Rabu, 15 April 2015

L - Arginin, Untuk Kesehatan Jantung.



L-Arginin adalah asam amino, komponen gizi yang sering disebut sebagai “blok pembangun” protein. . Asam amino seperti L-Arginine menjalankan berbagai fungsi dalam tubuh, termasuk penciptaan energi untuk digunakan sebagai bahan bakar serta pembentukan otot dan jaringan tubuh lainnya. L-Arginine sering dijual sebagai suplemen makanan dan dapat ditemukan dalam makanan kaya protein seperti daging, kacang-kacangan, dan produk susu, serta sayuran tertentu.
 Infeksi, penyakit, dan trauma, terutama dari luka parah atau luka bakar, dapat menguras pasokan L-Arginine dari tubuh.
 L-arginin (L-arginine) pertama kali diisolasi oleh ahli kimia Swiss, Ernst Schultze, pada tahun 1886 dari ekstrak biji lupin L-arginine adalah asam amino alfa. Asam amino merupakan molekul organik yang memiliki struktur molekul H2N-CH-R-COOH. Jadi secara umum, asam amino selalu memiliki rantai amina (NH2), rantai karboksil (COOH), dan satu lagi rantai komponen karbon ‘R’ yang menyertainya. Disebut asam amino alfa karena arginin terikat pada atom karbon pertama pada rantai molekul. Rumus molekul arginin adalah C6H14N4O2. Tata nama IUPAC dari senyawa ini adalah 2-amino-5-(diaminometilidin-amino) asam pentanoat. Awalan ‘L’ menunjukkan bahwa molekul arginin adalah kiral yang berarti tidak sama dengan cerminannya.

Oleh karena itu L-arginin berbeda dalam struktur dan fungsi dari molekul cerminannya. L-arginin merupakan salah satu dari 20 asam amino yang paling banyak terjadi secara alami, sekaligus merupakan komponen penyusun berbagai protein kompleks dalam tubuh. Itu sebab, asam amino ini sangat penting bagi tubuh karena memainkan peran dalam berbagai proses tubuh. Asam amino ini terutama bertindak sebagai vasodilator (zat kimia yang menyebabkan pelebaran arteri dan pembuluh darah), dan membantu produksi kreatin (zat kimia yang membantu pembentukan energi dalam tubuh).
L-arginin digolongkan sebagai asam amino non-esensial karena kemampuan tubuh untuk memproduksinya sendiri. Namun demikian, L-arginin juga tersedia dalam bentuk suplemen untuk membantu pengobatan berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi, demensia, nyeri dada, gagal jantung kongestif, disfungsi ereksi, dan klaudikasio intermiten. Namun seperti umumnya suplemen lain, dosis yang tepat perlu diperhatikan untuk menjamin efektivitas dan keamanan penggunaannya.


Tubuh orang dewasa mampu memproduksi L-arginin sendiri, namun tidak demikian dengan anak-anak pada tahap awal pertumbuhan mereka. Oleh karena itu anak-anak membutuhkan asupan eksternal L-arginin.
MAKANAN KAYA L-ARGININ
Tubuh manusia yang sehat dapat menghasilkan L-arginin untuk memenuhi kebutuhannya. Oleh karena itu dalam keadaan normal, orang dewasa tidak memerlukan suplemen arginin. Namun dalam beberapa kasus kekurangan gizi atau diet tidak seimbang atau kondisi sakit, mengonsumsi makanan kaya arginin mungkin diperlukan.
Berbagai sumber makanan yang mengandung L-arginin diantaranya adalah susu, keju, yoghurt, telur, dan daging. Jika Anda seorang vegetarian dan perlu tambahan asupan L-arginin (L-arginine), dapat memenuhinya dari oatmeal, gandum, granola, kedelai, kacang buncis, dan semua jenis kacang-kacangan.
PENGARUH L-ARGININ UNTUK KESEHATAN
L-Arginin adalah asam amino yang terbaik dan dikenal sangat bermanfaat bagi kardiovaskular. Di dalam tubuh, L-Arginin diubah menjadi NO, yang akan membuat rileks pembuluh darah arteri dan mengatur ketegangan dan kelenturan pembuluh darah. Hal ini akan mengurangi tekanan pada jantung, membantu menjaga tekanan darah dan kekentalan darah pada tingkatan yang normal, dan membantu meningkatkan sirkulasi dan fungsi kardiovaskular secara keseluruhan. Di banyak kalangan, juga diyakini memiliki efek positif pada kondisi mulai dari disfungsi ereksi sampai diabetes dan migrain, dan ada bukti bahwa L-Arginine membantu tubuh untuk pulih lebih cepat setelah cedera atau operasi.


L-ARGININ UNTUK JANTUNG
Pengerasan pembuluh darah (arteriosklerosis) akibat penumpukan lemak darah atau plak merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung. Hal ini terjadi karena dinding arteri menjadi lebih kaku atau mengeras sehingga terjadi penyempitan. Untuk mencegah serangan jantung atau stroke akibat penyempitan tadi perlu dilakukan pelebaran daerah yang menyempit atau pembedahan bypass pada pembuluh darah jantung. Selain jalan operasi, sebenarnya arteri yang mengeras tadi bisa dibuat lebih rileks dengan kandungan l-arginin. Menurut Dr J Joseph Prendergast, l-arginin berfungsi sebagai stimulator untuk memproduksi nitrogen monoksida (nitric oxide/NO) bagi perlindungan kardiovaskular yang kuat.
“L-arginin memengaruhi seluruh sistem kardiovaskular karena ia (l-arginin) bisa membuat arteri rileks sehingga darah mengalir lebih baik ke seluruh tubuh. Kita tidak bisa lagi mengabaikan kekuatan kandungan ini,” kata Prendergast, seorang periset l-arginin terkemuka pada seminar kesehatan “The Power of L-arginin” di Jakarta, Senin (26/12/2011).
Ia menuturkan, tiga peneliti, yaitu Robert F Furchgott, Louis J Ignarro, dan Ferid Murad, telah mengidentifikasi peran NO ini sebagai molekul sinyal dengan kemampuan untuk membantu meningkatkan komunikasi antar-sel-sel dari sistem kardiovaskular. Penemuan ini membuahkan hasil Hadiah Nobel 1998 untuk bidang fisiologi dan kedokteran, serta menempatkan NO sebagai bintang nutrisi.


Fungsi NO salah satunya adalah sebagai vasodilator, yaitu zat yang dapat menyebabkan terjadinya dilatasi (pelebaran) pada pembuluh darah yang kuat. NO memperlebar arteri, yang pada gilirannya membantu mengatur tekanan darah dan meningkatkan aliran darah ke organ vital.
“NO secara alami diproduksi oleh sel endotel pada arteri, tetapi, sama seperti gas, hanya memiliki umur beberapa detik. Peningkatan produksi NO, yang dirangsang oleh l-arginin, akan mencegah molekul dari ketidakaktifannya dan memberikan banyak manfaat bagi sistem kardiovaskular dalam jangka panjangnya,” tutur Prendergast.


Sumber: Smart Detox Makassar, Detox Your Body Proargy9plus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar