Kamis, 22 Januari 2015

Evangelisasi, pekerjaan yang sangat penting.

”ALLAH sebenarnya dapat mencapai tujuanNya dalam menyelamatkan orang berdosa tanpa bantuan kita; akan tetapi supaya kita dapat mengembangkan suatu tabiat seperti tabiat Kristus, wajiblah kita mengambil bagian dalam pekerjaanNya. Untuk dapat menikmati kegiranganNya,-- kegirangan melihat jiwa-jiwa yang ditebus oleh pengorbananNya, wajiblah kita mengambil bagian dalam segenap pekerjaanNya untuk penebusan mereka itu.”
Kerinduan Segala Zaman, hal 140
“Tabiat Jemaat yang sebenarnya di ukur, bukan dengan pengakuan yang dibuatnya…, Tetapi dengan apa yang benar-benar di lakukannya bagi Tuhan dan dengan jumlah mereka yang bekerja dengan setia dan sabar.” RH Sept 6,1881
“Engkau bersalah di hadapan Allah kalau engkau tidak berusaha sekuat tenaga membagikan air hidup ini kepada orang lain.” Historical Sketches, hal.291
Pekerjaan yang sangat penting dari gereja adalah evangelisasi, tanpa itu gereja tidak dapat berdiri. Gereja di bentuk untuk pusat pekabaran dan misi khusus adalah membawa injil keseluruh dunia.” Ev,694
“Bilamana ada aktivitas lain di dalam gereja yang mengancam atau menggantikan aktivitas “Evangelisasi dengan aktivitas yang lain, dapat di pastikan bahwa itu adalah alat setan, dan itu tidak sah.” Ev.694 .
KESIBUKAN:
Sibuk. Satu kata. Benar, kita semua sibuk. Pada posisi, pekerjaan masing-masing. Kesibukan, menemani perjalanan manusia dan kita. Anda pernah terjebak? Pekerjaan menggunung, tanggung jawab semakin besar. Namun masalahnya, kesibukan ini kita jadikan dalih, untuk membenarkan diri. Mari menginjil, maaf saya sibuk. Ayo ke KPA, maaf saya sibuk. Kita telah dan mendirikan kebohongan.
Kesibukan berhubungan dengan waktu. Di setiap tempat orang berkelahi dengan waktu. Sehingga orang tidak memiliki lagi waktu untuk dirinya sendiri, keluarga apalagi dengan Tuhan.
Sibuk, menjadi kata yang popular di tengah masyarakat, juga di masyarakat Advent. Menyebabkan hari kemarin, mungkin juga hari ini kita telah lewati tanpa membaca Alkitab. Tanpa terlibat menginjil.
Dalam aksara Cina, kata "sibuk" berarti "kematian hati" atau "hati yang mati" Kesibukan sanggup membunuh "rasa" kita, "mati rasa" Catatan buku Nehemia pasal 13, tentang kematian hati, kematian
kepekaan Israel terhadap kesucian Sabat. Delapan kali Nehemia menggunakan kata Sabat. Orang di Yehuda mengirik, memeras anggur, memuat dan mengangkut gandum, anggur dan ara. Menjual makanan pada hari Sabat. Dan Yehuda berbelanja ikan dan barang lain pada hari Sabat. Perasaan mereka telah mati? Untuk menjaga awal dan akhir Sabat. Ayat 21-Nehemia berkata: Kalau kamu berbuat itu sekali lagi, akan kukenakan tanganku kepadamu. Satu teguran keras Tuhan melalui seorang pemimpin. Nabi Nehemia. Bagaimana? Apakah hati saya mati?
Kesibukan akan mencuri dan merampas hal berharga dalam hidup kita. Sibuk menyebabkan kita kehilangan kepekaan terhadap Tuhan dan sesama. Dan lama kelamaan menyebabkan kita tidak peduli pada orang di luar diri kita.
II Korintus 10:16 Paulus menulis: Ya, kami hidup, supaya kami dapat memberitakan Injil. Hidup kita besok, karena kita menginjil hari ini. Saya hidup hari ini karena saya menginjil kemaren. Menginjil dalam arti luas. Konsep sederhana. Saya mempercayai konsep ini, karena saya mengalaminya dan merasakannya hingga sekarang.
Ketika matahari terbenam Jumat sore ini,kita telah mengakhiri satu ronde waktu, waktu untuk bertanding. Berperang.
Saya bagikan beberapa ayat yang telah menjadi kekuatan bagi saya:
1. Filipi 4:13. I Samuel 17:34-37 Bertandinglah dengan segala kekuatan Tuhan. Bukan kekuatan saya. Memikul beban 50 kg selama 6 hari yang lalu, akan memampukan kita memikul beban setidaknya 52 kg untuk satu ronde pertanding- an berikutnya
2. Yosua 14:13-14 Penantang-penantang, lawan-lawan kita untuk ronde berikutnya adalah musuh-musuh raksasa. II Samuel 21:20-22. Musuh yang lebih kuat dari sebelumnya. Tapi ingat! Ikuti terus Tuhan, Allah Israel, maka kita akan jadi pemenang-pemenang dan pahlawan-pahlawan Tuhan. Bila saya berada di wilayah peperangan Kiryat Arba, berhadapan dengan kekuatan-kekuatan raksasa jahat, atau menghadapi orang Gibeon yang licik, Tuhan akan memberikan kuasa membaca dan mengalahkan penipuan
3. Bilangan 23:23, Ulangan 18:9-22 Tidak ada mantera dan tenung setan yang dapat merubuhkan kita dalam ronde pertandingan sekarang dan berikutnya. Karena Tuhan Pencipta kekuatan kita,
 4.Yoel 3:10. Setiap petanding harus berkata: Aku ini pahlawan. Saat itu seluruh kekuatan bantuan surga akan dikirim kepadamu.
EG White, Maranatha, halaman 261: "Semboyan kita haruslah, Maju, maju terus! Malaikat-malaikat surga akan mendahului kita untuk menyediakan jalan".

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar