Kamis, 02 Juli 2015

1. Sifat Misionaris Allah.


I. SIFAT MISIONARIS ALLAH (27 Juni - 3 Juli 2015).
  Bacaan: Kej.1:26-28; 2:15-17; 1 Yoh.2:16; Yoh.3:14,15; 2 Kor.5:21; Mat.5:13,14.
 Ayat : Yesaya 55:4
Pembahasan:
1. Diantara umat Kristiani, ada 2(dua) pandangan yang menonjol :
i. Bahwa hal-hal/semua perkara di dunia ini  akan menjadi lebih baik dan lebih baik terus sampai kita memasuki jaman ke emasan Millenium (the golden age of the millennium)....
ii. Pandangan ke dua menyatakan bahwa perkara-perkara (hal-hal) akan menjadi lebih buruk dan lebih buruk lagi sampai hari Tuhan datang. Tulah jatuh atas dunia ini dan Yesus muncul diawan untuk menyelamatkan umat-Nya.
2. Bagaimanakah kondisi dunia ini pada mulanya sebelum masuknya dosa?. Bagaimana kita memperoleh suasana seperti itu ke tempat dimana kita berada pada saat ini?. Bila kita melihat disekeliling kita, bukankah suatu hal yang mengejutkan bahwa pada akhir sejarah dunia ini akan ada perang dan kabar perang sesuai dengan ramalan Yesus?. Namun, Allah telah menjanjikan suatu langit yang baru dan bumi yang baru (Wahyu 21:1).
3. Namun sekarang dan seterusnya, kita menghadapi seorang musuh yang tangguh. Setan mengetahui bahwa jika umat Allah menyelesaikan pekerjaan yang seharusnya mereka capai dan selesaikan, itulah semua yang di inginkannya. Jadi ia melakukan segala cara/kemungkinan untuk mencegah kita MELAKUKAN PEKERJAAN KITA.
4. ALLAH MENCIPTAKAN PRIA DAN WANITA.
Apakah yang ada dalam pikiran Allah ketika Dia menciptakan pria dan wanita menjadi seperti diri-Nya? (Kejadian 1:26-28). Allah dengan berhati-hati membentuk manusia(Adam) dari debu tanah dan menghembuskan ke dalam lobang hidungnya breath of life (nafas kehidupan). Proses itu sangat berbeda dari "perintah-Nya yang lugas" pada hari-hari penciptaan yang lain. Manusia adalah terakhir diciptakan dari semua penciptaan, dimana Dia memberikan perintah "jadilah" (straightforward command) kepada cakrawala, air, ikan dan burung-burung, binatang, dll). Apakah Anda piker TIGA oknum ke Allahan itu menghabiskan waktu untuk berunding(berkonsultasi) bersama-sama sebelum mereka menciptakan manusia?. Mahluk manusia telah diciptakan untuk bertanggungjawab atas makhluk lain di dunia ini. MENGAPA?. Jawabnya: Karena kita dibuat menurut gambar dan rupa Allah (memiliki moral). Bukankah hal itu menyarankan bahwa kita seharusnya mencerminkan karakter Allah?.
5. Baca Kisah 17:25, 28. Saudaraku,...Kita ada, tetapi dalam jalinan hubungan dengan Allah. Bahwa kita benar-benar tergantung pada Allah untuk setiap hari, setiap jam bahkan setiap menit-menit keberadaan kita.

KEBEBASAN BERKEHENDAK
6. Jadi jenis ciptaan2 apakah yang Allah ciptakan?. Mengapa Allah menempatkan dalam Taman Eden bukan hanya pohon kehidupan, tetapi juga pengetahuan baik dan jahat? (Kejadian 2:9). Apakah kepada Adam dan Hawa perlu diberikan sebuah pilihan? dan juga kebebasan?. Di sorga tidak ada pohon, namun Lucifer telah berdosa. Pohon itu telah ditempatkan dalam Taman untuk mengizinkan setan bebas dan jalan masuk kepada pasangan itu, namun mencegah dia(setan) dari pengejaran/pemburuan Adam dan Hawa kemanapun mereka pergi. Kita mengetahui bahwa sebagai hasil pilihan mereka memakan buah itu, mereka memiliki ketidakpercayaan dan ketidaktaatan kepada Allah dan mereka telah membuktikan sendiri bahwa mereka memiliki kemampuan untuk memberontak melawan Dia (the ability to rebel against Him.). Memilih Setan dan egois atau memilih Allah dan Kasih.
7. Mengapa Allah tidak menciptakan kita sehingga kita akan secara otomatis menuruti kehendak-Nya?. Begitulah yang dibuat untuk ciptaan yang lain seperti: terang, matahari, bulan dan bintang-bintang. Mereka menaati Allah tanpa adanya unsur memilih. Diantara mahluk manusia yang diciptakan Allah di dunia ini, manusia adalah satu-satunya yang diberikan tanggungjawab moral itu. Yoh.4:8 menyatakan bahwa Allah adalah Kasih (God is love). Apakah itu menunjukkan bahwa Tuhan ingin agar kita mencintai juga?.
8. Allah tidak pernah menggunakan PAKSAAN untuk mencoba mendapatkan manusia untuk melakukan kehendak-Nya. Menggunakan kekuatan paksaan itu berarti menghilangkan freedom (kebebasan). Tetapi pilihan yang salah memiliki konsekwensi2 buruk. Dan kita perlu belajar tentang konsekwensi2 itu. Kita perlu mengerti konsekwensi2 apa, bila melakukan yang jahat dan bila melakukan yang baik, apa pula konsekwensinya.  Tindakan paksaan adalah bertentangan dengan prinsip2 pemerintahan Allah. Dia hanya menginginkan pelayanan kasih, dan kasih tidak bisa diperintahkan; itu tidak bisa dimenangkan dengan paksaan atau otoritas. Only by love is love awakened (Hanya dengan kasihlah yang membangkitkan kasih/ Hanya dengan cinta, kasih itu terbangun. Mengenal Allah adalah berarti mengasihi Dia. Karakter-Nya adalah kontras dengan karakter setan.(Baca Desires of Ages hlm.22).
9. Pikirkan implikasi dari kehendak bebas manusia. Meskipun kita mengakui bahwa Allah adalah penuh kuasa dan hebat, bahkan Maha Kuasa, Dia tidak akan pernah menggunakan kuasa-Nya untuk memaksa kita untuk membuat pilihan2 moral tertentu.
10. Apakah dosa Adam dan Hawa?. Tidak ada racun dalam buah itu. Makan buah itu sendiri bukan tindakan/perbuatan dosa. Dosa mereka adalah tidak percaya dan langsung tidak menurut-Nya. Hal itulah yang menjadi tujuan utama setan agar kita tidak percaya kepada Allah dan tidak menurut Dia.
11.KEJATUHAN DALAM DOSA.
Apakah akibat dosa Adam dan Hawa? (Kejadian 3:23-24). Adam dan Hawa harus meninggalkan rumah Taman mereka. Allah tidak bisa membiarkan orang2 berdosa terus mengambil bagian dari pohon kehidupan, karena dengan demikian kejahatan itu akan kekal selama-lamanya. Apakah Anda hidup selamanya di dunia yang penuh dosa seperti lingkungan dunia kita saat ini?. Akankah persoalan/masalah semua akan hilang jika Allah semata-mata membinasakan setan ?.(Yakobus 1:13-15).
12. Baca 1 Yoh.2:16--Apakah yang ayat ini katakan tentang sifat dari dosa-dosa kita?. Betapa lazimnya dalam dunia kita ini ke egoisan, keserakahan, iri hati dan kesombongan?.(Semua yang ada didalam dunia ini berasal dari dunia).
13.IKHTIAR ALLAH UTK MENYELAMATKAN KITA.
Apa yang luarbiasanya dari semuanya ini adalah bahwa Allah tidak menyerah pada kita ketika kita berbuat dosa. Ia datang untuk mencari kita, dan Dia terus mengejar kita dengan kasih-Nya. Mengapa Adam dan Hawa mencoba bersembunyi dari Allah?. Apakah kita masih ingin bersembunyi dari-Nya?.
14. Jadi kita melihat bahwa Allah selalu mengadakan jangkauan MISIONARIS kepada manusia. Tentu saja, wahyu terbesar dari aktivitas misionaris Allah dapat dilihat dalam penjelmaan dan pelayanan Yesus. Apakah benar bahwa alasan yang paling penting untuk kematian Yesus adalah untuk menyelamatkan kita dari kematian kekal?. Apakah Allah mencoba untuk mengajarkan kepada kita sesuatu?. Baca: 1 Kor.4:9; Ef.1:7-10; Kol.1:19-20; Yoh.12:32).
15. KIASAN-KIASAN MISI.
Misi adalah ikhtiar Allah untuk menyelamatkan umat manusia.
Jadi bagaimana Misi Allah berkaitan dengan misi kita?. Yesus berkata: Dia datang bukan untuk menghakimi dunia, tetapi untuk menjadi Juruselamatnya (Yoh.3:17; 12:47). Lalu selanjutnya Dia mengatakan: -Sama seperti Bapa telah mengutus Dia, Dia mengutus kita (Yoh.20:21). Baca juga Matius 5:13-16. Dengan cara apakah kita seharusnya seperti GARAM DAN TERANG?. Garam dan terang bekerja dengan cara yang sangat berbeda. Garam perlu dicampur dengan bahan untuk menjadi bagian dan beroperasi/bekerja didalam (internally). Sebaliknya terang tidak bisa ditutupi. Itu bekerja/operate externally (bekerja dari luar) dan menerangi semua sekitarnya.
16, Adalah rencana Allah semula bagi anak-anak Israel untuk menjadi satu terang bagi semua bangsa di sekitar mereka. Mereka seharusnya menjadi seorang yang sehat, bahagia dan suci yang akan menarik orang-orang lain untuk ingin menjadi seperti mereka. Sayangnya, ternyata tidak benar-benar berhasil seperti itu. Tetapi jika orang-orang Kristen hanya nama saja, mereka seperti garam yang telah kehilangan rasa asinnya (tawar). Mereka tidak memiliki pengaruh untuk kebaikan di dunia. Melalui kekeliruan mereka menafsirkan tentang Allah maka mereka itu lebih buruk daripada orang2 yang tidak percaya (unbelievers).

17.Apakah kita dengan benar mewakili Allah?. Apakah kita melakukannya dengan baik?. Apakah gereja-gereja kita hanya sebagai "Clubs for saints" (Klub untuk orang-orang kudus) atau "hospitals for sinners (Rumah Sakit bagi orang-orang berdosa)?. Apakah kita serius menerima tantangan untuk bersaksi bagi Allah dan menjadi Terang atau Garam untuk dunia?. Gereja Kristus diatas dunia ini di organisir untuk tujuan misionari (for missionary purposes) dan Allah ingin melihat semua gereja merancang cara dan sarana dimana golongan yang tinggi dan rendah, kaya dan miskin  dapat mendengar firman kebenaran. Tidak semua dipanggil menjadi tenaga kerja di luar negeri, tetapi semua dapat melakukan sesuatu dengan doa-doa mereka dan karunia2 mereka untuk membantu pekerjaan misionaris (6 T.29).
18. Apakah orang yang tinggal di komunitas Anda mengenal Anda sebagai satu Terang kepada komunitas/masyarakat itu?.
19. Apakah kita siap mengatakan "Ini aku, utuslah aku"? (Yesaya 6:8). Bisakah kita benar-benar  menjadi tangan dan kaki yang akan membawa pekabaran Allah kepada dunia?.  Bagaimanakah kita berhubungan dengan anggota2 gereja lain atau anggota-anggota komunitas?. Dalam seri pelajaran kita ini (Dalam pelajaran 2), kita akan menemukan bahwa dalam Perjanjian Lama ada banyak misionaris, mulai dari Abraham, Musa dan beberapa nabi berikutnya.  Tentu saja MISIONARIS TERBESAR DARI SEMUA ADALAH: YESUS KRISTUS SENDIRI.
20. Apakah Allah membuat jelas kepada orang Israel di zaman purba bahwa mereka memiliki tanggungjawab untuk menjangkau bangsa-bangsa disekitar mereka?.  Kita boleh baca Ulangan 10:19 "haruslah kamu menunjukkan kasihmu", Kejadian 12:1-3; Mazmur 82:8; Mikha 4:2.  Yesaya menjelaskan bahwa Bait Allah adalah untuk menjadi rumah doa bagi semua bangsa (Yesaya 56:7). Baca juga Yesaya 56:3 dan Yesaya 45:22.  Israel seharusnya menjadi Terang kepada orang-orang kafir (Yesaya 49:6).  Tapi, seberapa baik mereka lakukan?.  Mengapa mereka gagal dalam tugas itu?.
21. Sebagai sebuah gereja, bisakah kita gagal juga dalam hal ini?.  Perlukah kita berhati-hati untuk melihat prioritas kita sebagai individu dan sebagai gereja?.
22. Jangan pernah kita lupa bahwa Misi untuk menjangkau dunia adalah MISI ALLAH, itu bukan misi kita.  MISI KITA ADALAH UNTUK BEKERJASAMA DENGAN ALLAH SEBANYAK YANG KITA MAMPU LAKUKAN.  Kadang-kadang kita berbicara tentang metode yang dapat digunakan untuk menginjili orang-orang dari gereja lain dan terutama agama2 lain.  Kita membahas "Territori yang kita belum masuki" dan bahkan masalah "Kontekstualisasi".  Tentu kita mengerti bahwa semua metodologi ini sangat berguna. Tetapi, kita tidak boleh mengabaikan tujuan utama kita yaitu MEWAKILI YESUS KRISTUS (To represent Jesus Christ).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar