Selasa, 18 September 2018

TOUR & RETREAT GMAHK NAZARETH, BEKASI.

   Hampir empat bulan sebelumnya, Panitia yang dipimpin oleh Sdri.Rumondang Simanjuntak telah menanyakan kami apakah mau bersedia bergabung untuk ikut Tour dan Retreat  GMAHK Nazareth ke Yogyakarta pada tanggal 15 Agustus 2018. Kami menyambut dengan ucapan terimakasih atas undangan tersebut. Setelah tiba tanggal keberangkatannya di hari Rabu itu,  maka saya pun di sore hari langsung pesan GO CAR online dan mengatakan agar kami di antar ke Pool Damri atau sekolah Polytechnic Gunakarya yang berdekatan dengan lokasi gereja dimana Bis sudah menunggu disana.

   Di sore hari pada jam 17:30 saya bersama isteri telah tiba dan langsung memasukkan koper pakaian ke dalam bagasi bis Marissa Holiday untuk disusun disana. Sementara menunggu para peserta lainnya, kami masih ada waktu untuk berpose didepan bis ini. 
    Setelah para peserta berkumpul semua maka kebaktian Permintaan doa pun dimulai dengan pembicara Sdr.R. Perangin-angin, Ketua Jemaat.  Seusai itu panitia pun membagikan snack dan siap untuk berangkat.  Sepanjang malam didalam bis diselingi dengan acara hiburan musik yang dipandu oleh supir yang bersahabat. Tiba-tiba suasana mulai hening karena semua penumpang telah tidur dengan pulasnya.  Tiada terasa pada jam 05:50 pagi kami telah tiba di wilayah Magelang.  Setelah mengadakan renungan pagi yang dipimpin oleh Sdr. Kennedy Simbolon, Ketua Jemaat, semua peserta dipersilahkan untuk mandi pagi dan setelah itu kumpul untuk sarapan pagi di restauran yang telah ditentukan oleh panitia sebagai rekanan dari Marissa Holiday.Perjalanan langsung dilanjutkan menuju Candi BOROBUDUR dihari Kamis pagi tanggal 17 Agustus 2018.
  Kemudian diteruskan dengan Volcano tour menuju ke Gunung Merapi dan melihat Batu Alien. Dan sebelum beristirahat ke Hotel, mampir sejenak di pusat penjualan kaos Yogyakarta.
Hal yang berkesan pada saat menuju gunung Merapi, semua rombongan dinaikkan ke sebuah mobil Jeep yang masing-masing bermuatan 4 orang.  Semua yang sudah lansia ditempatkan dalam setiap Jeep dan diatur agar jalannya pun tidak terlalu cepat.  Rombongan puluhan Jeep pun segera bergerak.  Para pemuda tampaknya ngebut menempuh perjalanan yang penuh tantangan karena jalan yang tidak mulus penuh lobang dan debu.  Namun jalan yang penuh tantangan ini dihadapi oleh orang-orang muda dengan lengkingan suara gembira yang terdengar sekali-sekali sepanjang perjalanan yang ditempuh. Akhirnya kami pun tiba dengan selamat dan dapat menikmati indahnya pemandangan ciptaan Allah.



 Setelah mentari terbenam di ufuk barat, kamipun kembali ke Hotel Ruba GRHA dan setelah makan malam, semua peserta tour dan retreat masuk ke kamar masing-masing.
   Pada hari Jumat 17 Agustus 2018 setelah breakfast rombongan meneruskan tour ke Gua Pindul, Pusat penjualan Ba Phia Pathok dan sorenya di hari persiapan itu pulang ke Hotel, buka hari sabat dan beristirahat.

  Gua Pindul adalah lokasi wisata mengarungi sungai yang berliku-liku melewati sebuah goa bernama goa Pindul.  Senang melihat ibu Siagian bersama peserta lainnya turut dalam rombongan ini.
   Pada hari Sabat 18 Agustus 2018 diadakan kebaktian di Aula Hotel yang disediakan.  Pada hari Sabat ini setelah Pel.SS gabungan dipimpin oleh Pdt.BAF.Simanjuntak, gembala Jemaat Nazareth , saya diberi kesempatan untuk memberikan Seminar Singkat Rumah Tangga, dengan judul pembahasan: "Dasar-dasar Komunikasi Yang Baik". Tampak sebagian yang berphoto bersama setelah kebaktian Sabat Usai di Aula Hotel.

   Sesudah Check out dari Hotel, kami mengadakan acara P.A. di taman besar Candi Prambanan dan seusai tutup Sabat kami pun melanjutkan perjalanan pulang ke Bekasi setelah mampir sejenak di Malioboro Market.  Sepanjang malam dalam perjalanan benar-benar kami merasakan betapa besarnya pimpinan Tuhan yang telah memimpin perjalanan Retreat dan tour jemaat Nazareth.  Dihari minggu pagi jam 10:00 rombonganpun kembali menghirup udara Kota Bekasi. 
   "Perdengarkanlah Kasih setia-Mu kepadaku waktu pagi, sebab kepadaMulah aku percaya!, Beritahukanlah aku jalan yang harus kutempuh, sebab kepadaMulah kuangkat jiwaku". Mazmur 143:8.
   Melalui perjalanan ini kita telah mendengar Kasih setia Allah melalui setiap renungan pagi dan perbaktian lainnya. Biarlah kita mengangkat jiwa kita selalu lebih dekat kepada Allah pencipta Alam semesta ini. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar