristen harus belajar GIAT BEKERJA di dunia, jangan MALAS.
2. Tidak mengandung kemujuran.
   Setiap rekreasi yang wajar, didalamnya boleh mengandung tehnik, tapi tidak boleh mengandung kemujuran.  Jika didalamnya ada TEHNIK dan bercampur dengan kemujuran, itu berarti PERJUDIAN, bukan rekreasi. Apalagi yang hanya ada kemujuran saja tanpa TEHNIK, itu jelas merupakan PERJUDIAN, dan tidak patut dilakukan orang Kristen.
   Dalam rekreasi orang kristen tidak boleh ada kemujuran, hanya boleh ada TEHNIK.
   Misalkan permainan DOMINO (DADU), itu samasekali bersifat adu untung atau taruhan, maka hal itu tidak patut kita lakukan.
   Jadi ada 2 jenis rekreasi: 1. Bersifat Teknis dan 2. Bersifat kemujuran.
   Dadu dan domino adalah bersifat kemujuran, sekalipun tidak dimainkan dengan uang.
   KENAPA?.  "Sebab permainan tersebut membuat Anda sendiri mempunyai satu pengharapan atau doa yang lain; Anda mengharapkan ada kesempatan yang datang menolong Anda". ITU ALAT JUDI.
   Ada saudara kita yang bertanya: "Bolehkah kita berburu, memancing ikan atau memelihara burung?".
a. BERBURU dalam Alkitab dimulai oleh NIMROD (Kejadian 10:8,9)--maka hal ini agaknya tidak diperkenan Tuhan.
b. MEMANCING IKAN BOLEH. Asalkan prinsipnya Anda pegang.
   Pokoknya: Yang hanya bersifat teknis itu benar dan bersifat taruhan tidak benar.
3. Prinsip ke tiga: HARUS SESUAI DENGAN KEPERLUAN.
   Harus dilakukan menurut keperluan Anda.  Mungkin adakalanya karena syaran dokter.
4. Prinsip ke empat: Harus sesuai dengan KONDISI FISIK.
   Kondisi fisik kita sendiri.  Tujuan: Untuk menyehatkan badan.  Misalnya: Rekreasi yang dilakukan oleh orang-orang yang berpenyakit paru-paru tidak boleh memperbesar penyakitnya--atau tidak merusak tubuh.
5. Prinsip ke lima:  MEMILIH YANG DEKAT DENGAN PEMBAWAAN.
   Kita harus memilih rekreasi yang dapat merilekskan otot-otot dan emosi kita.  Ada yang menyukai anak anjing atau kucing, tapi ada yang merasa tegang dan takut bila melihat binatang-binatang itu.  
   Jika kita melakukan rekreasi-rekreasi yang dekat dengan pembawaan kita dan yang kita senangi, niscaya hal itu akan meningkatkan keberhasilan pekerjaan kita.
   Oleh sebab itu, ketika Anda memilih rekreasi, hendaklah memilih yang dekat dengan pembawaan Anda, barulah itu dapat memulihkan energi tubuh Anda.
6. Prinsip ke enam: Tidak membuat orang lain TERSANDUNG.
   Kita harus menjadi teladan yang baik bagi orang lain dalam segala perkara.
   Bagi seseorang merasa makan daging tidak menjadi soal. Tetapi jika hal itu dapat membuat orang lain tersandung, itu tidak benar.
   Bagaimanakah jika ketika Anda melakukan suatu perkara, hati nurani Anda merasa damai, tetapi hati nurani orang lain merasa tidak damai?.  Anda jangan hanya menghiraukan hati nurani Anda sendiri, tetapi harus ingat, ada orang yang hati nuraninya merasa tidak damai karena perbuatan Anda, dan mereka akan TERSANDUNG.
   Boleh baca 1 Korintus 10:23.
   Sebagai tambahan kita harus ingat agar kita TIDAK MELAKUKAN perkara yang diharamkan oleh orang kafir.
   Semua rekreasi yang diharamkan oleh orang-orang kafir tidak boleh kita lakukan; yang dihalalkan mereka pun belum tentu patut kita lakukan. Banyak hiburan-hiburan yang mereka anggap halal, namun tidak bagi kita.  Misalkan mereka menganggap BERDANSA, MENONTON DAN BERJUDI sebagai rekreasi utama mereka, tetapi kita harus PANTANG MELAKUKANNYA.
    Salam dan Tuhan memberkati kita!,

   
  

Rabu, 17 Oktober 2018

RETREAT GMAHK KEMANG PRATAMA 2018.

   Lokasi retreat GMAHK Kemang Pratama untuk tahun 2018 telah ditentukan ke Gunung Geulis Campsite, Ciawi-Bogor.  Transportasi bus disediakan juga, namun bagi mereka yang memakai transportasi pribadi diharapkan boleh bertemu di lokasi.   Hari yang dinantikan itu pun tiba.  Semua yang ikut dengan bus, berkumpul di Revo, tepatnya di tempat perhentian Bus Trans Patriot, Jln.A. Yani, Pekayon pada jam 05:30, karena pada saat itu bus akan melaju menuju tempat retreat.   Pada jam 04:30 alarm yang saya sudah set pun berbunyi untuk membangunkan kami dipagi hari itu. Kami segera berkemas karena tidak mau keterlambatan kami akan mengganggu jadwal keberangkatan yang telah ditetapkan oleh panitia.


  Syukur, kami tidak terlambat. Tidak lama kemudian Bus Pratama Trans yang membawa kami bersama dengan  peserta dari Kemang Pratama tiba di Revo, kamipun semua segera berangkat menuju Gunung Geulis Campsite agar tidak terlambat untuk mengikuti Acara Kebaktian Sekolah Sabat yang diadakan pada hari Sabat pagi tanggal 13 Oktober 2018.   Puji Tuhan, semua peserta retreat tiba dengan selamat sehingga dengan lancar acara Kebaktian SS yang dilanjutkan dengan Acara Kebaktian Khotbah dapat berjalan dengan baik.  Adapun thema Retreat tahun 2018 ini adalah: "Blessings in Unity".  Pdt. R. Hutapea dari UIKB, saat menyampaikan pembicaraannya menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan diantara umat Tuhan dewasa ini, secara khusus buat semua anggota GMAHK Kemang Pratama yang juga sebelumnya telah dibahas dalam pelajaran Sekolah Sabat oleh Pdt. Piten Sinaga selaku pendeta jemaat.   Tampak dalam photo dibawah, saya berpose dengan cucu Pipo mengucapkan Selamat Hari Sabat bagi saudara-saudara yang baru tiba, baik dengan bus maupun melalui kenderaan pribadi.





   Masing-masing peserta Retreat tinggal di sebuah tenda.  Tenda warna merah adalah bagi orang-orang muda dan tenda yang ada bed, kamar mandi dan toilet adalah buat para senior dan lansia.  Cukup nyaman juga, meskipun udara dingin namun didalam tenda cukup hangat dan nyaman.  Jempol buat panitia ya?...He he he he.......























   Seusai makan siang, acara Pathfinder pun diadakan dan disusul dengan acara P.A. yang membahas tentang Sharing dan pembahasan Rumah Tangga perihal perbedaan sifat-sifat Pria dengan wanita yang dipimpin oleh orang-orang muda dan Sdr. Ronny Kountur.   Setiap acara diselingi dengan lagu-lagu pujian kepada Tuhan Allah.   Begitu tutup sabat selesai diadakan, tidak sedikit diantara anak-anak kita yang langsung menceburkan diri ke dalam kolam yang sangat dekat dengan Aula pertemuan.  Mereka semua bergembira ria menggunakan moment bahagia itu tanpa lebih dahulu makan malam.   Setelah para peserta makan malam, semua bersiap untuk mengikuti acara  gembira pada malam minggu itu.  Banyak hiburan yang ditampilkan dan hadiah yang diberikan bagi semua pemenang lomba baik dalam acara P.A. maupun dalam acara malam gembira itu.   Semua peserta retreat merasa berkat persatuan yang dihasilkan dengan diadakannya retreat ini.  Malam itu pun di akhiri dengan istirahat yang tenang dalam tenda masing-masing,  menunggu terbitnya mentari di pagi hari.    Keesokan harinya, hari minggu 14 Oktober 2018, adalah saat dimana lagu-lagu spesial kegemaran peserta retreat dilantunkan, mengingat akan nostalgia dimasa lalu.   Roda Waktu berputaar dengan sangat cepat, tidak terasa saat untuk berpisah dari Gunung Geulis Campsite pun tiba. Masing-masing mengucapkan Sayonara,....sampai jumpa kembali di gereja kita---Blessings in Unity (Ada berkat dalam Persatuan).   Mazmur 133 : 1 " Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!".   Apakah kita boleh jumpa lagi di retreat yang akan datang?. Semoga!. Jika tidak, kita akan dipersatukan saat kedatangan-Nya yang keduakali.  

 

   
  

Jumat, 12 Oktober 2018

Pengalaman Perjalanan TOUR ke Korea Selatan: OKTOBER 2018.

Day 1 JAKARTA - SEOUL.













   Pada jam 17:10 pagi bersama isteri berangkat dari rumah ke Terminal Damri di Kayuringin, Bekasi. Dengan menaiki mobil Damri Royal tepat jam 17:40 berangkat menuju Bandara Soekarno Hatta, terminal 2D. Kamipun tiba di Bandara tepat jam 19:29 dan bergabung dengan Tour Guide Sdr.Rexy Steve bersama ke 19 orang lainnya di belakang Restaurant Maxx Coffee.  Jadi kami berjumlah 21 peserta Tour Enjoy Korea Super Promo, selain Tour Guide.  Pada jam 21:00 tiba saatnya pengurusan bagasi dan tiket serta semua passport pun dibagi-bagikan kepada seluruh peserta.  Pada jam 21:30, tour guide mengadakan briefing sejenak untuk memberikan pengarahan agar mengetahui hal-hal apa yang akan diketahui dan dilakukan dalam perjalanan tour. Setelah itu semua peserta memasuki imigrasi dan janji bertemu di ruang tunggu no.5D pada jam 23:00. Tidak lama kemudian kami pun boarding kedalam pesawat Asiana Airline dan take off pada jam 23:50.     Puji Tuhan, paginya kami pun tiba di bandara Incheon, Seoul-Korea Selatan tepat jam 09:00 pagi waktu Korea yang berbeda 2 jam lebih cepat dari waktu di Indonesia.

   

Suhu udara di Korea saat musim gugur 20 derajad Celsius.  Kami segera antri di imigrasi untuk kemudian mengambil bagasi. Semua telah diatur oleh tour guide.  Ternyata dalam tour grup kami berkenalan dengan Siska, teman Persis dulu waktu masih bekerja di PT Mane, Jakarta. Tampak berpose sejenak di Incheon International Airport bersama seorang putrinya yang turut serta dalam rombongan.  Setelah keluar dari bandara Incheon, kami pun disambut oleh Tour Guide Korea bernama Omni Christine yang sudah menyiapkan satu Bis untuk perjalanan kami selanjutnya yang dimulai pada pagi hari itu.  Tidak terasa pada jam 10:15 pagi kami pun semua masuk kedalam bis. Tour Leader Korea, Omni Christine pernah 5 tahun di UGM Yogyakarta dan di Bandung, berkuliah mengambil bidang sastra Indonesia.     Orangnya tidak mau diambil photonya.  Namun sebelum naek bis, saya sempat berphoto disamping bis kami, hehehe....

Setelah semua koper peserta disusun rapi dalam bus, perjalanan kami dimulai dengan mengunjungi desa negeri dongeng Songwol-Dong Fairy Tale Village yang merupakan daerah perumahan yang di dekor (dihias) sedemikian rupa oleh warganya dengan tema fairytale.  Untuk masuk kesini tidak diperlukan tiket alias GRATIS.



   














   Kamipun melanjutkan perjalanan ke Nami Island dan pada jam 14:10 kami berhenti dulu dan makan siang di perbatasan Nami Island.  Makanan yang dihidangkan adalah daging ayam yang sudah dipotong-potong kecil dan memanggangnya langsung didepan masing-masing, tetapi karena kami makanan vegetarian, maka sajian khusus pun disiapkan bagi kami berdua dengan isteri. Tidak lama setelah makan siang, kami pun tiba di terminal kapal Nami Maid Ferry dan naek ke dalam kapal pada jam 15:15 menuju Nami Island.  Jarak tempuh tidak begitu jauh karena pada jam 15:60 kami telah mendarat di Nami Island.

















  

   Nami Island terletak di provinsi Gangwon, salah satu pulau kecil yang sangat terkenal di Korea Selatan.  Ini adalah sebuah pulau buatan hasil dari pembangunan suatu bendungan.
   Nama NAMI diambil dari nama Jenderal Nami, yang memenangkan perang melawan pemberontak pada masa Dinasti Joseon dan diduga dikubur di pulau tersebut. Lokasi ini juga terkenal sebagai lokasi Drama TV Korea yaitu: "Winter Sonata".
   Setelah itu kami meneruskan perjalanan dan pada jam 17:38 tiba di Soyanggang Sky Walk dimana kami dapat melihat keindahan Ulamho Lake dari lantai kaca dengan panjang 156 meter.  Kemudian jam 18:00 kami diantar menuju Mt.Sorak untuk bermalam. Sebelum itu pada jam 19:40 kami singgah dulu di Restoran Sukcu untuk makan malam. Kemudian baru tiba jam 20:26 di Mt.Sorak dan menginap di HYUNDAI SOO RESORT, 153 imokro sokchosi gangwon Korea Selatan Ph:+82-33635-9090.




















DAY 3 MT.SORAK-SEOUL.
   Pada jam 07:00 kami breakfast di Restaurant lantai 10 dan pada jam 07:30 berangkat ke Mt.Sorak. Disini kami ke Gwomgeumsung Fortress dengan cable car, kami naek cable car.  Kemudian mengunjungi Shinheungsa Temple dengan Grand Bronze Buddha.


 Jam 10:00 am. berangkat ke Seoul dan tiba jam 12:00, langsung ke Pusat Kosmetic KRW Charm and charm. Disini dijual bermacam kosmetik dan para salesnya banyak dari mahasiswa Indonesia yang studi di Korea Selatan.Tapi hanya melihat-lihat saja karena tampaknya harganya tidak terjangkau sebab mahal.  Jam 13:00, kami makan siang di kota SEOUL.  Jam 14:15 berangkat lagi melalui  Blue House jam 14:30 dan langsung Ke Gyongbok Palace Museum.  Kemudian jam 16:00 menuju N. Seoul Tower untuk melihat kota Seoul dari atas ketinggian.  Malam harinya freetime shoppping di Dongdaemun Fashion Market.



















DAY 4: SEOUL:
   Pada hari ini kami diajak city tour mengunjungi Ginseng Center, Duty Free Shop dan belajar membuat KIMCHI, Jumapok dan nasi kepal. Terus menggunakan pakaian tradisional Hanbok.  Kemudian jam 13:12 kami berangkat untuk makan siang.  Pada jam 14:20 kami ke Bukchon Hanok Village (Rumah-rumah traditional Korea).
   Pada sore harinya kami menyaksikan pertunjukan Chef Show yang terkenal di Korea. 
   Setelah itu Free time di Myeongdong Street --shopping dan makan malam.









    







             






                                           
                                         
                                 









































Hari ke3 dan ke 4, kami menginap di WD Hotel, Sillim-ro 349, Gwanak-gu,Gwanak
Seoul,Korea Selatan,08760  Ph: +82 2-6746-8007

Day 5: SEOUL - JAKARTA.
   Pagi hari kami diajak ke Amethyst Showcase(Diamond Centre), Red Pine dan Korean Food & Souvenir Supermarket sebelum kami diantar ke Incheon Airport.

  

















   Pesawat yang membawa kami ke Korea Selatan ialah: Asiana Airline: Flight OZ 762 jam: 23:50 - 08.50.  Pesawat yang membawa kami dari Incheon Airport - Jakarta: Asiana Airline Flight No: OZ.761 Jam: 16:55 - 22:15.

  Maz.135:5-6 "Sesungguhnya aku tahu, bahwa TUHAN itu maha besar dan Tuhan kita itu melebih segala allah.  Tuhan melakukan apa yang dikehendaki-Nya, di langit dan di bumi, di laut dan di segenap samudera raya" 











Selasa, 18 September 2018

TOUR & RETREAT GMAHK NAZARETH, BEKASI.

   Hampir empat bulan sebelumnya, Panitia yang dipimpin oleh Sdri.Rumondang Simanjuntak telah menanyakan kami apakah mau bersedia bergabung untuk ikut Tour dan Retreat  GMAHK Nazareth ke Yogyakarta pada tanggal 15 Agustus 2018. Kami menyambut dengan ucapan terimakasih atas undangan tersebut. Setelah tiba tanggal keberangkatannya di hari Rabu itu,  maka saya pun di sore hari langsung pesan GO CAR online dan mengatakan agar kami di antar ke Pool Damri atau sekolah Polytechnic Gunakarya yang berdekatan dengan lokasi gereja dimana Bis sudah menunggu disana.

   Di sore hari pada jam 17:30 saya bersama isteri telah tiba dan langsung memasukkan koper pakaian ke dalam bagasi bis Marissa Holiday untuk disusun disana. Sementara menunggu para peserta lainnya, kami masih ada waktu untuk berpose didepan bis ini. 
    Setelah para peserta berkumpul semua maka kebaktian Permintaan doa pun dimulai dengan pembicara Sdr.R. Perangin-angin, Ketua Jemaat.  Seusai itu panitia pun membagikan snack dan siap untuk berangkat.  Sepanjang malam didalam bis diselingi dengan acara hiburan musik yang dipandu oleh supir yang bersahabat. Tiba-tiba suasana mulai hening karena semua penumpang telah tidur dengan pulasnya.  Tiada terasa pada jam 05:50 pagi kami telah tiba di wilayah Magelang.  Setelah mengadakan renungan pagi yang dipimpin oleh Sdr. Kennedy Simbolon, Ketua Jemaat, semua peserta dipersilahkan untuk mandi pagi dan setelah itu kumpul untuk sarapan pagi di restauran yang telah ditentukan oleh panitia sebagai rekanan dari Marissa Holiday.Perjalanan langsung dilanjutkan menuju Candi BOROBUDUR dihari Kamis pagi tanggal 17 Agustus 2018.
  Kemudian diteruskan dengan Volcano tour menuju ke Gunung Merapi dan melihat Batu Alien. Dan sebelum beristirahat ke Hotel, mampir sejenak di pusat penjualan kaos Yogyakarta.
Hal yang berkesan pada saat menuju gunung Merapi, semua rombongan dinaikkan ke sebuah mobil Jeep yang masing-masing bermuatan 4 orang.  Semua yang sudah lansia ditempatkan dalam setiap Jeep dan diatur agar jalannya pun tidak terlalu cepat.  Rombongan puluhan Jeep pun segera bergerak.  Para pemuda tampaknya ngebut menempuh perjalanan yang penuh tantangan karena jalan yang tidak mulus penuh lobang dan debu.  Namun jalan yang penuh tantangan ini dihadapi oleh orang-orang muda dengan lengkingan suara gembira yang terdengar sekali-sekali sepanjang perjalanan yang ditempuh. Akhirnya kami pun tiba dengan selamat dan dapat menikmati indahnya pemandangan ciptaan Allah.



 Setelah mentari terbenam di ufuk barat, kamipun kembali ke Hotel Ruba GRHA dan setelah makan malam, semua peserta tour dan retreat masuk ke kamar masing-masing.