Minggu, 07 Desember 2014

Manfaat Daun Pepaya

Pepaya merupakan tanaman yang berasal dari benua Amerika tepatnya Meksiko. Pepaya yang memiliki nama latin Carica papaya ini masuk dalam keluarga Caricaceae. Selain dimakan begitu saja sebagai buah masak, pepaya yang masih muda biasa dimasak sebagai tumis.

Begitu juga dengan daun pepaya, sering dijadikan sebagai lalapan teman makan sambal. Namun, manfaat daun pepaya bukan hanya sebatas lalapan teman makan nasi. Sejak zaman dahulu kala daun pepaya sudah dijadikan sebagai obat tradisional yang mampu mengatasi berbagai penyakit. Beberapa penyakit yang bisa diobati dengan ramuan daun pepaya antara lain cacingan, malnutrisi pada bayi, demam berdarah, dan nyeri haid. Bahkan menurut penelitian terbaru daun pepaya juga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.

Selain daunnya, akar dan getah pohon pepaya juga kerap dijadikan obat. Bahkan biji buah pepaya bisa juga dijadikan obat untuk mengatasi cacingan. Sementara bunganya sering dimasak sebagai tumis.

Kandungan Nutrisi Daun Pepaya

Daun pepaya mengandung berbagai macam zat, antara lain Vitamin A 18250 SI, Vitamin B1 0,15 mg, Vitamin C 140 mg, Kalori 79 kal, Protein 8,0 gram, Lemak 2 gram, Hidrat Arang 11,9 gram, Kalsium 353 mg , Fosfor 63 mg, Besi 0,8 mg, Air 75,4 gram. Kandungan carposide pada daun pepaya berkhasiat sebagai obat cacing.

Disamping pada daunnya, akar dan getah pepaya juga mengandung zat papayotin, karpain, kautsyuk, karposit dan vitamin.
Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan

Mengobati Demam Berdarah
Demam berdarah bisa diatasi dengan menggunakan daun pepaya. Caranya ambil 5 lembar daun pepaya atau secukupnya saja kemudian direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas saja. Air rebusa daun pepaya tersebut diminum sekaligus. Sebaiknya jangan berlebihan dalam mengkomsumsi daun pepaya ini kecuali jika sudah dalam tahap mengkhawatirkan.

Meningkatkan Nafsu Makan
Untuk meningkatkan nafsu makan, siapkan daun pepaya segar seukuran telapak tangan, sedikit garam, dan air hangat setengah cangkir. Semua bahan dicampur, ditumbuk atau diblender, kemudian disaring untuk diambil airnya kemudian diminum. Ramuan ini aman, bahkan untuk anak-anak sekalipun.

Mengobati Nyeri Haid
Campuran daun pepaya dan asam jawa, cukup efektif dalam mengatasi rasa nyeri akibat dtang bulan. Caranya, sediakan 1 lembar daun pepaya, asam jawa, garam secukupnya dan air dicampurkan dan direbus hingga matang. Untuk khasiat yang lebih baik sebaiknya diminum selagi hangat.

Melancarkan Pencernaan
Kandungan dalam daun pepaya yang dinamakan karpain sangat baik untuk saluran pencernaan kita karna karpainlah yang membantu membunuh micro organisme yang mengganggu dalam pencernaan kita. Caranya dengan mengkonsumsi daun pepaya sebagai teman makan nasi atau lalapan.

Masker Anti Jerawat
Selain bermanfaat bagi kesehatan, daun pepaya juga berkhasiat untuk kecantikan terutama dalam menghilangkan jerawat. Cara menggunakannya daun pepaya harus di keringkan terlebih dahulu, kemudian dilumatkan dan dicampur dengan air baru kemudian diusapkan ke wajah seperti halnya dengan masker pada umumnya.

Senyawa Antikanker
Dari beberapa penelitian dijelaskan, batang dan daun pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu (white milky latex), yang berpeluang dikembangkan sebagai antikanker, sebagaimana dikutip dari Journal Society of Biology. Getah ini otomatis didapatkan saat kita mengonsumsi daun pepaya, dimasak dengan cara apa pun.

Mengobati Sakit Perut Balita
Bagi para ibu yang memiliki balita sakit perut kembung, bisa diobati dengan menggunakan ramuan daun pepaya. Caranya sediakan 2 lembar daun pepaya, 3 tangkai daun dadap serep, kapur sirih secukupnya. Semua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus. Gunakan sebagai bedak dan dioleskan pada perut balita yang sakit.

Kekurangan Nutrisi pada Balita
Daun pepaya kaya dengan vitamin dan mineral. Jika balita anda mengalami kekurangan nutrisi gunakan daun pepaya untuk mengatasinya. Siapkan 1 lembar daun pepaya, cuci bersih kemudian direbus dengan 1,5 gelas air sampai mendidih, saring untuk diambil airnya. Lalu diminumkan pada balita dua sendok makan setiap hari.

Manfaat lainnya
Selain beberapa manfaat diatas, daun pepaya juga bisa digunakan untuk melunakkan daging. Jika Anda ingin memasak daging, agar empuk rebus daging bersama dengan daun pepaya. Tapi jangan terlalu banyak karena rasanya akan menjadi pahit.

Nah, itulah beberapa manfaat dari daun pepaya. Semoga bermanfaat!.

Manfaat Daun Binahong.

Binahong memiliki nama latin Bassela rubra linn dan termasuk dalam keluarga Basellaceae. Dalam bahasa Inggris tanaman ini disebut Heartleaf maderavine madevine, sedangkan orang Cina menamainya dengan sebutan Deng san chi. Binahong merupakan tanaman merambat seperti gendola yang biasa terdapat di pagar atau gapura.

Daun binahong biasa dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk mengatasi berbagai penyakit. Namun begitu, bagian batang dan umbi juga memiliki khasiat sebagai obat herbal.

Kandungan yang terdapat di daun Binahong cukup banyak di antaranya antioksidan, asam arkobat, total fenol, dan protein yang cukup tinggi sehingga bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

Manfaat Daun Binahong

Berikut ini beberapa cara memanfaatkan daun binahong untuk mengobati bermacam penyakit. Mulai dari penyakit berat hingga penyakit ringan.

Mengobati luka berdarah
 
Tumbuk atau kunyah Daun Binahong secukupnya hingga halus. Oleskan pada bagian tubuh yang bengkak atau luka secara merata. Lakukan berulang apabila luka masih basah atau kondisi luka yang parah.

Mengobati Jerawat
Ambilah 5 daun binahong atau lebih dan tumbuk hingga hancur. Langsung oleskan pada wajah Anda secara teratur. Ada baiknya jika Anda mengoleskan saat malam hari sebelum tidur. Ulangi sampai wajah terlihat halus. Nah, jika ingin hasil yang lebih maksimal ambil 5-6 lembar air daun binahong kemudian direbus dalam 2 gelas air hingga tersisa satu gelas. Bisa tambahkan
madu agar terasa lebih enak.

Pengobatan Luar
Untuk pemakaian luar, daun dan batang ditumbuk halus kemudian dioleskan pada bagian yang sakit. Bahan ini untuk menyembuhkan memar karena terpukul, kena api (panas), rheumatik, pegal linu, nyeri urat, menghaluskan kulit.

Manfaat Umbi Binahong
Selain daunnya, umbi atau rimpang tanaman binahong juga berkhasiat sebagai obat. Caranya, ambil rhizoma (umbi) secukupnya, dicuci bersih, kemudian direbus, setelah dingin disaring dan hasilnya diminum 2-3 kali sehari. Cara ini untuk menyembuhkan luka bekas operasi, maag, typus, disentri, kesegaran jasmani (tambah telur dan madu), mencegah stroke, asam urat dan sakit pinggang.

A. Kategori Penyakit berat

  1. Batuk/muntah darah : 10 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari.
  2. Paru-paru/bolong : 10 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  3. Kencing manis : 11 lembar daun binahong, direbus dalam 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  4. Sesak nafas : 7 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  5. Borok akut (menahun) : 12 lembar daun binahong, direbus dalam 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  6. Patah tulang : 10-20 lembar daun binahong, direbus dalam 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  7. Darah rendah : 8 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  8. Radang ginjal : 7 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  9. Gatal-gatal /eksim kulit : 10-15 lembar daun binahong, direbus dalam 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  10. Gegar otak ringan/berat : 10 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari.
B. Kategori Penyakit Ringan
  1. Disentri/buang air besar: 10 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  2. Ambeyen berdarah: 16 lembar daun binahong, direbus dalam 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  3. Hidung mimisan: 4 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  4. Habis bedah/operasi : 20 lembar daun binahong, direbus dalam 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  5. Luka bakar : 10 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  6. Kecelakaan/benda tajam : 10 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  7. Jerawat: 8 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  8. Usus bengkak : 3 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  9. Gusi berdarah: 4 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  10. Kurang nafsu makan: 5 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  11. Kelancaran haid : 3 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  12. Habis bersalin/melahirkan : 7 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  13. Menjaga stamina tubuh: 1 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  14. Penghangat badan: 5 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari
  15. Lemah syahwat: 3-10 lembar daun binahong, direbus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Airnya diminum setiap hari.
Sumber:
http://www.indospiritual.com/artikel_khasiat-ajaib-daun-binahong.html#.UplSTyd_QkY
http://www.vemale.com/topik/tanaman-obat/42590-wajah-mulus-dengan-daun-binahong.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Binahong

Manfaat Daun Seledri.

Merdeka.com - Sayuran berdaun hijau selalu baik untuk kesehatan. Salah satunya adalah seledri. Baik daun, batang, maupun akar seledri menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan.

Selain dikenal sebagai sayuran penambah aroma masakan, daun seledri juga dikenal sebagai tanaman obat. Berikut adalah manfaat kesehatan dari daun seledri seperti dilansir dari magforwomen.com.
  • Seledri merupakan sumber vitamin A dan juga zat besi lainnya seperti zat besi, kalium, dan mineral.
  • Banyak sayuran yang akan kehilangan vitaminnya setelah dimasak. Namun seledri berbeda. Kandungan vitamin seledri akan tetap utuh sebesar 80% walaupun telah dimasak.
  • Seledri bermanfaat untuk para atlet, karena nutrisi seledri dapat mengganti cairan elektrolit tubuh yang hilang.
  • Apabila Anda merasa gerah karena sinar matahari, Anda dapat mendinginkan tubuh dengan jus seledri.
  • Seledri dapat mengurangi keinginan Anda untuk mengonsumsi makanan manis dan makanan yang dapat membuat berat badan tubuh Anda bertambah.
  • Seledri dapat menurunkan tekanan darah dan menjaga agar ginjal Anda tetap berfungsi dengan baik.
  • Seledri mencegah pembentukan batu di kantung empedu dan juga dapat menghindarkan Anda dari sembelit.
  • Seledri juga baik untuk menghindarkan Anda dari kanker perut.
  • Seledri akan menenangkan sistem saraf Anda dan juga dapat mengontrol tekanan darah tinggi.
  • Akar seledri efektif untuk mengembalikan nafsu makan Anda yang hilang.
Walaupun kecil, ternyata seledri mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan Anda. Jangan ragu untuk mengonsumsi seledri untuk kesehatan Anda.


INFORMASI LAINNYA :
Daun seledri sudah menjadi sahabat bagi ibu rumah tangga yakni sebagai salah satu sayuran penambah aroma masakan atau lebih khusus sering digunakan sebagai penyedap sayur sop. Kandungan vitamin pada daun ini mampu bertahan hingga 80 % setelah dimasak. Namun dibalik itu ternyata daun yang sering disebut sebagai daun sop atau dalam bahasa latinya Apium graveolens ini memiliki banyak manfaat yang mungkin belum banyak diketahui oleh sebagian masyarakat.

Daun seledri mengandung banyak vitamin yakni vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, vitamin C, vitamin E dan vitamin K yang dapat digunakan untuk mencegah atau untuk mengobati beberapa penyakit. Kandungan gizi yang terdapat pada daun ini dapat digunakan untuk pencegahan penyakit dengan cara mengkonsumsinya dalam bentuk sayur.

Berikut adalah manfaat daun seledri untuk kesehatan dan penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan mengkonsumsi daun sop ini:
  • Menambah kekebalan tubuh
  • Kandungan multivitamin yang terdapat pada daun seledri berfunsi sebagai antioksidan mampu menambah kekebalan tubuh..
  • Menenangkan saraf
  • kandungan kalsium yang tinggi yang terdapat dalam daun ini di percaya mampu menenangkan saraf.
  • Membantu dalam perbaikan gigi.
  • Mencegah penyakit ginjal,
  • Memperkuat fungsi hati,
  • Melancarkan peredaran darah
  • Menambah nafsu makan
  • Mencegah sembelit,
  • Mencegah asma,
  • Menurunkan tekanan darah,
  • Pencegah anemia,
  • Mencegah obesitas
  • Membantu menjaga kelenturan aktifitas otot.
  • Memperlambat proses penuaan dini
Selain untuk pencegahan penyakit seperti diatas, seledri juga mampu mengobati beberapa penyakit diantaranya adalah masuk angin, mual, diare, tekanan darah tinggi, vertigo, rematik, asam urat, alergi, batuk dll. Selain bisa dikonsumsi langsung dalam bentu sayur, daun seledri juga dapat diolah untuk mengobati penyakitpenyakit tertentu.

Berikut adalah berbagai cara mengolah daun seledri yang dapat digunakan untuk meneyebuhkan peyakit:

Menurunkan berat badan berlebih/obesitas
Olah daun seledri menjadi jus, minumlah sebelum makan. Lakukan cara ini secara rutin hingga berat badan yang ideal terwujud.

Mengobati rematik
Untuk mengobati penyakit ini, daun seledri bisa dijadikan lalapan secara rutin. Tentunya daun seledri harus dalam keadaan bersih dan segar.

Menurunkan tekanan darah tinggi
Untuk mengobati penyakit ini caranya adalah siapkan daun seledri sekaligus sama batang dan akarnya kurang lebih 100 g, cuci ramuan ini hingga bersih terus datumbuk hinnga halus. Tambahkan 100 ml air putih, lalu masak ramuan hhingga matang. Minumlah ramuan ini 2 x sehari

Untuk meredakan batuk
Siapkan seledri lengkap dengan akar dan batangnya yang masih segar dan masih segar, dipotong-potong hingga menjadi bentuk bumbu. Tambahkan 3 gelas air putih lalu dimasak sampai mendidih. Saringlah airnya dan biarkan hingga dingin, lalu tambahkan madu secukupnya. Minumlah ramuan tersebut pagi dan sore atau menurut kebutuhan.

Mengobati mata kering
Siapkan daun seledri, daun bayam dan daun kelor yang masih segar, kira-kira 1/3 genggam, Cuci hingga bersih, Tumbuk sampai halus ramuan yang sudah kita siapkan tersebut, dan jangan lupa dicampur dengan sedikit garam dapur.Tambahkan dengan sedikit air matang kira-kira 1/3 gelas ,Aduk-aduk, kemudian saring dan ambil airnya. Minum air perasan tersebut 3x sehari

Itulah manfaat daun seledri sebagai penyedap dan obat herbal,cara yang mungkin bisa dipakai sebagai obat alternatif untuk mencegah dan mengobati penyakit tersebut diatas. Namun yang paling sederhana adalah dengan mengkonsumsi daun seledri dalam bentuk sayur sehingga dapat dinikmati sekeluarga.


INFORMASI TAMBAHAN:
Daun Seledri atau orang kadang menyebutnya juga dengan Daun Sop ini memiliki nama latin Apium graveolens, Tumbuhan ini biasanya di jadikan sebagai salah satu bumbu makanan atau masakan tak terkecuali di Indonesia. Seledri sudah di kenal sangat lama di Peradaban dan tidak di ketahui secara pasti mengenai di mana tumbuhan ini berasal, Nah untuk Indonesia tumbuhan Seledri ini masuk ke Indonesia mealui Orang-orang Belanda pada zaman Penjajahan dahulu, yang mana pada Zaman Dahulu tumbuhan ini di manfaatkan sebagai penyedap Sup, Oleh karena itulah banyak orang di indonesia kadang menyebut daun Seledri ini sebagai Daun Sup atau Daun Sop. selain untuk Masakan ternyata daun seledri juga memiliki manfaat yang beragam untuk Kesehatan tubuh maka dari itu pada kesempatan kali ini saya akan mencoba membahas mengenai Manfaat Daun Seledri ini.

Siapa sangka jika di balik daunnya yang hijau dan bertextur yang acak juga memiliki manfaat yang terkandung di dalamnya yang Luar biasanya banyak, salah satunya yang sering di sebut adalah kemampuan Daun seledri untuk menambah jumlah air kencing, dalam artian membuat air kencing menjadi lancar. Nah berikut Beberapa Khasiat Seledri yang bisa Anda Ketahui.

  Manfaat Daun Seledri :
  1. Seledri baik untuk dinding lambung dan saluran usus.
  2. Memperlambat proses penuaan(menjaga kemudaan sel)
  3. Menjaga kelenturan dan aktivitas otot
  4. Mengobati asma
  5. Mengobati diabetes
  6. Membantu melarutkan kalsium dalam tubuh
  7. Melancarkan aliran darah
  8. Menetralkan asam tubuh
  9. Melindungi otak dan sistem saraf
  10. mengobati arthritis
  11. Mengobati neuritis
  12. mengobati rematik
  13. Menurunkan tekanan darah
  14. Menjaga berat badan
Setelah mengetahui Manfaatnya, turs kita akan mencoba membahas mengenai bagai mana cara menggunakannya untuk pengobatan, nah yuk kita lihat di bawah ini.

Pemanfaatan Daun Seledri Untuk Pengobatan

Manfaat Daun Seledri Sebagai Obat batuk :
  1. Siapkan daun seledri yang masih segar dan masih utuh, (lengkap dengan batang dan akarnya)
  2. Potong-potong daun seledri tersebut, secukupnya
  3. Rebus daun seledri tersebut, dengan air 3 gelas, sampai mendidih
  4. Saring airnya dan biarkan sampai dingin
  5. Tambahkan madu lebah secukupnya
  6. Bagi menjadi dua bagian dan minum dua kali sehari pagi dan petang
Khasiat Daun Seledri Sebagai Obat Rematik :
  1. Ambil satu tangkai daun seledri yang masih segar
  2. Cuci sampai bersih, lalu gunakan daun seledri tersebut untuk lalapan saat makan.
  3. Lakukan setiap hari dengan rutin.
Manfaat Daun Seledri Untuk Mengobati mata kering :
  1. Siapkan daun seledri, daun bayam dan daun kelor yang masih segar, kira-kira 1/3 genggam
  2. Cuci bersih
  3. Tumbuh sampai halus ramuan yang sudah kita siapkan tersebut, dan jangan lupa dicampur dengan sedikit garam dapur
  4. Tambahkan dengan sedikit air matang kira-kira 1/3 gelas
  5. Aduk-aduk, kemudian saring dan ambil airnya
  6. Minum air perasan tersebut 3x sehari
Khasiat Daun Seledri Untuk Tekanan darah tinggi :
  1. Siapkan 100g daun seledri yang masih segar, kengkap dengan batang, dan akarnya
  2. Cuci bersih daun seledri yang sudah kita siapkan tersebut
  3. Tumbuk sampai halus
  4. Tambahkan 1 gelas air bersih
  5. Rebus air ramuan daun seledri tersebut
  6. Biarkan sampai dingin, selanjutnya bagi menjadi dua
  7. Minum ramuan tersebut dua kali sehari pagi dan sore.

Seledri

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas   

Illustration Apium graveolens0.jpg
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:Plantae
Divisi:Magnoliophyta
Kelas:Magnoliopsida
Ordo:Apiales
Famili:Apiaceae
Genus:Apium
Spesies:A. graveolens
Nama binomial
Apium graveolens
L.
Seledri (Apium graveolens L.) adalah sayuran daun dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Beberapa negara termasuk Jepang, Cina dan Korea mempergunakan bagian tangkai daun sebagai bahan makanan. Di Indonesia tumbuhan ini diperkenalkan oleh penjajah Belanda dan digunakan daunnya untuk menyedapkan sup atau sebagai lalap. Penggunaan seledri paling lengkap adalah di Eropa: daun, tangkai daun, buah, dan umbinya semua dimanfaatkan.

Klasifikasi dan pemerian.

Seledri telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu sebagai unsur pengobatan dan penyedap masakan. salman Tua telah menuliskannya sejak awal penanggalan modern. Linnaeus mendeskripsikannya pertama kali dalam edisi pertama Species Plantarum. Ia memasukkan seledri dalam suku Umbelliferae, yang sekarang dinamakan Apiaceae (suku adas-adasan).
Seledri adalah terna kecil, kurang dari 1m tingginya. Daun tersusun gemuk dengan tangkai pendek. Tangkai ini pada kultivar tertentu dapat sangat besar dan dijual sebagai sayuran terpisah dari emaknya. Batangnya biasanya sangat bantet. Pada kelompok budidaya tertentu membesar membentuk umbi, yang juga dapat dimakan. Bunganya tersusun majemuk berkarang. Buahnya kecil-kecil berwarna coklat gelap.
Ada tiga kelompok seledri yang dibudidayakan:
  • Seledri daun atau seledri iris (A. graveolens Kelompok secalinum) yang biasa diambil daunnya dan banyak dipakai di masakan Indonesia.
  • Seledri tangkai (A. graveolens Kelompok dulce) yang tangkai daunnya membesar dan beraroma segar, biasanya dipakai sebagai komponen salad.
  • Seledri umbi (A. graveolens Kelompok rapaceum), yang membentuk umbi di permukaan tanah; biasanya digunakan dalam sup, dibuat semur, atau schnitzel. Umbi ini kaya provitamin A dan K.

Kegunaan.

Seledri adalah tumbuhan serbaguna, terutama sebagai sayuran dan obat-obatan. Sebagai sayuran, daun, tangkai daun, dan umbi sebagai campuran sup. Daun juga dipakai sebagai lalap, atau dipotong kecil-kecil lalu ditaburkan di atas sup bakso, soto, macam-macam sup lainnya, atau juga bubur ayam.

Seledri (terutama buahnya) sebagai bahan obat telah disebut-sebut oleh Dioskurides serta Theoprastus dari masa Yunani Klasik dan Romawi sebagai "penyejuk perut". Veleslavin (1596) memperingatkan agar tidak mengonsumsi seledri terlalu banyak karena dapat mengurangi air susu. Seledri disebut-sebut sebagai sayuran anti-hipertensi. Fungsi lainnya adalah sebagai peluruh (diuretika), anti reumatik serta pembangkit nafsu makan (karminativa). Umbinya memliki khasiat yang mirip dengan daun tetapi digunakan pula sebagai afrodisiaka (pembangkit gairah seksual).
Namun, seledri berpotensi menimbulkan alergi pada sejumlah orang yang peka. Penderita radang ka'al tidak dianjurkan mengonsumsinya.
Aromanya yang khas berasal dari sejumlah komponen mudah menguap dari minyak atsiri yang dikandung[1], paling tinggi pada buahnya yang dikeringkan. Kandungan utamanya adalah butilftalida dan butilidftalida sebagai pembawa aroma utama. Terdapat juga sejumlah flavonoid seperti graveobiosid A (1-2%)dan B (0,1 - 0,7%), serta senyawa golongan fenol. Komponen lainnya apiin, isokuersitrin, furanokumarin, serta isoimperatorin. Kandungan asam lemak utama dalah asam petroselin (40-60%). Daun dan tangkai daun mengandung steroid seperti stigmasterol dan sitosterol.
Suatu enzim endonuklease yang disebut Cel1 juga diekstrak dari seledri[2] dan dipakai dalam suatu teknik biologi molekular yang disebut Tilling.

Rujukan:

  1. ^ Hiller K dan Melzig MF 2007. Die große Enzyklopaedie der Arzneipflanzen und Drogen. Elsevier Spektrum Verlag. Heidelberg. (bagian kandungan bahan)
  2. ^ Oleykowsky CA et al. 1998. Nucleic Acid Research 26:4597-4602
Semoga bermanfaat bagi kita semua!. Salam.

Sabtu, 06 Desember 2014

Nebuchadnezar..........

ch
Artikel lainnya:


Nebukadnezar, Penjahat Besar dalam Alkitab.


Raja Nebukadnezar (Nebuchadnezzar), seorang pemimpin dari Kasdim, kakaisaran yang juga dikenal sebagai Neo Babilonia, dan tercatat sebagai penjahat besar dalam Alkitab melalui militer tiada banding serta kekuatan politik tak terkalahkan selama 70 tahun. Sebuah catatan Gregory Elder, seorang professor of History and Humanities at Riverside Community College, untuk mengenal lebih dekat tentang kepemimpinan Raja Nebukadnezar. Siapakah Raja Nebukadnezar? Raja Nebukadnezar lahir sekitar tahun 630 SM dan meninggal diusia 68 tahun sekitar 562 SM. Raja Nebukadnezar, pemimpin yang paling kuat di dinasti Babilonia dan terkenal karena kemegahan ibukotanya, ahli politik, kekuatan militer yang hebat, perannya sebagai ‘penjahat terbesar’ dalam sejarah Alkitab, dan ramalan mimpi yang mengejutkan. Raja Nebukadnezar adalah anak tertua dari Nabopolassar yang sekaligus sebagai pendiri Kekaisaran Kasdim. Setelah menjabat sebagai pemimpin militer, Nebukadnezar menjadi raja setelah kematian ayahnya pada bulan Agustus 605 SM. Dengan menikahi putri Cyaxares, Raja Nebukadnezar menyatukan dinasti Median dan Babilonia. Masa pemerintahan Raja Nebukadnezar, Babilon merupakan kota terbesar di dunia. Diperkirakan luas Babilon mencakup lebih dari 1,000 atau 2,500 hektar, dengan Sungai Efrat mengalir melewatinya. Puing-puing itu masih bisa ditemukan disekitar negara Irak saat ini. Raja Nebukadnezar lebih dikenal pelajar Alkitab dalam menaklukkan kerajaan selatan Yehuda, sebuah kerajaan bagian utara Israel yang sudah hilang dan dideportasi lebih dari satu abad sebelumnya oleh orang Asyur. Tahun 586 SM, pasukan Babilonia menguasai tanah, menghancurkan kota Yerusalem, menjarah dan membakar Kuil asli yang dibangun oleh Sulaiman, dan menangkap beberapa orang sebagai tahanan Babilonia. Raja Nebukadnezar diriwayatkan dalam pembangunan Taman Gantung Babilonia untuk Amytis (istrinya) yang mengingatkan Amytis tentang tanah kelahiran di Median, Persia. Dia juga tercatat dalam pembangunan Gerbang Ishtar, salah satu dari delapan gerbang menuju kota Babilonia. Kekuatan Raja Nebukadnezar Di Timur Tengah Sebagai seorang pangeran, Nebukadnezar berjuang dalam perang ayahnya dan memenangkan kemenangan dan menentukan atas nasib bangsa Asyur dan Mesir. Dua kemenangan pertempuran membuatnya menjadi ‘orang besar’ pada zaman itu. Sedangkan di Tanah Suci, ayahnya meninggal dan Nebukadnezar menyeberangi gurun untuk mengambil tahta yang menyatakan diri sebagai Raja di Babilonia pada 6 September tahun 605 SM. Ketika Raja Jehoiakim menarik loyalitas politiknya dari Babilonia selama tiga tahun, militer Babilonia mengepung kota dan raja Ibrani meninggal. Jehoiachin, seorang putra Raja berusia 18-tahun yang memerintah Israel selama tiga bulan. Raja muda dan bijaksana memilih untuk menyerah, dan dibawa ke pengasingan beserta jarahan militer Babilonia. Pamannya, raja tua saudara Zedekia, ditempatkan di atas takhta sebagai boneka Ibrani dibawah pemerintahan Babilonia. Beberapa tahun kemudian, ketika beberapa raja-raja kecil memberontak terhadap Babilonia, Raja Zedekia mendukung mereka terhadap saran yang kuat dari nabi Yeremia. Pada tahun 587 SM, Raja Nebukadnezar kembali ke kota Yerusalem untuk terakhir kalinya. Pemberontakan Kerajaan Kecil Terhadap Kepemimpinan Raja Nebukadnezar Hari-hari terakhir Raja Zedekiah di kerajaan Yehuda (Judah) sebagai raja terakhir yang memerintah kota Yerusalem (ketika raja Babilonia mengepung kota dan siap menempatkan penduduk kota di ujung pedangnya), Raja Zedekiah telah memutuskan untuk tidak tunduk kepada Raja Nebukadnezar, membentuk aliansi dengan raja-raja kecil dalam melawan Babilonia. Waktu itu Raja Zedekia berpikir bahwa hal tersebut masuk akal dalam melawan kekuatan militer Babilonia, tapi membawanya pada kematian. Raja Zedekiah berusaha melarikan diri dari pengepungan dan ditawan. Zedekiah melihat anak-anaknya dibantai di depan matanya sendiri kemudian dibakar dengan besi panas merah dan dia dibawa pergi dalam keadaan dirantai, di penjara pengasingan. Murka Raja Nebukadnezar di kota Yerusalem sangat menghancurkan. Kota Yerusalem diserang dan dihukum melalui pedang dengan ‘pembantaian’ yang mengerikan. Kuil kuno Sulaiman dijarah dan dibakar, semua orang di kota Yerusalem dan daerah sekitarnya yang bernilai ekonomi (seperti tukang batu, pengrajin, musisi, dan terdidik) berbaris menuju ke pengasingan pada tahun 587 SM. Sebuah deportasi umum yang dilakukan Raja Nebukadnezar , mengambil siapa saja yang mungkin memiliki nilai sebagai budak, mungkin bekisar lebih dari 500 orang.


Nabonidus


Nabonidus (bahasa Akkadia: Nabû-naʾid, "(Dewa) Nabu dipuji") adalah raja Babilon yang memerintah tahun 556-539 SM. Menurut Silinder Nabonidus, ayahnya bernama Nabû-balâssi-iqbi, dan ibunya, Adad-Guppi. Putra sulungnya bernama Belsyazar, yang terbunuh pada malam tentara Persia merebut ibukota Babilon dan peristiwa ini dicatat dalam Kitab Daniel pasal 5 pada Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Diduga Nabonidus ditangkap saat melarikan diri dari Babilon dan dihukum mati oleh raja Koresh dari Persia.


Belsyazar


Belsyazar (bahasa Akkadia: Bêl-šar-usur; bahasa Inggris: Belshazzar) adalah raja terakhir Babilon sebelum direbut oleh Koresh, raja Persia. Kitab Daniel menyatakan bahwa ia adalah “raja” (bahasa Aram: מֶלֶך "melekh") pada malam jatuhnya ibukota Babel (Daniel 5:1) dan mencatat bahwa “ayah”nya (bahasa Aram: אַב "ab") adalah Nebukadnezar (Daniel 5:2,11,13,18). Ayah kandungnya bernama Nabonidus, yang menggantikan raja Ewil-Merodakh, anak raja Nebukadnezar. Nabonidus hanya bertahta selama 3 tahun, kemudian pergi ke oasis di Tayma dan di sana berbakti kepada dewa bulan, Sin. Ia menjadikan Belsyazar raja muda pada tahun 553 SM, untuk bertanggung jawab atas pertahanan Babel. Belsyazar diperkirakan memerintah selama 14 tahun, karena dicatat mati terbunuh di malam jatuhnya ibukota Babilon tanggal 15 Oktober 539 SM.


Raja bersama dengan Nabonidus


Informasi mengenai Belsyazar dan kedudukannya sebagai raja bersama Nabonidus, ayahnya, diketahui dari Silinder Nabonidus. Dalam Silinder Nabonidus, Nabonidus memohon kepada Dewa Sin sebagai berikut: “Dan mengenai Belsyazar anak sulungku, biarlah rasa takutmu kepada Ilahi yang agung mengisi hatinya dan semoga kiranya ia tidak berbuat dosa; dan kiranya ia menikmati kebahagiaan dalam hidupnya".


Catatan Alkitab


Dalam Kitab Daniel pasal 5 di Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen tercatat mengenai hari terakhir kehidupan Belsyazar: Raja Belsyazar mengadakan perjamuan yang besar untuk para pembesarnya, seribu orang jumlahnya; dan di hadapan seribu orang itu ia minum-minum anggur. Dalam kemabukan anggur, Belsyazar menitahkan orang membawa perkakas dari emas dan perak yang telah diambil oleh Nebukadnezar, ayahnya, dari dalam Bait Suci di Yerusalem, supaya raja dan para pembesarnya, para isteri dan para gundik mereka minum dari perkakas itu. Kemudian dibawalah perkakas dari emas dan perak itu, yang diambil dari dalam Bait Suci, Rumah Allah di Yerusalem, lalu raja dan para pembesarnya, para isteri dan para gundik mereka minum dari perkakas itu; mereka minum anggur dan memuji-muji dewa-dewa dari emas dan perak, tembaga, besi, kayu dan batu.


  Darius orang Media  


Darius orang Media (bahasa Aram: דָרְיָוֶשׁ מדיא "Daryawesy Medya") adalah raja yang dicatat dalam Kitab Daniel, pasal 6-9, dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Menurut Kitab Daniel, ia "menerima pemerintahan" di Babilon ketika berumur 62 tahun, setelah Belsyazar, raja orang Kasdim, terbunuh (Daniel 5:30).


Darius Agung


Darius I atau Darius Agung memerintah dari tahun 522 sampai 486 SM. Ia disebut dalam Kitab Ezra, yaitu Ezra 4:24. Pakar Alkitab umumnya tidak setuju bahwa ini sama dengan Darius orang Media dalam Kitab Daniel, karena perbedaan zaman yang besar. Sejumlah pakar yang mendukung teori ini adalah: Tremper Longman dan J. Daniel Hays. Ada sejumlah pakar sejarah yang menduga nama Darius dalam Kitab Daniel adalah kesalahan penyalin kitab di kemudian hari, yaitu raja Darius I secara keliru ditempatkan pada tahun-tahun lebih awal dari seharusnya. Ada 3 informasi pendukung yang diajukan: 1. Darius I, seperti Koresh, menaklukkan Babilon dan secara pribadi memimpin tentara Persia yang merebut ibukota pada tahun 522 SM untuk membasmi pemberontakan. 2. Kitab Daniel menyebutkan Darius mengatur kerajaan dengan mengangkat wakil-wakil raja (satrap) dan pejabat administrasi, yang cocok dengan Darius I: ia dikenal dalam sejarah sebagai raja Persia yang mengatur birokrasi kerajaannya dengan gemilang dari rapi dalam sejumlah wilayah "satrapi" (yang dipimpin oleh satrap) dan daerah pajak. 3. Darius I merupakan tokoh penting dalam sejarah Yahudi, dikenang sebagai raja yang melihat kembali titah raja Koresh untuk mengijinkan pembangunan Bait Suci di Yerusalem oleh orang-orang yang kembali dari pembuangan. (Ezra 1-6)


Gubaru.


John Whitcomb, dalam bukunya pada tahun 1959 Darius the Mede, mengatakan bahwa Darius adalah nama lain dari Gubaru (kadang-kadang dieja sebagai Ugbaru). Pandangan ini popular di kalangan orang-orang Kristen konservatif. Gubaru adalah tokoh sejarah yang dikenal sebagai orang yang sesungguhnya memimpin pasukan untuk merebut Babel dari Nabonidus. Jadi mungkin saja Koresh menghadiahi Gubaru dengan jabatan gubernur regional karena berhasil merebut ibu kota Kerajaan Babel dan praktis mengakhiri peperangan. Lebih lanjut, Alkitab mencatat bahwa Darius memerintah pada masa pemerintahan "Koresh orang Persia" dan "menerima pemerintahan" atas orang Kasdim. Gubaru atau Gobryas adalah seorang jenderal dari Koresh dan gubernur dari Gutium. Ia merebut Babilon pada bulan Tashritu (atau Tisyri) pada tahun ke-17 pemerintahan Koresh (15 Oktober 539 SM). Dua minggu kemudian Koresh memasuki kota Babilon dengan arak-arakan dan seminggu kemudian Gubaru mati. Masih dipertanyakan juga apakah Gubaru dan Ugbaru adalah 2 orang yang berbeda atau sama (dengan ejaan yang berbeda).


Tradisi Yahudi.


Talmud dan midrash menyebutkan bahwa Darius orang Media adalah paman dan sekaligus mertua dari Koresh Agung, yang disegani oleh Koresh. Setelah kematian Darius, barulah Koresh mengambil alih tahta. Menurut Josippon, Ahasyweros dalam Kitab Ester adalah putra Darius orang Media. Midrash Tanchuma menggambarkan jatuhnya Babilon seperti dalam Kitab Daniel dan menambahkan bahwa Darius mengambil Wasti, putri raja Belsyazar, sebagai istri untuk putranya, Ahasyweros.


KORESY YANG AGUNG


  Koresh Agung (atau Koresy Agung; bahasa Inggris: Cyrus the Great) adalah pendiri Kekaisaran Persia. Ia memulai kariernya selaku pejabat rendahan di bagian barat daya Iran, dia mendapat banyak kemenangan lewat pertempuran dan menguasai tiga kerajaan besar yaitu; Media, Lydia dan Babilonia. Ia juga menyatukan hampir seluruh daerah Timur Tengah lama menjadi satu negara yang membentang mulai India hingga Laut Tengah. Raja ini disebut namanya dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen karena titahnya untuk mengembalikan orang-orang buangan, termasuk bangsa Yahudi, kembali ke tanah air masing-masing, serta mengijinkan orang-orang Yahudi membangun kembali Bait Suci di Yerusalem (Yesaya 45:13; 2 Tawarikh 36:22-23; Ezra 1:1-8). Titah itu ditulis antara lain dalam Silinder Koresh, yang ditulis tahun 539 SM dan saat ini disimpan di British Museum, London.


  Penyerangan ke Kerajaan Babilonia.


  Tahun 540 SM, Koresh merebut Elam (Susiana) dan ibukotanya, Susan. Tawarikh Nabonidus mencatat bahwa sebelum perang itu, Nabonidus memindahkan patung-patung dewa ke dalam ibukota Babilon, sehingga diperkirakan perang dimulai pada musim dingin 540 SM.[12] Harran Stelae H2 - A, dan Tawarikh Nabonidus (tahun ke-17) menunjukkan Nabonidus merayakan tahun baru Akitu pada tanggal 1 Nissanu (4 April 539 SM) di Babilon. Di awal Oktober 539 SM, Koresh mengalahkan tentara Babel dalam Perang Opis, dengan sungai Tigris, di utara Babilon. Tanggal 10 Oktober, kota Sippar jatuh tanpa perlawanan berarti. Tanggal 15 Oktober, Gubaru, panglima Koresh, memasuki ibukota Babilon, tanpa perlawanan berarti dari tentara Babel. Herodotus menjelaskan bahwa tentara Persia menggunakan danau yang dibuat oleh ratu Babel, Nitokris, tadinya untuk melindungi Babilon dari serangan kerajaan Media, untuk membelokkan aliran sungai Efrat ke dalam kanal sehingga tinggi air tinggal selutut. Ini memudahkan tentara Persia untuk masuk kota melalui sungai pada waktu malam. Hal ini tidak berbeda dengan catatan dalam Kitab Daniel, bahwa raja Belsyazar dibunuh oleh tentara Persia pada waktu malam tanpa peperangan besar (Daniel 5:28). Pada tanggal 29 Oktober, Koresh masuk kota Babilon.


  Politik dan pemerintahan.


  Koresh adalah seorang pemimpin yang punya kebolehan bidang militer. Tetapi itu cuma satu sisi dari seorang manusia. Yang lebih menonjol, mungkin, adalah kebijakan cara memerintahnya. Dia terkenal amat toleran terhadap agama-agama setempat dan juga adat-istiadat mereka. Dan dia senantiasa menjauhkan diri dari sikap kejam dan ganas seperti lazimnya para penakluk. Orang-orang Babilonia, misalnya, bahkan lebih kentara lagi orang Assyria, telah membunuh beribu-ribu manusia dan mengusir semua penduduk yang dikuatirkan bakal berontak. Misalnya, ketika Babilonia menaklukkan Yudea tahun 586 SM, mereka memboyong orang Yudea ke Babilonia. Tetapi lima puluh tahun kemudian, sesudah Koresh menaklukkan Babilonia, dia beri ijin orang-orang Yahudi kembali ke kampung halamannya. Kalau tidak karena Koresh, rasanya orang-orang Yahudi itu akan musnah sebagai kelompok yang terasing di abad ke-5 SM.


  Akhir hayat.


  Tulisan kuneiform dari Babilon memberi bukti bahwa Koresh mati sekitar Desember 530 SM, yaitu dari tulisan terakhir mengenai pemerintahannya, (lempengan dari Borsippa tertanggal 12 Agustus 530 SM) dan referensi pertama mengenai pemerintahan putranya, Cambyses II (lempengan dari Babilon tertanggal 31 Agustus 530 SM) yang menggantikannya sebagai raja.

Olah Raga, Cegah Osteoarthritis.

TRIBUNNEWS.COM - Olahraga lari kini banyak digemari. Lari dinilai sebagai olahraga yang paling mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Apalagi, olahraga ini punya banyak manfaat.
Para ilmuwan menyatakan, melakukan lari dengan teratur dapat mencegah risiko seseorang tekena osteoarthritis. Osteoarthritis merupakan penyakit radang sendi yang cukup banyak diderita baik pada usia dewasa maupun orang tua. Osteoarthritis biasanya dapat merusak tulang rawan sendi.
Sebelumnya, banyak yang khawatir jika terlalu sering lari justru tidak baik bagi lutut. Namun, tim peneliti di Baylor College of Medicine di Houston, Texas, mengatakan bahwa pelari biasanya memiliki indeks massa tubuh lebih rendah (BMI). Dengan demikian, lari dapat menurunkan risiko seseorang terkena osteoarthritis pada lutut.
Mereka meneliti 2.683 peserta terhadap orang-orang yang biasa berlari dan tidak. Selama dua tahun mereka dipantau persendiannya. Hasilnya, mereka yang biasa olahraga lari memiliki risiko lebih rendah terkena osteoarthritis, dibanding yang tidak lari.
Peneliti mengatakan, pelari biasa atau yang amatiran pun tak hanya bisa menurunkan risiko osteoarthritis tetapi melindungi seseorang terkena penyakit sendi ini. Penulis utama, dokter Grace Hsiao-Wei Lo mematahkan anggapan bahwa olahraga lari berbahaya bagi lutut.
"Bagi orang yang tidak memiliki penyakit osteoarthritis sebelumnya tidak perlu membatasi kebiasaan lari. Itu tidak berbahaya bagi sendi lutut," kata Lo.
Hasil penelitian ini pun akan dipaparkan pada pertemuan tahunan American College of Rheumatology di Boston.