Kamis, 13 Desember 2018

Apakah Makna Perjamuan Tuhan?


Related image
Pendahuluan: Baca 1 Korintus 11:23-33.

Perhatikan dalam ayat 24, Yesus berkata: ”Perbuatlah ini”. 
   Yesus mengharapkan agar setiap orang Kristen menjalankan perjamuan Tuhan.  Ini bukan sesuatu yang opsional (bisa pilihan), melainkan merupakan perintah langsung dari Yesus.
Ilustrasi:
   Pada suatu saat ada beberapa orang yang mengatakan kepada seorang Pendeta, bahwa mereka mengasihi Yesus, tetapi mereka tidak mau menjadi bagian dari gereja-Nya.
   Kemudian pendeta itu mengingatkan mereka tentang Alkitab yang berkata dalam Yoh.14:15 “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan  menuruti segala perintah-Ku”.
   Lalu orang itu mengatakan: “Ya, saya tahu”.
   Kemudian pendeta  bertanya kepadanya, kapan terakhir kali dia mengambil bagian dalam Perjamuan Tuhan?.  Dia mulai gagap dan akhirnya berkata: “Itu tidak penting”.
   Saudara2ku,...ya,..dia telah salah karena Yesus telah mengatakan bahwa kita harus melakukannya untuk mengingat-Nya.
   1 Kor.11:24 “perbuatlah ini untuk menjadi peringatan akan Aku”.
   Ilustrasi:
   Seorang petobat baru pada suatu malam mendatangi seorang pendeta, disaat sedang mempersiapkan perjamuan Tuhan dan bertanya:
“Apakah artinya Perjamuan ini?”. Apakah kita mau melakukan diet?.  Karena yang dia lihat ada beberapa roti yang kecil-kecil dan gelas2 kecil berisi jus anggur.
  
BODY:
   Baiklah saudara2ku,...saat ini dalam 5 kata, saya ingin mencoba memberikan maknanya Perjamuan Tuhan itu:

I.            PERJAMUAN TUHAN adalah suatu Ekspresi
       (ungkapan, pernyataan): 1 Kor.11:24).
  “dan sesudah itu Ia mengucap syukur atas-
 nya; Ia memecah-mecahkannya nya dan berkata:” Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!”.
  
   Kita mengekspresikan kasih kita untuk Yesus, karena itu adalah cara yang dapat kita katakan kepada Yesus: Kami mengasihi-Mu, kami ingat akan apa yang Engkau telah lakukan untuk kami.
 
 Ilustrasi:
   Pada minggu pagi, 07 Des.1941 : 350 pesawat perang Jepang telah membom Pearl Harbour, 18 kapal perang tenggelam atau dihancurkan. Ada 3581 prajurit tewas atau terluka.
   Jadi seruan(jeritan) perang Amerika saat memasuki PD.II adalah semboyan(motto) ini:
“Ingatlah Pearl Harbour”.
   Di meja Perjamuan Tuhan hari ini, kita juga memiliki seruan perang dan itu adalah:”Ingatlah Yesus Kristus”.
   Kita harus mengingat  harga keselamatan kita yang tinggi (yang mahal).  Dimana itu gratis untuk Anda dan Aku, karena itu mengorbankan Yesus, tubuh dan darah-Nya.  Dia telah membayar semuanya dengan hidup-Nya sendiri.
   Dalam Mazmur 34:21 “Ia melindungi segala tulang-Nya, tidak satupun patah”.
   Dikatakan bahwa tidak ada tulang Yesus Kristus yang akan dirusakkan (be broken). 
   Dan itu digenapkan saat tentara Romawi itu datang untuk mematahkan kaki-Nya dan menemukan Dia sudah mati.  Namun Yesus berkata, “ini adalah tubuh-Ku, yang telah hancur (remuk) bagi kamu”.
*Ia digantung sejak sekitar pukul 09:00 pagi; Pukul 12:00 – 15:00 sore kegelapan melanda daerah itu.  Pukul 15:00 – 18:00 Yesus mati.
   Kita harus mengingat tubuh-Nya, yang telah hancur dalam banyak cara:
àPunggungNya telah remuk karena cambuk.
    Mereka mematahkan busurNya dengan mahkota duri. Mereka meremukkan pipiNya ketika mereka merobek roti dari wajah-Nya. Mereka merusak tangan-Nya, ketika mereka menghunjamkan paku-paku menusuknya.  Dibagian sisi tubuh-Nya hancur ketika mereka menusukkan tombak kesisi-Nya.  Kita tidak boleh lupa bahwa tubuh Yesus Kristus telah diremukkan diatas salib untuk Anda dan saya.
II.PERJAMUAN TUHAN adalah Explanation
      (Penjelasan): 1 Kor.11:26.
“Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang”.)”For as ye eat this bread, and drink this cup, ye do show  the Lord’s death till he come”.
   Perkataan “show” (menunjukkan) disini berarti to tell (memberitahu/memberitakan), to explain (menjelaskan).
   Jadi setiap kali kita berkumpul di meja Tuhan, kita sedang mengkhotbahkan sebuah khotbah bahwa Kristus adalah Juruselamat dunia melalui kematian-Nya di atas salib.
   The Lord’s supper is both a picture and sermon which proclaim ...
·        The Lord’s death.
·        The Lord’s return.

 III.PERJAMUAN TUHAN adalah suatu
      Expectation (Harapan).
Baca 1 Kor.11:26b “Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang”.
   Ketika kita datang ke meja Tuhan, kita bersaksi bahwa suatu hari kita akan diangkat bersama-sama di udara oleh Tuhan pada saat kedatangan-Nya yang keduakali.
   Kristus yang lahir di Betlehem, Kristus yang disalibkan di kayu salib, Kristus yang bangkit dari kubur, Kristus dengan siapa kita kita bersekutu bersama pada hari ini,...Kristus ini akan datang kembali.
   Pada saat kita melihat dunia sekitar kita pada pagi hari ini, kita melihat beberapa hal yang buruk.  Kejahatan ada dimana-mana, di kota-kota dan di pedesaan; Konsumsi alkohol dan narkoba sedang menghancurkan kehidupan orang; keluarga sedang dicabik-cabik oleh iblis; semua jenis dosa berlimpah dimana-mana.
   Namun, ketika kita datang ke meja Tuhan pada hari ini, kita masih bisa bahagia ditengah-tengah dunia yang bermasalah, karena Yesus suatu hari nanti akan membawa kita keluar dari dunia ini ke tempat yang lebih baik di surga.
Ilustrasi:  Pengalaman berlayar ke Belitung.
à(1979 – 1984)àSatu grup Penginjil berlayar dari Pangkal Pinang, Bangka  menuju Tanjung Pandan,Belitung. Saat ditengah lautan, awan hitam, angin bertiup, hujan turun dan ombak menerjang sisi kapal dan air laut terpercik kedalam, sehingga membuat kami harus tiarap dalam kapal mencari tempat yang aman.  Tapi akhirnya kami berhasil melewatinya, dan ketika badai itu tiba-tiba berakhir dan matahari bersinar menembus awan.  Itu adalah saat yang menyenangkan untuk kembali ke rumah dan jauh dari badai.
   Dengan cara yang sama suatu hari nanti, kita akan berpindah ke tempat  yang lain dan kita akan berada di sorga, jauh dari badai kehidupan ini.
IV.PERJAMUAN TUHAN adalah suatu Exmination  (Ujian).
1 Kor.11:28 “Karena itu hendaklah tiap-tiap org.
  menguji  dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu”.
  Beberapa orang ada yang berkata,... saya tidak akan mengikuti Perjamuan Tuhan, karena saya tidak layak.
   Mereka sebenarnya tidak menyadari bahwa tidak satupun dari kita yang layak.  Hanya ada satu, dan nama-Nya adalah Yesus.
   Wahyu 5:12 “katanya dengan suara nyaring:”Anak domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian”.
   Mari kita baca 1 Kor.11:31 :”Kalau kita menguji diri kita sendiri, hukuman tidak menimpa kita”.
   Ketika Yesus memberitahukan mengenai penghianat: Baca Matius 26:21-25....
   Kita harus seperti para murid pada saat perjamuan pertama, ketika mereka berkata, “Tuhan, apakah itu saya”? (Mts.26:22 “Bukan aku ya Tuhan?”).
   Pada saat seorang Kristen menolak untuk mengambil perjamuan Tuhan, mereka berarti berkata, saya menolak untuk menguji/memeriksa diri saya sendiri, saya menolak untuk bertobat dari dosa-dosa saya.    Perintah untuk perjamuan Tuhan adalah untuk semua.
   Sekarang dikatakan, seseorang harus memeriksa dirinya sendiri, bukan tetangganya atau orang lain.  Periksa (ujilah) dirimu sendiri.
   Apakah anda itu tanpa Kristus?. Datanglah pada-Nya saat ini.
   Ilustrasi:
   Dalam Artikel Readers Digest, July 2000.  Ken Philip menceritakan sebuah tragedy.  Seorang ayah sedang bermain-main di Grand Canyon. Dia membuat dia seperti jatuh di tepian (dipinggir tebing). Niatnya adalah melompati pinggiran itu dan mendarat dengan tepat dibawah. Tetapi lompatannya meleset dan jatuh dari ketinggian 600 m, nyaris menuju kepada kematiannya.
   Dengarkanlah saudara2ku,...Jika Anda berada disini tanpa Kristus, Anda sedang berdiri pada jurang spekulasi/pertaruhan kekekalan dengan jiwa Anda.  Dan dimana Anda mendarat itu adalah tempat yang disebut Neraka.  Anda akan terjun kepada kematian kekal Anda.  Saudara-saudaraku,..janganlah bertaruh/berspekulasi dengan jiwa Anda.  Ambillah/ikutlah ujian.  Terimalah Kristus pada hari ini.  Saudara2ku,...bagaimanakah dengan Anda?. Periksalah dirimu sendiri di depan meja. 
   Berapakah  suhu temperatur iman Anda, panas atau dingin?.
V.PERJAMUAN TUHAN adalah suatu dorongan,
  Menyemangati –an encouragement.
1 Kor.11:33 “Karena itu saudara2ku, jika kamu berkumpul untuk makan, nantikanlah olehmu seorang akan yang lain”.
   Dalam ayat ini, 5x Paulus mengatakan “Come together”—datanglah bersama-sama.
   Dia berkata, ketika Anda datang ke meja Tuhan, jangan hanya berpikiran apa yang akan Anda dapatkan, tetapi juga tentang orang lain.
   Tanyakanlah, bisakah saya mendorong, menyemangati seseorang hari ini?.
   Dapatkah saya membantu saudara dan saudari saya didalam Kristus?.  Saya tidak bisa membayangkan kalau saya mengambil Perjamuan Tuhan sendirian.
   Saya membutuhkan/memerlukan Anda semua.
   Saya memerlukan kehadiran Anda untuk menyemangati saya.
   Konklusi:
   Perjamuan Tuhan adalah merupakan bagian central dari ibadah bagi seluruh tubuh umat percaya.

Ingatlah 5 makna Perjamuan Tuhan:
1.  Suatu ekspresi kasih kita bagi Yesus.
2.  Suatu penjelasan bahwa Kristus adalah Juruselamat dunia melalui kematian-Nya diatas salib.
3.  Suatu harapan bahwa suatu hari nanti kita akan diangkat keatas awan2 pada saat kedatangan Yesus yang keduakali.
4.  Suatu ujian diri sendiri/pemeriksaan diri.
5.  Suatu dorongan bagi orang lain (Menyemangati ) orang lain.
               Amin.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar