Rabu, 15 Januari 2020

MENJADI MURID YANG BERKEMBANG.


Pendahuluan:

   Matius 28:19,20.
   Salah satu tujuan (Tugas) utama gereja ialah: Membawa pria/wanita kepada pengenalan akan Tuhan Yesus Kristus, yakni: untuk menjadikan semua bangsa murid Kristus yang berkembang.
   Menurut ayat ini—wilayah tugasnya ialah: SELURUH DUNIA INI, sedangkan tugas ini disebut sebagai PERINTAH AGUNG dari Tuhan kita Yesus Kristus.
   Matius 28:19 “Pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku!”. Kata-kata yang di ucapkan oleh Yesus ini telah memulai suatu gerakan yang telah mengubah dunia.

   Selama 3 tahun Yesus telah mencurahkan hidup-Nya untuk memberi teladan kepada beberapa orang biasa yang sederhana—karena itu adalah murid-murid-Nya.  Mereka bersama-sama dengan Yesus ketika Ia menenangkan laut,...Memberi makan ribuan orang dengan makanan siang yang dibawa oleh seorang anak laki-laki; Membangkitkan orang yang sudah mati, dan kemudian Ia sendiri bangkit dari antara orang mati.
   Yesus berkata kepada para murid-Nya itu bahwa mereka akan melakukan hal-hal yang lebih besar lagi.
   Dan sementara Yesus meninggalkan mereka dengan kata-kata itu, mereka siap untuk bergerak!. Dengan kuasa Roh Kudus, murid-murid telah menyembuhkan orang sakit, memberi hidup kepada orang-orang yang sudah mati, dan telah menggemparkan seluruh dunia, sehingga mereka didalam Kisah 17:6 dituduh sebagai orang-orang yang telah “mengacaukan seluruh dunia”.

   Body:
   Saudara-saudaraku, para pengikut Yesus yang mula-mula dahulu, yakni murid-murid-Nya adalah orang-orang yang aktif dan penuh semangat melaksanakan perintah agung tersebut.
   Namun, ratusan tahun telah berlalu, dan gerakan itu pun terus maju.  Sekarang kita hidup dalam abad 20. Apakah yang harus kita lakukan sebagai murid-murid-Nya abad ke 20 ini?.

   Seorang Atheis terkemuka pernah mengatakan pernyataannya kepada seorang Kristen sbb: “Jika kamu orang Kristen ingin menunjukkan kepada kami bahwa Allah telah menebus kamu, sebaiknya kamu mulai bertindak seperti orang-orang yang telah ditebus”.
   Bagaimana bertindak seperti orang-orang yang telah ditebus, teristimewa di dunia kita yang penuh dengan penyakit dosa dan sudah meningkat kejahatannya ini?.
   Bertindak seperti orang-orang yang telah ditebus disini artinya bahwa:
1.  Kita harus bertindak seperti murid-murid-Nya yang mula-mula.
2.  Allah memanggil kita agar menjadi murid yang berkembang, Allah memanggil kita kepada pelayanan pemuridan.
3.  Menjadi murid Kristus yang turut mengambil bagian dalam melaksanakan perintah agung Yesus Kristus.
4.  Menjadi murid Yesus yang mau memenuhi keinginan Allah.
   Tuhan kita berkata kepada ke 11 murid-Nya, “Pergilah keseluruh dunia dan jadikanlah semua bangsa murid-Ku”.
   Satu-satunya penjelasan yang masuk akal untuk perintah itu ialah: Bahwa Tuhan kita tidak mengharapkan ke 11 murid-Nya untuk melaksanakan tugas itu sendiri.
   Jelaslah bahwa Ia mengharapkan Roh Kudus melaksanakan tugas ini melalui PEMURIDAN.
   Arti Pemuridan: KITA MENJADI MURID---Memuridkan orang-orang yang pada gilirannya akan memuridkan orang-orang lain pula bagi Juruselamat kita.  Allah akan melaksanakan perintah agung ini dengan perantaraan orang-orang seperti Anda dan saya!.  Orang Kristen adalah satu-satunya orang yang membawa suntikan untuk penyeakit dosa dan Allah ingin memakai hidup anak-anak-Nya/murid-murid-Nya untuk mengubah masyarakat.

   Sebagai seorang murid, kita harus mau memenuhi panggilan Allah yakni kepada pelayanan pemuridan, dan ikut terlibat dalam tugas ini adalah sungguh-sungguh merupakan hak istimewa bagi saudara dan saya.
   Apakah keuntungan yang diperoleh bila bersedia menyambut panggilan kepada pelayanan pemuridan?.
1.  Bahwa Ia dapat menembangkan watak pribadi yang kuat dan dinamis secara efektif.  Pada waktu seseorang menyambut panggilan ini, ia akan berkembang sebagai seorang murid dan mulai memuridkan orang-orang lain, kemudian terjadilah perkembangan watak pribadinya.  Perkembangan watak yang terjadi dalam hidup seorang murid akan mempengaruhi dan menguntungkan hal-hal seperti mata pencahariannya dan juga banyak bidang lain dalam kehidupannya.(Yakni: Unsur yang terpenting untuk mencapai sukses dalam kehidupan}.
2.  KEUNTUNGAN KEDUA:  Bertumbuh menjadi seorang pribadi yang mempunyai keinginan untuk menyenangkan Allah.  Salah satu kekuatan terbesar yang dihadapi oleh orang percaya dewasa ini ialah TEKANAN LINGKUNGAN.  Misalnya: Tekanan dari tetangga atau teman yang dapat menyebabkan dia kehilangan identitasnya.  Ada juga tekanan untuk melakukan apa yang dilakukan oleh kelompok dan pergi ke tempat mereka pergi; atau kalau tidak, ia menghadapi risiko menjadi orang luar/orang yang terasing dari kelompok tersebut.  Pada waktu seorang murid tumbuh dalam hubungannya dengan Kristus, Ia mempunyai kesempatan untuk dibebaskan dari segala tekanan lingkungan ini.  Untuk mendapatkan kepuasan, ia tidak lagi memandang kepada sekelompok teman—melainkan ia memandang kepada Kristus untuk memperoleh damai dan kepuasan yang diberikan-Nya.  Kenyataan ini memungkinkan dia untuk benar-benar hidup sebagai seorang PRIBADI.  Ia tidak usah menjadi serupa dengan orang-orang disekelilingnya, karena ia hidup bagi Yesus dan bukan bagi mereka.  Ia menjadi seorang pribadi yang mempunyai keinginan untuk menyenangkan Allah.
3.  BERKEMBANG SEBAGAI PEMIMPIN.
   Setidak-tidaknya ada 2 macam pemimpin :
a.   PEMIMPIN KARENA KEDUDUKAN:
   Contohnya:
-      Orang yang telah lulus dari Universitas dan mempunyai pangkat Letda didalam Angkatan Darat.  Setelah lulus, ia mengikuti program latihan selama 2 bulan dan segera setelah itu diserahi tugas memimpin satu peleton.  Orang-orang dalam peleton itu wajib mengikut pemimpin muda itu karena kedudukannya.
b.  PEMIMPIN KARENA PENGARUH.
   Contoh: Yesus.
   Orang mengikut Yesus karena kepribadian, karena perangai-Nya.  Orang mengikut Yesus atas pilihan sendiri.  Ia adalah seorang pemimpin karena PENGARUH.
4.  BERTAMBAH-TAMBAH DALAM HIKMAT.
   Sementara seseorang berkembang sebagai murid, Ia mengembangkan hubungannya dengan Allah dan semakin mengenal Alkitab pengetahuannya akan Alkitab semakin bertambah sehingga ia tidak hanya sekadar dikuasai oleh pancainderanya saja, karena ia memiliki dasar yang baru untuk mengambil keputusan.
   HIKMAT ALLAH:
   Apabila orang mengambil keputusan yang mutlak, ia mempunyai keyakinan bahwa keputusan yang telah diambilnya itu benar.  Keyakinan ini memberikan kepadanya TUJUAN dan Harga diri.
5.  SIKAPNYA SECARA KESELURUHAN LAMBAT LAUN BERUBAH DARI SIKAP NEGATIF KPD.SIKAP POSITIF.
   Sementara seorang murid belajar untuk menyandarkan diri pada Firman Allah dan tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh pengalaman negatif yang ada disekelilingnya, sikapnya secara keseluruhan lambat laun berubah dari sikap negatif ke sikap positif.  Ini adalah karena Firman Allah bersifat positif.
   Orang yang hidupnya dipimpin oleh Roh Kudus tidak dihantui oleh kekwatiran, kerisauan atau kemurungan yang terus menerus, karena ia telah menyerahkan hidupnya kepada Tuhan dan sekarang segala masalahnya menjadi masalah Tuhan.
   Hal ini dapat benar-benar menambah umurnya, dan pada saat yang sama juga, menjadikan tahun-tahun tambahan itu tahun-tahun yang lebih sehat.
    Ilmu kedokteran telah membuktikan bahwa keadaan mental seseorang dapat mempengaruhi tubuh jasmaninya.  Kerisauan menimbulan penyakit kulit dan serangan jantung, sedangkan kekuatiran menimbulkan sakit kepala dan banyak gangguan lain yang parah.  Karena itu, sementara seseorang berkembang sebagai MURID, sikapnya yang baru akan menjadi suatu kekuatan yang positif yang dapat benar-benar memperpanjang umurnya dan memperbaiki mutu kehidupannya.
   KESIMPULAN:
   Saudara2ku yang kekasih,...Keterlibatan kita dalam pelayanan pemuridan akan memberi kesempatan bagi kita untuk mengambil bagian dalam mengubah masyarakat, yaitu dengan melaksanakan perintah Agung dan pada saat yang sama juga kita akan mengalami perkembangan perangai/watak pribadi yang semakin menyerupai Kristus.  Dalam kehidupan ini. Seseorang mungkin dapat melibatkan diri dalam banyak hal yang dapat memberikan kepadanya kepuasan pribadi sampai taraf tertemtu.
   Tetapi, tidak ada sesuatu yang lain yang dapat menyamai KEPUASAN PRIBADI yang diperoleh dari keterlibatan dalam pelayanan PEMURIDAN.
   Keputusan untuk melibatkan diri dalam pelayanan pemuridan ini mungkin adalah merupakan salah satu keputusan terpenting yang akan anda ambil pada saat ini.
   Dapatkah Anda menyebutkan bidang lain dimana anda dapat mencurahkan waktu anda untuk pelayanan pekerjaan Tuhan?.

                                     ===o===


Kepatuhan Kepada Roh Kudus.


“Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni” (Matius 12:31)

Kesaksian
  “Tidak ada yang perlu memandang dosa terhadap Roh Kudus sebagai sesuatu yang misterius dan tidak dapat didefinisikan. Dosa terhadap Roh Kudus adalah dosa penolakan yang terus menerus dalam menanggapi undangan untuk bertobat” (Ellen White, SDA Bible Commentary, vol. 5, hlm. 1093).

   Bahkan orang-orang yang dipenuhi Roh terkadang membuat kesalahan. Abraham, Musa, Daud, dan Petrus semuanya memiliki cacat tabiat dan kegagalan sesaat pada waktu pencobaan. Bahkan Yesus dicobai (Matius 4), namun Ia tidak pernah berdosa. Jadi hanya karena kita berjalan dalam Roh pada saat ini, tidak berarti kita berada di luar kemungkinan untuk melakukan kesalahan, dan kesalahan tidak sama dengan mengeraskan hati kita dalam dosa.
 
   Seorang wanita di tahun-tahun berikutnya telah menjadi tak berperasaan, patah semangat, dan mudah marah. Dia memiliki sedikit toleransi terhadap orang lain kecuali teman-teman terdekatnya dari tahun-tahun yang telah berlalu. Ketika tamu-tamu datang ke gereja, dia sering membuat komentar yang ofensif tentang anak-anak mereka, pakaian mereka, atau sesuatu yang lain.
   Anggota yang baru dibaptis dan anggota lainnya tersinggung oleh kritiknya yang kasar. Beberapa orang menjadi sangat berkecil hati sehingga mereka tidak akan kembali ke gereja. Saya tidak tahu apa yang harus dilakukan sampai pada satu rapat penatua jemaat.
Saya bertanya kepada para penatua apakah mereka tahu mengapa orang tidak kembali ke gereja. Beberapa dari antara mereka hanya diam. Akhirnya seorang penatua berbicara,  “Pendeta, kita memiliki seorang wanita di jemaat kita yang tidak bisa mengendalikan lidahnya.
  
   Dia bergosip dan mengritik hampir semua orang. Inilah sebabnya mengapa orang tidak akan kembali ke gereja kita.” “Sudah berapa lama hal ini terjadi?” tanyaku. “Selama bertahun￾tahun,” adalah jawaban yang diberikan penatua tadi. “Mengapa tidak ada yang melakukan sesuatu tentang ini?” Saya melanjutkan. “Beberapa pendeta telah mencoba, tetapi tidak pernah ada perubahan.” “Ini tidak dapat dibiarkan,” saya berkata, “jadi inilah yang saya usulkan. Saya akan mengunjungi wanita ini dan meminta dia untuk mengubah perilakunya dalam waktu dua minggu. Jika dia tidak mau berubah, maka namanya akan dibawa ke rapat majelis berikutnya
untuk disiplin. Maukah para penatua mendukung saya tentang hal ini?” Para penatua dengan suara bulat mendukung rencana itu.
   Saya mengatur untuk mengunjungi wanita tersebut. “Saya tahu kenapa Pendeta ada di sini,” katanya ketika saya duduk di ruang tamunya. “Oh ya?” jawab saya. “Ya,” lanjutnya,  “Pendeta datang ke sini untuk berbicara tentang cara saya berbicara kepada orang-orang.” “Itu benar sekali,” saya melanjutkan, “tetapi bagaimana Anda tahu itu?” “Karena dua pendeta lain
datang ke rumah saya untuk membicarakan hal yang sama.” “Apakah ada gunanya?” Saya bertanya. “Tidak, tidak.” “Kenapa?” saya bertanya kepadanya. “Karena saya memiliki hak untuk mengatakan apa yang menurut saya paling baik, dan orang-orang terlalu sensitif. Mereka terlalu berperasaan.”
   Saya membahas perilaku Kristen menggunakan ayat-ayat seperti Efesus 4:29-31, tetapi wanita itu masih tidak mau berubah. Dengan doa di hati saya, saya berkata, “Anda memiliki dua minggu untuk mengubah perilaku Anda, atau dengan terpaksa saya akan membawa nama Anda ke majelis jemaat untuk disiplin, dan saya mendapat dukungan dari semua penatua dalam
hal ini.” “Pendeta tidak akan melakukan itu!” serunya. “Oh, ya, saya akan melakukannya kecuali Anda memutuskan untuk mengubah cara Anda berbicara kepada orang lain.” “Aku tidak percaya para penatua akan mendukungmu dalam hal ini,” katanya. “Mereka sudah mendukung saya, dan Anda dapat menanyakan kepada mereka jika Anda mau, tetapi memang
begitulah yang sebenarnya,” saya menegaskan kepadanya. Pernyataan ini membuat wanita itu duduk bersandar dan dengan sungguh-sungguh merenung dalam keheningan.
   Dengan lembut saya berkata kepadanya, “Kami semua mengasihimu dan ingin Anda menjadi bagian dari jemaat kami, tetapi perilaku ini harus berubah.”
   Sabat berikutnya dia tidak datang ke gereja. Teman-temannya menjauhi saya. Saya tahu mereka semua berjuang dengan situasi ini. Sabat berikutnya, tepat sebelum dua minggu berlalu, dia datang ke gereja. Saya berjalan untuk menyambutnya. Wajahnya tenang, tetapi dia meraih
tangan saya dan menggenggamnya dengan kuat. “Pendeta,” katanya, “saya memikirkan semua yang Pendeta katakan. Saya ingin Pendeta tahu, sekarang saya melihat dengan jelas bahwa saya telah salah selama ini. Saya harap Pendeta akan memaafkan saya, dan saya ingin meminta maaf kepada para penatua dan seluruh anggota gereja. Dengan bantuan Tuhan, saya akan menjadi wanita yang berbeda.” Matanya berkaca-kaca saat masuk, dan saya senang mengatakan bahwa dia setia pada janjinya. Orang-orang mulai kembali ke gereja, dan jemaat berkembang pesat.

   Ayat-ayat Alkitab untuk Didoakan
 Matius 12:31, 32 — Penghujatan adalah dosa dan mengambil tempat Tuhan (Markus 2:7-11; Yohanes 10:33).
 Ibrani 6: 4-6 — Orang yang benar-benar bertobat mampu berpaling kepada Yesus.
 Ibrani 4:7 — Waktu terbaik untuk menaati suara Roh Kudus adalah saat pertama kali Ia berbicara kepada Anda.
 Kisah 7:51 — Jangan menentang bimbingan dan peringatan Roh Kudus.
 Lukas 13:34 — Berikan hidupmu kepada Yesus sebelum semuanya terlambat, seperti untuk Yerusalem yang dikasihi-Nya.


Saran Doa
 Bapa terkasih, semoga saya selalu mendengarkan suara-Mu. Maafkan saya ketika saya keras kepala. Buka mata dan telinga saya untuk melihat kehendak-Mu dan berikan saya keberanian untuk menurut.
 Yesus terkasih, maafkan saya telah menyakiti-Mu ketika saya tidak mau menyerahkan dosa-dosa saya. Tolong jangan mengambil Roh Kudus-Mu dari padaku dan lembutkanlah hatiku untuk menerima petunjuk-Mu.
 Mohon maafkan kami secara gereja ketika kami belum mendengarkan suara-Mu di dalam Alkitab. Bantu kami sebagai jemaat untuk membersihkan diri dari dosa dan memulihkan kehadiran Roh-Mu di antara kami.
 Ciptakan hati yang bersih, ya Allah, dan perbarui semangat yang benar di dalam diri kami. Jangan membuang kami dari hadirat-Mu dan jangan mengambil Roh Kudus-Mu dari kami. Kembalikan kepada kami sukacita keselamatan-Mu. Kemudian kami akan mengajar orang-orang berdosa tentang jalan-Mu, dan mereka akan bertobat kembali kepada-Mu (Mazmur 51).
 Bapa, kami menjadi perantara bagi mereka yang mungkin menjadi korban keadaan atau dikendalikan oleh kecanduan. Tolong hancurkan rantai yang mengikat mereka! Semoga kami bisa memenangkan mereka kembali kepada-Mu melalui kasih dan perhatian kami.
   Tolong ajar kami bagaimana memberitakan dasar kepercayaan GMAHK dengan jelas, kreatif, dan Alkitabiah. Kiranya kasih Yesus menjadi pusat dari segala sesuatu yang kami percayai.
 Kami memohon kepada-Mu untuk mempersiapkan orang-orang muda untuk mendirikan gereja di 789 kelompok yang berada di 9 negara di Divisi Amerika Utara.
 Kami memohon kepada-Mu untuk mempersiapkan sukarelawan untuk melayani 70 kelompok di Ladang Misi Israel.
 Kami memohon kepada-Mu untuk mempersiapkan misionaris kesehatan untuk mendirikan gereja di antara 830 kelompok di 11 negara di Divisi East-Central Africa.
 Kami memohon kepada-Mu untuk peningkatan partisipasi para pejuang doa untuk berdoa bagi 2.568 kelompok di 4 negara di Divisi Asia Selatan. Secara khusus kami mengingat Hope TV di India dan Asian Aid School untuk orang-orang buta.
 Kami meminta Anda untuk membangkitkan pemimpin pemuda baru dan memberkati inisiatif pelatihan SYL (Senior Youth Leadership - Kepemimpinan Pemuda Senior).
 Terimakasih Bapa, telah mengutus Roh Kudus untuk menobatkan tujuh orang pada daftar doa kami.
 Permohonan doa lainnya:

Lagu-lagu yang Disarankan
 Tolonglah Aku Ya Allah (LSEL #275);
 Jadilah Tuhan Kehendak-Mu (LSEL #271);
 Berserah Kepada Yesus (LSEL #240);
 Ku Memilih Yesus (LSEL #252)

Selasa, 14 Januari 2020

Lagu: Home.


HOME IS WHERE THE HEART IS, MY HEART’S OWN HOME
THOUGH I NEVER REALLY HAD ONE  TO CALL MY OWN
I’VE BEEN GIVEN A KEY  BY THE CARPENTER OF GALILEE
WITH INTEREST PAID THE TITLE’S MADE  TO ME

REFF: (together).
HOME, WHERE THERE IS NO NIGHT
HOME, WHERE THE SON IS THE LIGHT
THE PLACE I’VE BEEN DREAMING OF SO LONG
LOVED ONES THERE TO WELCOME ME
BUT HIS SWEET FACE WILL BE THE FIRST I SEE.
WHEN MY JOURNEY’S OVER I AM GOING HOME.

EVERYBODY DREAMS  OF GOING HOME IT SEEMS
LATELY I AM NO EXCEPTION  TO THE RULE
BUT HOME IS SO MUCH MORE  THAN WINDOWS, WALLS AND DOORS.
IT’S A WARM EMBRACE  WHERE A SMILING FACES WATING YOU.

REFF: (together).
HOME, WHERE THERE IS NO NIGHT
HOME, WHERE THE SON IS THE LIGHT
THE PLACE I’VE BEEN DREAMING OF SO LONG
LOVED ONES THERE TO WELCOME ME
BUT HIS SWEET FACE WILL BE THE FIRST I SEE.
WHEN MY JOURNEY’S OVER  I AM GOING HOME.

ENDING:
HOME, WHERE THERE IS NO NIGHT
HOME, WHERE THE SON IS THE LIGHT
THE PLACE I’VE BEEN DREAMING OF SO LONG
LOVED ONES THERE TO WELCOME ME
BUT HIS SWEET FACE WILL BE THE FIRST I SEE.
WHEN MY JOURNEY’S OVER  I AM GOING HOME.

WHEN MY JOURNEY’S OVER I AM GOING HOME


Senin, 09 Desember 2019

1. Alkitab Hanya Dongeng?


1.  ALKITAB HANYA DONGENG?
Pendahuluan:
   Sekali peristiwa seorang perwira tentara Inggeris mendapat tugas ke sebuah pulau di Pasific Selatan yang di huni/didiami oleh penduduk yang masih dinamakan Cannibal(biadab,pemakan orang).  Pada suatu hari di melihat seorang Kepala kampung yang sudah ubanan duduk di depan gubuknya yang primitif sambil membaca sebuah buku.  Perwira itu menanyakan kepada orang tua itu: Apa yang sedang dibacanya.
   Sambil mengangkat Alkitabnya, kepala kampung itu mengatakan dalam bahasa Inggeris menurut dialek di pulau itu:
   “ME READ GOD’S BOOK” (Saya sedang membaca buku Allah).
   “Rupanya engkau sudah ketinggalan zaman, pak”, jawab perwira itu. “Di negeri saya, kami tidak mempercayai lagi buku itu. Karena kami telah dapati bahwa buku itu hanya dongeng belaka”.  Kepala kampung itu berdiam sejenak, lalu menjawab: “Mungkin benar bahwa orang orang tidak lagi mempercayai Alkitab ini di tempat tuan, tetapi buku ini telah menjadikan saya menjadi orang yang baik. Sebelum buku ini datang ke pulau ini, saya biasa memakan orang putih seperti tuan.  Tetapi sekarang saya telah di obahkan oleh Alkitab ini, sehingga tidak lagi dianggap Cannibal (pemakan orang).  Tuan, apakah tuan lebih suka saya membuang buku ini dan tuan saya panggang dan makan?.
   Saudara-saudaraku,
   Berjuta-juta orang telah merasakan kuasa Alkitab dalam hidupnya. Salah satu sebab yang terutama sehingga ada yang mengatakan bahwa Alkitab itu DONGENG ialah: Karena TIDAK SETIA menyelidikinya.
   Adakah bukti yang menyatakan bahwa Alkitab itu bukannya dongeng melainkan buku yang benar2 HISTORIS, Authontic (diakui kepastiannya) dan yang di ILHAMKAN (Inspired)?.
   BODY:
   Mari kita buka Alkitab kita dalam Daniel Fsl.2:28 (baca). “Tetapi di sorga ada Allah yg.menyingkapan rahasia2; Ia telah memberitahukan kepada tuanku raja Nebukadnezar apa yang akan terjadi pada hari2 yang akan datang...”.
   Yang hendak saya tekankan disini ialah bahwa Alkitab sendiri menyatakan salah satu cirinya, yaitu: bahwa Ia dapat menyatakan hal2 yang terjadi pada masa yang akan datang. Dia dapat menyatakan mengenai hari kemudian.  Buku Daniel ini telah ada pada zaman hidupnya Yesus Kristus didalam dunia ini. Walaupun manusia modern yang paling skeptic (yang tak percaya Allah) sekalipun, mengakui bahwa buku Daniel ini sudah ada paling sedikit 100-200 tahun sebelum Yesus Kristus hidup di dunia ini.
   Para pemimpin Kristen berpendapat bahwa buku Daniel ini sudah ada 500 tahun sebelum Yesus.
   Daniel Fsl.2 ini menceritakan mengenai seorang raja dari Kerajaan Babilon yang bernama Nebuadnezar.  Arkheology(Ilmu penemuan benda2 purbakala) membuktikan bahwa di dekat Ishtar Gate pada reruntuhan kota Babylon, setelah digali, diketemukan sebanyak 300 cuneiform tablet (blok tanah liat yang bertuliskan tulisan2 berbentu paku).  Penemu blok2 tanah liat ini ditemukan oleh Tuan Robert Koldewey.  Dalam blok2 itu terdapat nama Raja Nebukadnezar.  Jelaslah bagi kita bahwa Raja Nebukadnezar yang diceritakan di dalam Fasal ini adalah seorang manusia historis, yang memerintah pada Kerajaan Dunia yang pertama.  Pada suatu malam Raja Nebukadnezar memikirkan nasib kerajaannya. Apakah yang akan terjadi dengan kerajaannya di kemudian hari?.  Secara tidak langsung untuk kepentingan kita, dan secara langsung untuk kepentingan Nebukadnezar dan umat Allah pada zaman-Nya, maka Allah telah memberikan sebuah mimpi yang luar biasa pentingnya kepada Raja ini.
   Setelah raja terbangun dari tidurnya, pikirannya sangat kusut/kacau.  Dia mengetahui bahwa ia telah bermimpi sebuah mimpi yang dahsyat dan penting sekali.  Tetapi herannya, dia tidak dapat mengingat apa yang telah di impikannya itu.
   Dengan segera di utusnya pegawai istana memanggil para sastrawan, ahli nujum, “tukang sulap” yang mengetahui hikmat rahasia, dan orang Kasdim. Setelah mereka datang, apakah yang dikatakan oleh raja itu?.  Baca Daniel 2:3,4.....
   Raja meminta supaya mereka memberitahukan apakah ARTI MIMPI ITU.  Namun, apakah hasilnya?.  Tentu saja mereka tidak dapat memberitahukannya.  Karena biasanya harus diberitahukan dahulu apa mimpi itu baru diminta artinya.
   Raja mulai menyadari bahwa rupanya orang2 besar ini telah menipu dia dengan mengatakan bahwa mereka mempunyai hubungan dengan dewa2 sehingga dapat memberitahukan arti mimpi, sedangkan kali ini mereka tidak sanggup. Dan semuanya selama ini tidak benar.  Padahal mereka telah diberi gaji untuk hal itu.  Raja Nebuadnezzar pun marah dan memerintahkan kepada panglimanya bernama Arioch supaya membunuh mereka semuanya.  Arioch pun mengumpulkan semua ahli2 yang ada di negeri Babylon supaya sekaligus dibunuh.  Pada waktu itu di Babel ada beberapa orang tawanan bangsa Yahudi. Diantara para tawanan ada Daniel dan 3 orang temannya yang sedang mengikuti pendidikan tinggi di Istana. Daniel pun ditangkap....
   Setelah mendengar sebabnya dia ditangkap, maka dia meminta waktu untuk berdoa bersama-sama teman2nya mengenai mimpi raja itu kepada Allah.  Maka mimpi itu pun dinyatakan Allah kepada Daniel.  Marilah kita perhatikan kata2 Daniel pada waktu ia menghadap raja.  Kita akan buka dalam Daniel 2:28 “Tetapi di sorga ada Allah yang menyingkapkan rahasia2, dst... Daniel meneruskannya lagi dalam Daniel 2:31-33.
   Kemudian didalam Dan.2:38 – “tuankulah kepala yang dari emas itu”.  Alangkah bangganya raja Babel itu dan betapa mulianya Babel itu.  Nebukadnezar mempunyai alasan yang tepat untuk membanggakan negara Babylon pada waktu itu, sebab Kerajaan Babylon pada saat itu merupakan kerajaan yang makmur dan jaya.  Jadi tepat dengan lambang emas itu.
   Kota Babil didirikan dengan megahnya pada zamannya.
   Panjang kota ini kurang lebih 4 km satu sisi, mempunyai pagar tembok kota yang tinggi dan tebal.  Pagar tembok itu dua lapis dan diantara pagar tembok ini terdapat parit.  Seorang penulis mengatakan bahwa mereka mempunyai persediaan makanan bagi 1000.000 penduduknya untuk cukup selama 20 tahun.
   Apakah Firman Tuhan selanjutnya mengenai Babil?.
   Mari kita baca Dan.2:39..”Tetapi sesudah tuanku akan muncul suatu kerajaan lain, yang kurang besar dari kerajaan tuanku,..dst.  Didalam Daniel Fsl.8 kita dapati ulangan ramalan kerajaan2 dunia ini.  Disitu diberikan nama kerajaan yang menggantikan Babil yaitu: MEDO PERSIA.
   Sejarah menyatakan bagaimana KORESY, raja Persia, menyerang Babil.  Pengepungan memakan waktu cukup lama.
   Kelihatannya seakan-akan kota Babil yang kuat dan mempunyai banyak persediaan makanan ini tidak pernah akan dapat dikalahkan.  Pada saat pasukan Persia mengadakan pengepungan ke kota Babil, BELSYAZAR masih sempat mengundang 1000 menterinya untuk suatu jamuan kerajaan yang mewah dan mulia (Daniel 5).  Penduduk kota Babil mengolok-olok pasukan Persia yang mengepung.
   Sejarah menceritakan bahwa mereka melemparkan keluar melalui tembok kota yang tinggi itu berton-ton makanan kepada musuh, untuk menunjukkan kepada pasukan yang mengepung kota bahwa penduduk kota mempunyai cukup persediaan, malahan berlebih-lebihan sehingga tidak menakuti pengepungan yang diadakan.
APAKAH NUBUATAN/RAMALAN ALLAH AKAN GAGAL?.
   Apakah kerajaan emas (Kepala patung) itu tidak jadi digantikan dengan kerajaan PERAK?.
   Pada suatu malam di luar kota Babil, Koresy dari Persia mengerahkan pasukannya untuk menggali lubang/canal dibagian hulu sungai Eufrat yang mengalir melalui kota Babil, dan mengalihkan air sungai itu ke danau buatan yang digali itu. 
   Kemudian sungai Eufrat pun kering.  Ini memungkinkan Koresy dan semua laskarnya memasuki kota, karena kebetulan pintu2 gerbang kota yang terdapat pada sepanjang tepi sungai itu berada di dalam keadaan terbuka, oleh karena mabuknya para pengawal.
   Demikianlah Babil Agung jatuh ke tangan sebuah kerajaan yang kurang mulia, karena Allah sudah katakan dalam Daniel 5:28 (Baca)....Demikianlah Kerajaan Perak yaitu Persia ini memerintah tahun 538 – 331 STM sampai munculnya seorang bernama Alexander The Great (Iskandar Zulkarnain).
   Hal ini menggenapkan sabda Allah yang antara lain mengatakan dalam Daniel 2:39: “Lalu suatu kerajaan lagi yakni yang ketiga, dari TEMBAGA...berkuasa atas seluruh bumi”.
   Saudara2 yang mempelajari Sejarah, tentu mengetahui dengan jelas negara manakah yang kemudian menggantikan dominasi Persia yang jaya. Tidak lain daripada GERIKA (YUNANI).
   Dengan satu jumlah tentara yang kecil dibandingkan dengan tentara Persia, Yunani mengakhiri kekuasaan Persia.  Akan tetapi kerajaan TEMBAGA (Yunani) ini pun tidak akan tetap berdiri sebagai kerajaan dunia, karena Alkitab mengatakan bahwa setelah yang ke tiga maka akan timbullah yang ke EMPAT.
   Hal ini dikatakan dalam Daniel 2:40 (Baca)...
   Peperangan di Pydna tahun 168 STM memindahkan pemerintahan dunia dari tangan Yunani kepada tangan Romawi.
   Tetapi, apakah yang terjadi kemudian?.  Selanjutnya Nabi Daniel mengatakan kepada raja Nebukadnezar, baca: Dan.2:41..
   Saudaraku,
   Tepatlah terjadi demikian. Hanya ada 4 pemerintahan dunia yang dapat disebut kerajaan dunia.  Dan tidak akan ada lagi kerajaan dunia yang ke 5.  Setelah Babil, Persia, Yunani dan Roma, maka timbullah kerajaan2 Eropa yang dilambangkan dengan 10 jari-jari kaki dari patung itu.  Di dalam Daniel Fsl.7 diramalkan bahwa 3 dari 10 kerajaan Eropa ini akan dilenyapkan.
   Dewasa ini kita masih dapat melihat tujuh kerajaan Eropa dari yang sepuluh itu :
   Alemani (Jerman); Anglo Saxons (Inggeris); Burgundians (Swiss); Franks(Prancis); Suevi (Portugal); Lombard (Italy); Visigoth (Spanyol).
   Tiga yang dilenyapkan diantara yang 10 ini ialah: Vandals, Heruli dan Ostrogoths.
   Pada tahun 476 T.M. bangsa2 yang dilambangkan dengan 10 jari-jari kaki itu mulai menguasai daerah kerajaan besi (Roma) di Eropa.  Mengenai kerajaan2 ini, Alkitab menyatakan satu fakta yang sampai sekarang ini tidak dapat dibantah.  Kita buka Daniel 2:42,43.  “TIDAK DAPAT DIPERSATUKAN”.
   Inilah 3 kata yang menyebabkan 3 bangsa2 daripada Perang Dunia I gagal dalam mempersatukan dunia.
   USAHA-USAHA YANG SUDAH DIADAKAN:
   Pada abad ke 8 Charlemagne mencoba menjadikan Eropa menjadi negara Kristen besar; tetapi ia gagal karena Alkitab sudah mengatakan: “Tidak dapat dipersatukan”.  Napoleon Bonaparte pada abad 19 menjelajah Eropa. Dia kalahkan Austria walaupun dengan tentaranya yang serba kekurangan. Alexandria jatuh kedalam tangannya.  Lalu meneroboslah ke Rusia. Tetapi Allah telah menurunkan salju yang dingin sehingga ia terpaksa kembali dengan 13.000 saja yang sisa dari 500 000 laskarnya.  Dia mencoba mempersatukan Eropa tetapi sekali lagi kebenaran Alkitab dinyatakan: “Tidak dapat dipersatukan”.
   Napoleon gagal di Waterloo pada tanggal 18 Juni 1815.  Pada abad ke 20 muncul Mussolini, Hitler, tetapi “tanah liat” tidak dapat dipersatukan.
KONKLUSI:
   Tetapi akan datang seorang raja dan pemimpin besar yang akan mempersatukan seluruh dunia dibawah satu bendera. SIAPAKAH DIA?.  Kita baca Daniel 2:44....
   Ada 3 perkara penting didalam ayat ini sbb:
a.   Hal ini akan terjadi “pada zaman raja itu” yaitu pada zaman kita ini.
b.  Tidak akan diserahkan kepada salah satu bangsa lain yang artinya: bahwa itu bukannya pemerintahan manusia melainkan pemerintahan Allah.
c.   Bila kerajaan Allah itu tiba, itu akan menghancurkan dan meniadakan semua.
   Kembali kepada mimpi Raja Nebukadnezar. Setelah raja melihat patung yang kepalanya EMAS, dadanya PERAK, perutnya TEMBAGA, betisnya BESI dan jari-jari kaki daripada campuran besi dan tanah liat; maka kita membaca lagi keterangan Daniel dalam Daniel 2:34,35.....
   Kalau dari kepala patung itu sampai dikakinya sudah dengan tepat digenapkan nubuatan2nya, tentu kita tidak ragu-ragu dan tidak ada alasan untuk ragu-ragu akan digenapkannya satu lagi yaitu: BATU yang menimpa patung itu.
   Dengan digenapkannya ramalan2 sejarah dunia ini dengan begitu tepat, mau tidak mau kita harus menaruh kepercayaan, paling sedikit penghargaan kepada Alkitab ini yang telah menunjukkan bukti di ubahkannya manusia pemakan orang menjadi PENCINTA musuh, di ubahkannya perampok dan penipu menjadi warga negara yang baik.  Dan diatas semuanya, biarlah kita sadari bahwa Alkitab adalah buku yang historis, autentik dan di ILHAMKAN, dan bukannya buku dongengan melainkan buku yang menyatakan HARI DEPAN kita dengan tepat.

Note:
Alkitab ditulis: 1500 BC – 96 AD (jangka 1600 tahun).
Buku I : 1400 BC dan terakhir: 100 AD.


PERSEPULUHAN


KADANG-KADANG SAYA BERPIKIR BAGAIMANA CARA BERTERIMAKASIH KEPADA-NYA

Gbr:  Planet:
   Planet bumi baru saja muncul dari tangan Pencipta dalam segala kesempurnaan (Gubahan Artist kawakan).
Gbr: Sinar matahari dan bunga.
   Keindahan sinar matahari terbit hanya dapat ditandingi oleh keindahan matahari terbenam.  Danau2 yang tenang. Bunga2 yang paling indah beraneka warna. Pohon2 besar.
Gbr: Buah-buahan.
   Cabang2 pohon buah2an terjuntai kebawah yang sarat dengan buahnya yang mengundang selera.  Burung2 dari setiap jenis memenuhi udara dengan nyanyian mereka yang gembira.
Gbr: Ikan—Sungai2 dan danau2 hidup dengan ikan2nya yang indah.  Alangkah indahnya Firdaus yang dinikmati Adam dan Hawa.
Gbr: Taman dan Kejadian 2:8...  Tetapi Allah ingin mewujudkan kasih-Nya dengan cara istimewa yang lain bagi Adam dan Hawa.”Tuhan Allah membuat taman. Disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu”. (Kej.2:8).  Sebuah rumah taman tempat bagi Adam dan Hawa. Rumah yang paling menyenangkan di bumi tida akan dapat menyamai rumah taman asli itu!,
Gbr: Mesin Penghitung Uang.  Tidak ada Toserba (Toko/Pasar Serba Ada), tidak ada mesin penghitung uang di Eden àkarena Allah menyediakan makanan mereka.  (Dalam Kej.1:29, Allah memberikan buah2an dan biji2an menjadi makanan mereka).
   Adam dan Hawa menikmati kesehatan yang sempurna dan awet muda.  Mereka juga menikmati kasih yang sempurna satu dengan yang lain dan kasih kepada Allah. Dan Allah menginginkan supaya mereka membagikan kasih tersebut, karena Ia berfirman,”Beranak cuculah & bertambah banyak, penuhilah bumi”. (hafal ayat)...Kej.1:28.
Gbr: Adam & Hawa dan Kejadian 1:28.. 
   Kita melihat, Allah bermaksud supaya planet bumi didiami oleh satu keluarga besar yang berbahagia dan sehat.  Allah juga ingin memberi mereka suatu jabatan Tanggung jawab (tantangan) yang perlu untuk kesejahteraan manusia. “Berkuasalah atas ikan2 di laut dan burung2 di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi”.(Kej.1:28).  Dengan kata lain, Allah mempercayakan kepada mereka PENATAAN DUNIA-NYA.
   Karena Allah sendiri yang empunya semua, antara lain:
Gbr: Tangan pegang uang—Hagai 2:9—Kepunyaankulah....
Gbr: Kijang dan Maz.50:10,12....
Gbr: Ladang & Panen Buah: “Baik” , kata anda, “Aku bekerja dan memperoleh gajiku. Itu kepunyaanku, bukan ?.  Dalam suatu pengertian—memang demikian, namun tanpa berkat2 kesehatan, kekuatan dan kepintaran dari Allah, Anda tidak dapat memperolah apa-apa.  Ulangan 8:18 “Tuhan yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan/ kita sesungguhnya tidak memiliki apa-apa!. Allah berhak atas diri kita dan milik kita.  Kita Cuma Penatalayan Allah.
ARTI STEWARD : The Concise Oxford Dictionary, menerangkan seorang penatalayan adalah: “Seorang yang dipercaya untuk mengelola Milik Orang lain”. APA YANG DIHARAPKAN si Pemilik dari si Pengelola?.  Allah katakan kepada Adam: “Semua pohon dalam taman ini boleh kau makan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kau makan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati” (Kej.2:16,17).
DAUN MERAH dan Roma 6:16... Namun Adam dan Hawa tidak lulus ujian. Mereka adalah penatalayan yang tidak setia, dan mereka kehilangan segala sesuatu kebahagiaan kasih sayang, rumah taman mereka dan kekuasaan atas bumi.   Bahkan mereka menjadi BUDAK.
   Baca Roma 6:16—Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba...
   Setan membajak dunia dari Allah. Ia mengambil kekuasaan Adam dan Hawa.
   Gbr: Yesus dicobai : Matius 4:8,9... Kemudian ketika Kristus datang ke bumi untuk memulihkan dunia yang dirampas, setan tidak berhasil memaksanya agar berdosa.  Setelah Yesus berpuasa di padang gurun selama 40 hari, setan datang mencobai-Nya (Matius 4:8,9).
   Gbr: Orang memandang Salib.  Dengan kematian-Nya, Kristus sudah membayar harga untuk membeli kembali dunia yang hilang. Semua yang kita miliki dan diri kita sendiri, adalah milik-Nya, Ciptaan-Nya dan tebusan-Nya.  Dan sama seperti Adam dan Hawa, kita adalah Penatalayan terhadap apa yang Allah percayakan pada kita.
   Baca Roma 12:11 “Karena itu, saudara2, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup...
   Yang terbesar dari segala TALENTA yang kita miliki adalah HIDUP.  Hidup kita berasal dari Allah. Setiap denyutan jantung, setiap tarikan nafas, bahkan makanan yang kita makan, adalah pemberian Allah.  “PERSEMBAHAN YANG HIDUP” artinya: Penyerahan diri kepada pimpinan Kristus dalam kehidupan kita. Ia adalah teladan kita. Kita harus mengikut Dia.
Gbr.BUNGA
   –Mazmur 90:12 “Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian.... Setiap orang juga adalah Penatalayan WAKTU.
   Benyamin Franklin: “Waktu adalah sesuatu yang terbuat dari kehidupan”.  Memboroskan waktu adalah memboroskan kehidupan, dan kita akan bertanggungjawab untuk itu kepada Allah. Setiap orang memiliki jumlah jam yang sama dalam sehari dan jumlah menit yang sama dalam setiap jam.
Gbr. Perempuan & Matius 6:33
   “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah..... Allah menyisihkan suatu waktu khusus, yaitu HARI SABAT. Allah meminta 1/7 waktu kita supaya digunakan untuk datang berbakti pada hari Sabat.
Gbr: Perempuan & Imamat 27:30
   “Demikian juga segala Pers.persepuluhan kudus bagi..Tuhan..
   Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana harus berterimakash kepada Allah?.  Yakub mengatakan ia akan mengembalikan kepada Allah SEPERSEPULUH/Persepuluhan, dari seluruh yang diterimanya, sama seperti kakeknya, ABRAHAM.  Perintah tertulis I mengenai memberi persepuluhan/mengembalikan sepersepuluh kepada Tuhan, tercatat dalam Buku Imamat 27:30 (Buka).  Mengembalikan sepersepuluh mempengaruhi pikiran dengan kebenaran bahwa Allah adalah PENCIPTA dan SUMBER setiap berkat.
   BILANGAN 18:21..
   Dalam buku Bilangan diterangkan kepada kita tentang penggunaan Persepuluhan itu: “Mengenai bani Lewi, sesungguhnya Aku berikan kepada mereka segala persembahan persepuluhan.
Gbr: Kaabah. 
   Dalam P.L. persepuluhan itu digunakan untuk menunjang pekerjaan Allah.  Buka 1 Korintus 9:13,14. Dalam P.B. Rasul Paulus menulis: “Tidak tahuah kamu, bahwa mereka yang melayani dalam tempat kudus mendapat penghidupannya...
Gbr: Yesus. Matius 23:23.
   Yesus mengomentari sistem persepuluhan itu ketika Ia menegur para ahli Taurat dan orang2 Parisi:” Celakalah kamu...(Mts.23:23).  Ada orang yang mengatakan: “Bukankah itu hanya untuk orang Yahudi?. Boleh jadi pertanyaan ini dapat dijawab dengan baik dengan menanyakan pertanyaan yang lain: “Apakah berkat2 sorga itu hanya untuk orang Yahudi?.
   Tuhan mengatakan bahwa sepersepuluh dari segala sesuatu adalah kudus baginya (Imamat 27:30.  Persepuluhan itu bukanlah suatu pemberian yang kita berikan kepada Allah, karena itu adalah milik-Nya.  Ia hanya memberi kita kesempatan untuk mengembalikannya kepada-Nya, untuk menguji penatalayanan kita, untuk melihat apakah kita menghormati dan mengakui kepemilikan-Nya.
Gbr: Orang pandang kedepan. Maleakhi 3:8.
   Malahan Alkitab bertanya: “Bolehkah manusia menipu Allah?. Dengan cara bagaimana?. Mengenai Persemmbahan persepuluhan dan Persembahan Khusus. (Maleakhi 3:8).
Gbr.Gereja dan Maleakhi 3:10... Orang pegang uang.
   Allah menjanjikan berkat2 kepada mereka yang menghormati-Nya dengan perpuluhan dan persembahan. (Maleakhi 3:10). Ini adalah tentang kehendak Allah memberi imbalan terhadap kesetiaan kita.
   Ilustrasi:
   Pada zaman Maleakhi, ada kebiasaan pada hari raya bagi orang kaya membuka daun pintu jendela mereka dan melemparkan uang logam emas/perak kepada orang2 yang lewat.  Namun, Allah tidak berjanji untuk melemparkan hanya beberapa uang logam kecil2.  Ia mengatakan bahwa Ia akan mencurahkan begitu banyak berkat sehingga tidak ada lagi tempat untuk menaruhnya.
   Maleakhi 3:11.
   Allah juga berjanji: “Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap...
Gbr: Serahkan keranjang persembahan.
   Persepuluhan/sepersepuluh bagian dari pendapatan kita adalah milik Allah, jadi bilamana kita mengembalikan kepada-Nya, sesungguhnya kita belum memberi apa2 pada-Nya. Itu sudah milik-Nya. Tetapi persembahan, terserah kepada masing-masing kita berapa yang akan kita berikan.
Gbr.Pembatas Alkitab dan Lukas 6:38.
   Alkitab mempunyai pedoman dalam Lukas 6:38 “Berilah dan kamu akan diberi, suatu takaran yang baik, yang dipadatkan...
   Mungkin Anda berpikir, jikalau Allah yang memiliki segala sesuatu—emas, perak, ternak dan tanah—Mengapa Ia memerlukan uangku?.  Itulah rencana Allah untuk mebiayai pekerjaan-Nya di atas bumi ini.  Ia tidak pernah bermaksud membiayai gereja dengan lotrei, permainan bingo/ketangkasan.
Gbr.Gambar tulis Cheque.
   Setiap orang memberi sesuai dengan apa yang diterimanya.  Jikalau Anda memperoleh Rp.10.000,- Anda kembalikan Rp.1000 kepada Allah. Tetapi yang lebih penting daripada membiayai pekerjaan Allah ialah: Keuntungan yang diterima oleh si Pemberi.
   Bilamana kita mengembalikan persepuluhan kepada Allah, kita menyatakan penghargaan kita atas apa yang telah dilakukan Allah bagi kita, dan membuat kita tidak mementingkan diri dan tidak serakah.  Kita menjadi lebih prihatin terhadap orang misin, orang sakit, yatim piatu dan perempuan janda.  Dan bilamana kita membagikan berkat kita kepada mereka, kita bertumbuh dalam kasih dan sayang. Semakin lama semakin menjadi serupa dengan Juruselamat kita.
   Gbr: Lukas 121:19—
Ilustrasi:
   Yesus pernah menceritakan tentang seorang petani kaya yang kebunnya berhasil luar biasa dalam satu tahun.  Panen berlimpa-limpah sehingga lumbung2nya tidak muat lagi. Akhirnya ia membuat satu keputusan (Lukas 12:18,19): “Inilah yang akan aku perbuat, aku akan merombak lumbung2ku dan aku akan mendirikan yang lebih besar, dan aku akan menyimpan didalamnya segala gandung dan barang2ku”.  “Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah”.
   Ia tidak mengetahui darimana berkat2nya itu datang.  Ia tidak mengetahui Penciptanya/kewajibannya sebagai seorang Penatalayan.  Ia samasekali lupa akan orang2 miskin, yatim piatu, dan perempuan janda.  Ia hanya memikirkan dirinya sendiri.
   Gbr. Ladang dan Lukas 12:20.
   Perhatikan apa yang Allah katakan padanya: “Hai, engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil daripadamu,...(Lukas 112:20).
   Matius 16:26...
   Matius menulis:”Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia....(Matius 16:26).
   Allah ingin kita memberi kepada-Nya oleh sebab kita mengasihi-Nya.  Ia tidak menginginkan pemberian kita jika itu semuanya diberikan dengan terpaksa.
   2 Korintus 9:6,7.
   Camkanlah ini: “Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit..
   Matius 6:20,21..
   Allah mengatakan bahwa uang kita dan hati kita berhubungan erat. “Tetapi kumpulkanlah bagimu...karena dimana hartamu berada disitu juga hatimu berada”.
KONKLUSI:
   Masalah manusia modern ialah, bahwa kehidupannya telah menjadi begitu rumit dan jadwalnya begitu ketat sehingga ia lupa dan tidak mengambil waktu untuk mengingat darimana segala berkat itu datang.  Ia tidak memikirkan HARGA yang telah dibayar untuk menebusnya dari dosa.  Akibatnya, ia lalai menghormati Allah dengan waktunya, talenta2nya dan harta bendanya. 
   Kita masing-masing perlu di ingatkan setiap hari bahwa: Barang-barang yang kita sukai dan yang indah di hati kita hanyalah dipinjamkan, semuanya itu bukanlah milik kita.
   Yesus mengizinkan kita hanya menggunakannya untuk membahagiakan hidup kita.-
                                     ===0===